CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Kantor Bupati dan KPUD Asmat Dirusak Massa Pascapelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

BAGIKAN :
IMG 20210303 232443
Pengrusakan Di Kantor Bupati Asmat

CORPSNEWS, AGATS – Kantor Bupati Kabupaten Asmat menjadi sasaran amukan massa pendukung salah satu Pasalon yang kalah dalam kontestasi politik pilkada serentak 2020 di Asmat.

Kejadian ini terjadi selang beberapa jam pascapelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Asmat, Elisa Kambu, S.Sos dan Thomas Eppe Safanpo, S.T di Gedung Negara Dok V, Jayapura oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, Rabu (3/03/2021).

Akibat dari ulah kelompok ini, sejumlah perabot dan fasilitas dia Kantor Bupati Asmat rusak berat. Selain merusak Kantor Bupati, puluhan massa yang terbilang laki-laki dan perempuan ini juga merusak Kantor KPUD Asmat di Jl. Pemda, Agats-Asmat, pada hari yang sama.

Pantauan media ini, massa yang bergerak dari beberapa arah di ruas jalan seputar kota Agats ini tidak hanya merusak fasilitas umum, tapi juga merusak beberapa rumah warga di sekitar lintasan jalan yang dilewati. Warga di sekitar kota Agats merasa ketakutan karena massa membawa benda tajam seperti busur panah, kampak, parang dan lainnya. Namun, aksi tersebut berhasil diredam oleh pihak kepolisian Resor Asmat dibawah pimpinan Kapolres, AKBP Dhani Gumilar, sehingga situasi kembali kondusif.

Loading...

Meski demikian, pihak kepolisian dan TNI masih terus mengatisipasi adanya aksi susulan.
“Sementara terkendali, kita masih antisipasi,” kata Dhani.

Sebelumnya dikatakan bahwa berdasarkan informasi yang beredar di kalangan masayarakat, aksi anarkis massa yang terhimpun dari kelompok pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Yulianus Aituru dan Bonifasius Jakfu yang mengusung paket “AIJAK” ini, dipicu ketidakpuasan atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Elisa Kambu dan Thomas E. Safanpo yang menang dalam pilkada serentak 2020 kali lalu.

Terpisah disampikan bahwa Kabupten Asmat adalah salah satu dari beberapa Kabupaten yang menyelanggarakan Pemilukada serentak 2020 dan melakukan gugutan ke MK oleh pasangan calon dari Independen, Yulianus Aituru dan Bonifasius Jakfu (AIJAK). Guguatan pemohon ini tidak dilanjutakan ke tahapan persidangan di MK dikarenakan tidak memenuhi syarat ambang batas, dimana selisih suara pemenang di atas 2%. *** (Jefry)

Terbitkan Pada: 3 Maret 2021 by Corps News

BAGIKAN :
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat