Beranda blog Halaman 3
Loading...

Tim Gugus Tugas Lombok Barat Gencar Lakukan Himbauan Di Tempat Wisata

0

CORPS NEWS, NTB – Perkembangan situasi terkait penutupan tempat wisata di Wilayah Lombok Barat mulai terlihat hasilnya, (28/5).

Terkait penutupan Lokasi wisata ini, TNI-Polri beserta unsur lainnya gencar melakukan himbauan baik melalui media maupun dengan menyentuh langsung ke Masyarakat.

Kapolres Lobar AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK. mengatakan bahwa TNI Polri dan unsur lainnya bahwa telah melakukan kegiatan pengamanan.
Dari hasil evaluasi pelaksanaan pengamanan, berjalan dengan lancer sesuai denga yang telah direncanakan.
Perkiraan awal bahwa akan ramai pengunjung, namun dengan dilakukannya pembatasan dan himbauan pengunjung terbilang sepi di tempat-tempat wisata.
Hasil ini diperoleh atas Soliditas TNI Polri, unsur terkait lainnya sudah sangat membantu dalam melaksanakan pengamanan jalur.

Tolak ukur dipergunakan dalam pengetatan dari pengunjung wisata, diantaranya mengecek kepentingan masyarakat atau warga yang hendak pergi tempat wisata.
Selanjutnya mengecek identitas, apabila ada masyarakat yang mempunyai KTP di sekitar Lokasi Wisata atau warga setempat, maka di persilahkan masuk.
Protokol kesehatan diperketat siantaranya dalam penggunanan masker, apabila masyarakat yang melintas tidak menggunakan masker maka dihimbau untuk memutar arah.

Secara umum dapat digambarkan bahwa selama beberapa hari ini di tempat-tempat wisata tidak terlalu ramai bahkan tidak ada pengunjung.

Terhadap tempat-tempat wisata yang belum ada protokol kesehatan seperti menyediakan tempat untuk cuci tangan akan diberikan peringatan atau himbuan.
Kapolres berharap kontribusi dan peran dari para Kepala Desa dan Camat, karena peran Kades dan camat memiliki peran yang cukup besar.

Agar lebih aktif melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat untuk mengurangi aktifitas di lokasi wisata di masa pandemi covid 19.
Kegiatan cek poin di simpang montong ini tetap akan dilaksanakan untuk mengurangi keramaian di tempat wisata.

Sosialisasi juga gencar dilakukan kepada masyarakat tentang bahayanya covid 19, agar masyarakat sadar tentang pemahaman penyebaran virus covid 19.(*)

Cegah Virus – 19, Ksatrian Lanmar Jakarta Di Semprot Cairan Disinfektan

0

CORPS NEWS, JAKARTA – Seluruh Lingkungan dijajaran Pangkalan Marinir Jakarta (Lanmar Jkt) disemprot dengan cairan Disinfektan bertempat di Jln Kwini II Jakarta Pusat, Kamis (28/05/2020).

Kegiatan yang dipimpin oleh Perwira Staf Operasional (Pasops) Lanmar Jakarta Letkol Marinir Ayub Wibowo, S.E., ini diawali dengan penyemprotan cairan Disinfektan area sekitaran penjagaan Mako Lanmar Jakarta, ruangan Danlanmar serta ruangan Staf , dan Masjid Al amin Mako Lanmar Jakarta dilanjutkan ke Bapra Marinir Cilandak, Mako Densik, Mako Denang, Mako Denhar, Mako Denbek serta SPBT sunter dan Cilandak.

Komandan Pangkalan Marinir Jakarta (Danlanmar Jkt) Kolonel Marinir Marsono S.A.P., menyampaikan kepada seluruh Prajurit dan PNS untuk mengantisipasi tersebarnya wabah virus Covid-19 dengan membatasi keluar Kesatrian, menghindari kegiatan yang melibatkan orang banyak, menjaga jarak dan mengurangi aktivitas diluar yang tidak terlalu bermanfaat.

Lebih lanjut Danlanmar Jakarta juga menghimbau kepada seluruh Prajurit dan PNS Lanmar Jakarta untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan rajin mencuci tangan menggunakan Hand Sanitizer serta gunakan masker saat beraktifitas.(Dispen Komar)

145 Kepala Keluarga Desa Bonibais Terima BLT-Dana Desa

0

Corpnews,Malaka – Pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terjadi secara pasif di Indonesia membawa dampak merosotnya perekonomian masyarakat bahkan sampai ada yang kehilangan pekerjaan.

Guna mengantisipasi merosotnya perekonomian masyarakat, Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan sehubungan dengan mengatasi masalah perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 diseluruh wilayah Indonesia dengan meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial (Bansos).

Penyaluran BLT-DD di Desa Bonibais Kecamatan Laenmanen Kabupaten Malaka, NTT, diawali terlebih dahulu dengan penyerahan secara simbolis oleh Pj.desa Bonibais di balai pertemuan rakyat Desa pada hari rabu (27/5/2020).

Pj.Kades Bonibais, Petrus Kabosu menyatakan bahwa pemberian BLT-DD ini sesuai dengan peraturan Kemendes PDTT dalam upaya meringankan beban masyarakat dalam situasi pandemi covid-19, dengan harapan kiranya bantuan ini dapat membantu masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penetapan nama-nama kepala keluarga yang menerima BLT-DD hari ini kita sepakati bersama Dalam kegiatan musyawarah desa yang dihadiri oleh Pj. Kepala Desa, Ketua Badan Permusawaratan Desa (BPD) bersama Anggota, Perwakilan Polsek laenmanen, Babinsa, pendamping desa dan perangkat Desa Bonibais ,” Ungkap Petrus

Dalam Teknis pendataan yang telah dilakukan itu disebutkan, pendataan calon penerima BLT-DD di lakukan oleh para Kepala dusun. Semua Kepala keluarga(KK) di data Oleh kepala Dusun bersama RT dan Datanya kami sepakati bersama dan kami tetapkan Dalam Musyawarah sesuai dengan peruntukannya dan hari ini kami salurkan. Tandas Petrus

Untuk  penerima BLT-DD hari ini adalah keluarga miskin, Keluarga yang kehilangan mata pencaharian, dan keluarga yang tidak masuk dalam peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Masyarakat Desa Bonibais yang menerima BLT-DD sebanyak 145 Kepala Keluarga.

Kita bersyukur karena semua masyarakat desa Bonibais hampir semua tersentuh oleh bantuan-bantuan yang di berikan pemerintah, karena banyak yang sudah mendapatkan bantuan Sosial lainnya maka sisanya kita masukan sebagai penerima BLT.” Ungkap Petrus

Sementara itu ketua BPD Bonibais Kwintinus Taolin, menyatakan pada saat menyalurkan BLT langsung ke pihak penerima.

Beliau selaku perpanjangan tangan masyarakat yang ada di desa bonibais tentunya berharap bagi masyarakat penerima BLT dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang diterima guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Kita mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat baik pak Presiden dan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertingal dan Trasmigrasi (Kemedes PDTT) yang sudah membuat kebijakan yang arif dan bijaksana dalam membantu masyarakat yang ada dipedesaan dalam menghadapi pandemi Corana virus saat ini. Ujar Kwintinus

Pada kesempatan itu juga Manek yang adalah salah satu masyarakat desa bonibais penerima BLT, menyatakan terimakasih bagi Pj. Kades Bonibais dan jajaran serta Ketua BPD dan Anggota yang terus bersinergi bersama-sama dalam menghadapi bencana kemanusian ini, kiranya jeri payah bapak ibu dibalas oleh yang kuasa.

Semoga kita segera dibebaskan dari cobaan ini, untuk itu mari kita terus berdoa  bersama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita diselamatkan”tutup Manek

Corpsnews/X’men

Pergunu Kota Depok Desak Pemerintah Perhatikan Pesantren sebelum terapkan New Normal

0
Acep Pudoli, Ketua Ketua Pergunu Kota Depok

CORPSNEWS, DEPOK – Panglima Santri bersama Persatuan Guru NU (Pergunu) Kota Depok meminta pemerintah untuk tidak perlu tergesa-gesa dalam menerapkan kebijakan normal baru di tengah pandemi Covid-19. Karena hingga kini pasien positif jumlahnya masih terus bertambah, khususnya di dunia pendidikan.

“Jenjang pendidikan di Indonesia yang jumlahnya mencapai ribuan akan banyak terdampak saat new normal diberlakukan,” ujar Acep Pudoli, Ketua Ketua Pergunu Kota Depok, Kamis (28/5).

Pasalnya, hal tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan adanya gelombang baru orang yang tertular virus tersebut, sebagaimana terjadi di beberapa negara. Normal baru membuat sekolah dan pesantren kembali berlangsung seperti biasa. Sementara jika melihat fakta saat ini, sekolah dan pesantren masih butuh pengawalan secara bertahap dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu mengingat fasilitas di sekolah masih belum memadai, seperti belum adanya wastafel atau sanitasi yang sesuai standar.

Hal ini disoroti pula oleh Ketua Garda Santri Kota Depok, Humaidi Mufa, mendesak kepada Pemerintah untuk terlebih dahulu memberi perhatian terhadap Pondok Pesantren, hal ini mengingat bahwa pemerintah belum serius dalam menjelaskan mekanisme Pemberlakuan keberlangsungan kegiatan pembelajaran ditengah wabah pandemi Covid-19.

“Selama ini kita baru mendengar pemerintah membahas tentang Pemberlakuan di ranah umum seperti kantor, lembaga pemerintahan, pasar atau mall, alat transportasi dan sejenisnya”. Ujar Humaidi yang juga anggota Persatuan Guru NU Kota Depok.

Ditambah lagi saat ini terdapat 28.000 pondok pesantren yang tersebar diseluruh indonesia yang didalamnya terdapat 18 juta santri serta sekitar 1,5 juta pengajar belum lagi unsur-unsur lainnya yang mendesak agar proses keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal lagi. Disinilah peran pemerintah dituntut untuk juga hadir didalamnya.

Masih menurutnya bahwa ”ketika pemberlakuan New Normal ini menggunakan Protokol Kesehatan, maka setiap Ponpes dituntut juga untuk dapat mempersiapkan sarana dan prasaran pendukung sebagai tuntutan program tersebut, seperti harus menyiapkan Pos Kesehatan Pesantren, tenaga medis, fasilitas umum yang memadai dan lain sebagainya. Nah saat ini pesantren -pesantren kita belum siap.”paparnya

Untuk itu pemerintah baik pusat, provinsi maupun daerah harus betul-betul turun untuk menyelesaikan itu semua, agar proses belajar mengajar ditengah wabah ini, pondok pesantren tetap dapat menjalankan kegiatannya dengan memperhatikan protokoler kesehatan.

Jangan sampai lagi-lagi pondok pesantren di anak tirikan dinegeri ini, yang padahal secara histori juga turut andil dan berperan aktif dalam memerdekakan negera ini. Ujar Humaidi menutup.(*)

Kapolda NTB Disambut Hangat TGB DR. H.M. Zainul Majdi

0
Kapolda NTB Disambut TGB DR. H.M. Zainul Majdi

CORPSNEWS, NTB – Dalam mengisi suasana Idulfitri 1441 Hijriyah, Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh di Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah dua hari kemarin mengunjungi beberapa tokoh di Lombok Tengah dan Lombok Barat, Rabu (27/5), Kapolda NTB bersilaturrahmi dengan Tuan Guru Bajang (TGB) HM. Zainul Majdi di Kediamannya di Jln WR Supratman Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB secara khusus menyampaikan terima kasih kepada mantan Gubernur NTB itu, atas sambutan dan penerimaan dalam suasana harmonis dan penuh kekeluargaan. Dikatakannya, selain sebagai upaya memperkenalkan diri selaku Kapolda NTB yang baru, silaturrahmi ke para tokoh NTB itu untuk mendapatkan dan atau menyerap informasi dalam menjalankan tugas.

“Terimakasih atas sambutan dan penerimaan ini dan mohon saya dianggap sebagai saudara, sekaligus mohon informasi dan masukan-masukan untuk lebih optimalnya kami, dalam melaksanakan tugas di NTB,” ungkap Kapolda.

Di hadapan TGB, Irjen Pol. M. Iqbal menyampaikan bahwa dirinya sangat mengidolakan sosok TGB yang merupakan alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir tersebut.

“Pak TGB merupakan idola saya karena ilmunya di bidang public speacking, karena memiliki kesamaan dengan saya sebagai mantan Kadiv Humas Polri,” ucapnya.

Sementara itu, menyambut kunjungan Kapolda NTB, TGB H.M. Zainul Majdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan orang nomor satu di Polda NTB tersebut.

“Saya bersyukur bisa jumpa yang kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah ketemu dan hadir bersama Kapolri (Jenderal Pol. Tito Karnavian, red) dan Panglima TNI saat kunjungan gempa bumi di NTB beberapa tahun lalu,” kata TGB.

Untuk itu saya mengucapkan selamat datang, dan ini merupakan penghargaan terhadap saya pribadi dan mohon maaf lahir dan bathin di suasana Idulfitri sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut TGB menuturkan, kami diajarkan dan diwasiatkan oleh para guru serta sesepuh kami, merupakan suatu kewajiban bagi warga NTB untuk memajukan negara.

“Itu adalah wasiat guru-guru kami. Bekerjalah untuk negara Indonesia dan kami siap untuk mendukung kinerja Polri, kami yang di pesantren juga perlu dukungan dan nasehat, dan saya sampaikan penghargaan kepada teman-teman Kepolisian, atas kinerja Polri,” ujar TGB.

Menurutnya, selama dua periode menjadi orang nomor satu (gubernur) di NTB dirinya melihat upaya Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Saya lihat dari sepuluh tahun menjabat di pemerintahan, Polri terus berusaha untuk memperbaiki kulturnya, karena apapun bentuknya di dunia ini tidak ada yang sempurna. Terutama kinerja bhabinkamtibmas yang sangat saya apresiasi,” jelasnya.

“Doa kami terkabulkan selalu mendapat orang-orang baik yang memimpin di NTB. Dan saya berdoa untuk Pak Kapolda, agar dalam pelaksanaan tugas dalam keadaan aman dan kondusif. Âmîn,” tutup TGB.

Untuk diketahui, dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dikunjungi, Kapolda NTB mendapatkan berbagai saran dan atau masukan, terkait karakteristik masyarakat di dua pulau yang menjadi wilayah Provinsi NTB, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.(*)

Zul Bersama Komplotan Pencuri Spesialis Gudang Ekspedisi Ditembak

0

CORPSNEWS, MATARAM –Tim Opsnal Polsek Cakranegara menangkap dedengkot atau otak komplotan pelaku pencurian spesialis gudang ekspedisi di wilayah setempat.

“Pelaku adalah M. Zul alias Zul (25 tahun) warga Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Ia ditangkap tim opsnal Polsek Cakranegara, Jumat 22 Mei. Dengan ditangkapnya Zul, komplotan spesialis gudang ekspedisi yang berjumlah 6 orang berhasil ditangkap kepolisian. ” Zul kami tangkap bersama satu pelaku lainnya yaitu Suhaedi alias Edi. Zul ini otak dari aksi pelaku spesialis gudang ekspedisi,” ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaki Magfur di Mataram, Rabu (27/5).

Zul dan komplotannya ditangkap berdasarkan empat laporan yang diterima kepolisian. Pelaku beraksi diawal pandemi Corona di Mataram yaitu sekitar 12 Maret 2020. Empat pelaku lainnya adalah Sahlan, Andi, Hulaifi dan Babah. Pelaku ini menyasar area pergudangan dan truk ekspedisi.

” Banyak yang mereka curi. Mulai dari sembako dan alat pelindung diri (APD). Juga alat elektronik seperti dispenser dan magic com. Ada juga beberapa dus pasta gigi. Total kerugiannya ratusan juta,” bebernya.

Enam pelaku ditangkap bergiliran ditiga lokasi berbeda. Modusnya ada yang mirip bajing loncat dan beraksi dimalam hari. Bedanya kompolotan ini merampok truk yang sedang berhenti. Kemudian merusak terpal penutup truk dan menguras isinya. ” Itu modusnya mirip bajing loncat. Tapi ini yang dicuri milik truk yang berhenti,” ungkapnya.

Dari keterangan lima pelaku yang ditangkap. Zul disebut sebagai otak aksi pencurian ini. Zul juga sempat berupaya melarikan diri saat ditangkap. Hingga terpaksa dihentikan petugas dengan tembakan terukur yg mengenai betis kanan pelaku. ” Dari keterangan pelaku memang Zul ini yang menjadi otaknya,” terangnya.

Disebutkan Zaky, keenam pelaku sudah saling mengenal. Mereka juga kenal susah cukup lama. Kini petugas sedang mengembangkan kasus ini. ” Kita lagi selidiki laporan yang lain. Kita akan kembangkan. Tapi untuk empat laporan sebelumnya mereka ini pelakunya berenam,” tuturnya.

Zaky juga mengaku prihatin karena pelaku mencuri APD dan masker yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi pelaku menjual APD dan masker secara eceran ke kabupaten lain di NTB. ” Padahal ini kan sangat dibutuhkan masyarakat. Kita sangat prihatin dan sayangkan,” sesal Zaky.

Di depan petugas, salah satu pelaku mengaku menjual dispencer hasil curian seharga Rp 150 ribu. Padahal harga normalnya sekitar Rp 600 ribu. Lalu satu dus pasta gigi dijual Rp 400 ribu dari harga normal Rp 400 ribu. ” Itu Zul yang ambil dari atas truk. Kemudian dititip di rumah rekannya di Kendang Lekong. Setelah itu kita ambil barangnya disana,” kata Edi salah satu pelaku.

Dari perbuatannya itu, keenam pelaku terancam dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.(*)

Minimnya Pendapatan Photografer Wedding Selama Pandemi

0

CORPSNEWS, GORONTALO – Nasib sulit yang di alami Para Photografer Wedding sejak 2 bulan ini sangatlah nampak, Terlebih di Gorontalo mereka yang menggantungkan hidupnya pada pekerjaan ini jelas tidak memiliki penghasilan sama sekali semenjak adanya Covid-19 Di Gorontalo. Terhitung sejak bulan Maret sampai akhir bulan Mei ini job untuk acara pernikahan yang sudah di booking jauh-jauh hari terpaksa harus di cancel si empunya Wedding karena adanya larangan berkumpul dari Pemerintah Provinsi & Daerah.

Lantas bagaimana mereka bertahan di tengah pandemi ini? pantauan dari salah satu Awak Media NKRIPost banyak dari mereka yang bekerja lepas sebagai Photografer Panggilan hanya di acara-acara tertentu, ada juga yang memutar kendali mengambil pekerjaan sampingan”Membawa Bentor” juga ada yang bahkan mengembangkan usaha mereka yang di rintis dari rumah masing-masing. Inipun terbilang masih tidak mencukupi kehidupan mereka, namun mereka berharap setelah pandemi ini berakhir dan kehidupan kembali normal maka orderan wedding pun bisa datang menghampiri Usaha Jasa Photografernya Mereka.

Sejak pertama kali wabah Covid-19 masuk ke Daerah Gorontalo mereka adalah kelompok usaha jasa pertama yang banyak mengalami kerugian, pikirkan saja orderan yang sejak awal masuk ke mereka dalam jumlah yang banyak harus di cancel terlebih masuk pada bulan Rajab-Sya’ban adalah bulannya Pesta Pernikahan yang seharusnya mampu membuat penghasilan mereka mencapai target.

Hingganya, sampai saat inipun mereka hanya mampu bersabar sembari menunggu pandemi ini berakhir. Mereka sadar aturan yang di buat oleh Pemerintah pun tidak lain adalah untuk kebaikan dan kepentingan mereka bersama. Semoga setelah pandemi ini berakhir segala Usaha Jasa Photografer Wedding di sejumlah daerah terkhusus di Gorontalo kembali normal semula. Aamiinnn.(*)

Pemudik Diimbau Menunda Pulang ke Jakarta

0

Oleh : Alfisyah Kumalasari )*
Ada imbauan untuk para pemudik agar tidak kembali lagi ke Jakarta setelah pulang kampung saat Lebaran. Tujuannya agar tidak menyebarkan virus Covid-19 yang bisa dibawa dari sana, apalagi jika mereka berasal dari daerah zona merah. Jika masih nekat, maka pandemi ini tidak akan berakhir, karena semakin banyak rakyat yang terjangkit Corona.

Di bulan ramadhan yang lalu sudah ada imbauan untuk tidak mudik tapi masih saja ada orang-orang yang bandel dan ingin pulang kampung. Alasannya, mereka kehilangan pekerjaan di Jakarta dan mau tidak mau ingin pergi ke desa, karena biaya hidupnya jauh lebih murah. Setelah Lebaran, meraka tiba-tiba ingin kembali ke Jakarta karena mencari pekerjaan yang bergaji lebih tinggi daripada di kampung. Namun sayangnya, ada imbauan bagi mereka untuk kembali ke ibu kota.

Imbauan untuk tidak kembali ke Jakarta diungkapkan oleh Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19. Beliau berkata bahwa kita harus memakai pola pikir baru dan tidak boleh memakai cara yang lama. Yuri, panggilan akrabnya, menyatakan hal ini dari teleconference di Graha BNPB, tanggal 24 mei 2020.

Masyarakat yang ingin kembali ke Jakarta jangan marah akibat aturan ini, apalagi menyalah-nyalahkan pemerintah. Saat ini kita masih berada dalam pandemi akibat penyakit Corona, maka tidak bisa seenaknya bolak-balik ke ibu kota. Apalagi PSBB di ibu kota diperpanjang hingga 4 juni 2020. Jika memang terpaksa meninggalkan Jakarta karena ada keperluan, misalnya karena ada saudara yang wafat, maka harus menunjukkan KTP, surat kematian, surat bebas Corona, dan surat izin keluar masuk yang bisa diunduh di situs khusus.

Di ibu kota, total orang yang terjangkit virus Covid-19 sudah ada lebih dari 6.600 orang. Jangan sampai jumlah itu bertambah karena banyak orang yang tertular, karena berinteraksi dengan orang-orang yang kembali ke Jakarta. Apalagi jika para ex pemudik berasal dari daerah zona merah, maka akan menaikkan potensi penyebaran Corona. Jadi sebaiknya mereka yang akan kembali ke Jakarta mengurungkan niatnya dan baru masuk ke wilayah tersebut setelh pandemi berakhir dan dinyatakan benar-benar aman.

Kembalinya para pekerja dari luar Jakarta sudah merupakan ritual tahunan. Mereka berharap di ibu kota akan mendapat penghidupan yang lebih baik. Seringkali, orang-orang itu juga membawa sanak saudara dan teman dari desa, untuk ikut bekerja di Jakarta. Yang dibawa bukan hanya 1 orang tapi bisa sampai puluhan orang.

Mereka sudah salah persepsi bahwa pekerjaan di ibu kota itu enak dan gajinya tinggi, padahal belum tentu. Ada pekerjaan yang gajinya bagus tapi tentu untuk pegawai yang berpendidikan tinggi, sedangkan bagi pendatang umumnya hanya lulusan SMA bahkan SMP. Sehingga hanya bisa kerja sebagai buruh harian dan harus bisa survive dengan biaya hidup yang jauh lebih tinggi daripada di kampung.

Bukankah ada lagu Siapa Suruh Datang Jakarta dan ungkapan ‘Ibu Kota lebih kejam daripada ibu tiri’. Jadi tidak usahlah membawa orang lain untuk bekerja di ibu kota, malah akan membuat daerah istimewa ini makin penuh sesak. Mereka juga jangan kembali untuk sementara ke ibu kota, di tengah pandemi Covid-19. Aturan ini dibuat demi keselamatan kita bersama. Jangan malah mengomel setiap menit, lagipula bukankah mereka juga sudah melanggar peraturan untuk dilarang mudik? Jadi wajib legowo saat dilarang balik.

Ex pemudik hendaknya bersabar dan tidak masuk ke ibu kota untuk sementara waktu. Jangan malah nekat menerobos perbatasan, karena langsung akan dihalau petugas dan bisa didenda. Apalagi jika tidak membawa surat izin keluar masuk ke wilayah Jakarta. Tunggulah sampai pandemi ini benar-benar berakhir, baru kembali ke ibu kota.

)* Penulis aktif dalam Lingkar Pers dan Mahasiwa Cikini

Puisi Untuk “Dani” Sahabat Alumni’90

0
Foto : Almarhum Dani Ahmad Hidayat (Alumni'90 SMP Sukaraja Tasikmalaya)

CORPSNEWS — Ajal tak dapat ditangkal,umur tak bisa diundur dan tiap-tiap yang bernyawa pasti menjumpai kematian.Sontak semua kawan di WAG alumni’90 SMP Sukaraja merasa tak percaya atas kepergian seorang sahabat yang dikenal santun dan rendah hati.

Broadcast yang ku share di WAG (WhatsApp Group) malam itu memang sangat mengejutkan semua anggota, mereka saling komunikasi untuk memastikan kebenaran berita tentang wafatnya Dani.

Hingga keesokan harinya salah seorang kawan alumni sekelas almarhum menghubungiku menanyakan kronologis kematiannya.
Selang beberapa lama,diapun segera menuangkan semua kesedihannya ke dalam sebuah puisi.

SELAMAT JALAN DANI AHMAD HIDAYAT…

Seperti petir yang dikabarkan
Mencebik pasir deru angin
Lidahku kelu terbata-bata
Tercekat di kerongkongan
Diam
Tak mampu berkata-kata
.
Sahabat, genggammu terlalu hangat
Rasanya tak mampu sedikitpun kuberanjak
Seuntai nasihat bijak kau semat
Berbalut senyum ikhlas menggurat
.
Aku tahu laramu
Meski kau tak bercerita rahsamu
.
Sahabat
Kini kau berpulang
Kepelukan paling tentram
Abadilah sepanjang kenang..
.
Innalillahi wa inna ilaihi raa ji’uun
Allohummaghfirlahuu
warhamhu
wa’afihii wa’fu’anhuu…. alfatihah….

#Cintamu pada 90F akan menghantar lapang jalan pulangmu

Yaa Allah… semoga Engkau melimpahkan rahmat maghfirah padanya.. menempatkannya di sisi terbaik MU… aamiin.
(Nia Dhea Kurniawaty)

Kami Alumni’90 SMPN Sukaraja mengucapkan turut berduka dan belasungkawa atas wafatnya DANI AHMAD HIDAYAT

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ..

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ. اَللهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرَنَا وَكَبِيْرَنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا. اَللهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَاَحْيِهِ عَلَى اْلاِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلاِيْمَانِ. اَللهُمَّ لاَتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَتُضِلَّنَا بَعْدَهُ بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

الفاتحة

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحمٰنِ الرَّحِيْم ۞ أَلحَمدُ لِلّه رَبِّ العَالَمِين ۞ ألرَّحمٰنِ الرَّحِيم ۞ مالِكِ يَوْمِ الدِين ۞ إيّاكَ نَعبُدُ وَ إيّاكَ نَستعِين ۞ إهدِنَا الصِّرَاط المُستَقِيم ۞ صِرَاطَ الَذِينَ أنعَمتَ عَليهم غَيْرِ المَغضُوبِ عَليْهِم وَلاَ الضَّالِّين ۞ أمِين.

Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mendapat tempat yang terbaik disisiNya sesuai dengan amal ibadahnya,serta diberikan kesabaran bagi yg ditinggalkan.

آﻣِــــــــــﻴْﻦَ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِــــــــــﻴْﻦ….🤲

Tingkatkan Keamanan Jelang Dan Sesudah Lebaran, Prajurit Menart 2 Laksanakan Patroli

0

COROSNEWS, SURABAYA – Tingkatkan Keamanan Dan Kenyamanan Jelang Dan Sesudah Lebaran, Prajurit Menart 2 Laksanakan Patroli
Resimen Artileri 2 melaksanakan patroli jelang H-2 dan H+2 hari raya Idul Fitri 1441 H/2020 M selama libur serta dan sosialisasi anjuran untuk melaksanakan physical distancing dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra Karangpilang dan Rumah dinas Marinir Gunungsari Surabaya. Rabu (27/05/2020).

Patroli malam dipimpin oleh Kapten Marinir Budi Santoso tersebut, dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dalam Ksatrian,tempat ibadah, fasilitas umum tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai sarana olah raga selama pandemi, serta memantau masyarakat yang melintas di Kesatrian dengan physical distancing.
Perwira staf Intelijen (Pasintel) Menart 2 Marinir Mayor Marinir Sulistyo Ivan Nurcahyo, M.Tr.Opsla mengatakan bahwa, patroli tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk mengamankan Ksatrian selama libur hari raya H-2 dan H+2 dampak dari perkembangan situasi pandemi Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan, anjuran untuk melaksanakan patroli merupakan salah satu bentuk wujud pertanggung jawaban tugas sebagai aparat keamanan kususnya Ksatrian dan rumah tinggal prajurit untuk memberikan rasa tenang serta nyaman yang sedang beraktifitas maupun yang sedang istirahat.(*)

Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat