CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Pimpinan DPRD Kab Malaka Jarang Berkantor, Aspirasi Rakyat Kandas Dengan Keadilan

BAGIKAN :

IMG 20210224 232953Ketua Komisi 1 DPRD Malaka, Henry Melky Simu

 

Corpsnews, Malaka – Kasus pemberhentian 11 Kader Posyandu yang di putuskan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Alkani Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka (NTT) tepatnya pada Jumat (08/01/2021) bulan lalu masih menyisakan berbagai persoalan.

Loading...

Pasalnya warga menilai pemberhentian tersebut cacat prosedural, sehingga mereka yang diberhentikan oleh Kepala Desa Emanuel Bria beramai – ramai ingin mengadukan nasibnya ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malaka untuk meminta perlindungan yang berkeadilan. Rabu (24/02/2021) siang.

Kedatangan masyarakat Desa Alkani tersebut dengan harapan bahwa Kantor DPRD merupakan representasi suara rakyat, lumbung informasi dan tempat mengadukan nasib kepada para wakilnya yang telah di pilih, serta sebagai tempat bernaung teduhnya masyarakat kecil bilamana merasa tertindas.

Loading...

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, warga yang hendak ke Kantor DPRD tersebut memiliki satu tujuan hendak mempertanyakan pemberhentian 11 Kader Posyandu karena warga menilai pemberhentian tersebut tanpa alasan yang jelas sehingga berharap lembaga legislatif tersebut dapat memfasilitasi penyelesaian antara warga dan Pemdes Alkani.

Di temui media, Ketua Komisi 1 DPRD Malaka, Henry Melky Simu, menjelaskan kedatangan warga Desa Alkani tersebut meminta DPRD sebagai mediator untuk menemukan kejelasan yang sesungguhnya dari tindakan dugaan diskriminasi oleh pihak Kades terhadap Kader Posyandu itu.

“Ya mereka datang untuk meminta bantuan kepada kami, agar kami bisa mempertemukan Pemdes dengan 11 Kader yang di berhentikan itu”, jelasnya.

Loading...

Ditanya lebih lanjut, upaya apa yang di tempuh oleh DPRD untuk menjawab keluh – kesahnya warga tersebut. Kemudian Ketua Komisi 1 itu menjawab bahwa sekarang belum dapat memastikan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut karena menurutnya Ketua DPR tidak berada di kantor sehingga ADPRD masih menunggu hadirnya pimpinan DPRD Malaka.

“Kami juga tidak berani janji karena kehadiran Pimpinan juga agak susah di sini, jadi kalo pimpinan ada maka kami berani, tapi kalo tidak begini kami kewalahan”, tandasnya.

Lanjutnya, Ia juga menyampaikan absensi kehadiran pimpinan DPRD Malaka berkantor di kantor DPRD hanya satu kali hadir dalam satu minggu terakhir.

” Dalam minggu ini pimpinan DPRD Malaka hanya hadir satu kali, setelah itu tidak hadir lagi. Dan anggota juga tidak pernah tahu keberadaannya pimpinan.”Ujarnya.

Terakhir Ketua Komisi 1 DPRD Malaka, Henry Melky Simu juga menyampaikan bahwa banyak juga anggota DPRD yang jarang hadir di kantor dewan perwakilan rakyat yang terhormat tersebut, bahkan Ia menjelaskan alasan kemungkinan ketidak hadiran para anggota legislatif tersebut di karenakan sementara musim menanam Jagung.

“Bukan hanya Pimpinan DPR saja yang tidak hadir tapi banyak anggota juga tidak ada, mungkin mereka yang tidak hadir ada kegiatan tanam jagung di Kebun atau sibuk lainnya”, tutupnya.

Saat media mengkonfirmasi Ketua DPRD Kab Malaka Adrianus Bria Seran melalui via Chat Whatsapp dan SMS biasapun, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari Ketua DPRD Malaka tersebut.

Fren/Corpsnews Biro NTT

Terbitkan Pada: 24 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat