CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Carut Marut Penggunaan Dana Desa Kualin Tahun Anggaran 2016

BAGIKAN :

IMG 20210228 WA0004Perpipaan air pompa

 

Corpsnews, TTS – Ditengah semakin tegasnya pemerintah tentang transparansi penggunaan dana desa masih saja yang seakan lolos dari pengawasan penanggung jawab pengguna anggaran yang 100% diatas tumpukan kertas bernama Surat pertanggung jawaban.

Seorang warga Desa Kualin Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan (NTT), Bai Toni kepada media ini menyampaikan kekesalannya, Sabtu (27/02/2021).

Loading...

“Di Desa ini (Kualin) selalu saja lolos SPJ Dana Desa tapi fakta dilapangan tidak ada”, tuturnya.

Tambahnya, sejauh ini sudah komunikasi dengan Badan Perwakilan Desa (BPD) untuk klarifikasi dengan kesanjangan tersebut namun hingga hari ini belum terealisasi, Senin (14/09/2020).

“Kami sudah pernah klarifikasi dengan BPD disitu jelas BPD pun mengakui kejanggalan ini dan berjanji akan menjadwalkan pertemuan klarifikasi bersama Pemerintah Desa tapi hingga saat ini belum ada”, urainya.

Lebih lanjut Bai Toni mengatakan pada tahun 2016 sudah di alokasikan anggaran perpipaan air.

“Tahun 2016 itu ada kegiatan perpipaan air Lani Kiukolo total dana Rp 120.670.000., tapi hingga tahun ini pun sonde (tidak) ada air yang muncul”, bebernya.

Seorang warga lainnya Swingly Kase di RT/RW 01/01 yang ditemui awak media ini menjelaskan bahwa sudah aktualisasi untuk pemasangan pipa air tersebut, namu warga tidak merasakan manfaatnya.

“Sejak terpasang sonde (tidak) ada air yang keluar (mengalir) cuma pipa saja tapi sampe (sampai) tiga bulan kemudian sonde (tidak) ada lagi, tandasnya.

Seterusnya menjelaskan, sebenarnya air di fasilitasi dengan alat pompa hydran, tapi setelah di pasang semuanya pada hilang.

“Air itu menggunakan pompa hydran tapi sonde (tidak) ada lagi itu pompa”, pungkasnya.

Sebagaimana yang dijelaskan Bai Toni bahwa dalam pertemuan klarifikasi bersama BPD di Kantor Desa Kualin pada Senin, (14/09/2020) yang dihadiri oleh ketua BPD kristian Toni, Lodia Hauteas/wakil ketua,Yermon Nope/sekretaris, Danial Toni/anggota, Joni Toni/anggota.

“BPD juga mengakui kejanggalan ini bahkan hingga saat ini kepala desa Oni yang mencolokan pipa dan mengalirkan menggunakan air diwilayah Desanya (Desa Oni) sementara di Desa Kualin tidak jelas”, ujar Bai Toni.

Hal yang sama, Anderias Polly warga RT/RW 02/01 Desa Kualin juga kepada awak media menjelaskan, dirinya tahu bawah ada perpipaan itu menggunakan pompa hidrolik.

“Kami tau ada perpipaan itu pake (menggunakan) pompa hidrolik tapi sonde (tidak) ada air yang mengalir dari awal itu dan juga itu pipa sudah tidak ada lagi dengan itu pompa”, katanya.

Lebih lanjut Bai Toni menjawab saat ditanya media adakah niat untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib ia menjelaskan bahwa, dirinya bersama warga akan melakukan pembelaan atas kebenaran dan keadilan.

“Rencananya ingin melaporkan bersama warga lain tapi masih covid dan kami berharap semoga pihak kepolisian dan kejaksaan juga pak Bupati dapat memperhatiakan masalah ini karena ini praktek merugikan Negara”, tutupnya.

 

Jhoni/Corpsnews Biro TTS

Terbitkan Pada: 28 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat