CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Pertemuan Mediasi Tanah Antara Suku Duamone Dan Suku Aitali Berakhir Ricuh

BAGIKAN :
IMG 20210220 WA0050
Rembuk Bersama antara Suku Duamone dan Suku Aitali

CorpsNews, Belu – Pemerintahan Desa Kabuna membuka ruang gerak, bermediasi antara ke empat suku sebagai pemilik lahan dengan suku yang mendiami lahan suku tersebut yaitu suku Aitali yang beranjak ke Indonesia sejak jajak pendapat tahun 1999.

Dan tujuan mediasi yang dijadwalkan oleh pemerintah Desa Kabuna untuk menemukan solusi yang aman damai serta bersifat kekeluargaan, pada Sabtu (20/02/2021).

Serta dihadiri oleh Romo Paulus sebagai ketua KKP Belu, keterwakilan DPRD Belu Agustino Pinto, Manuel Do Carmo, Jantje Taek Ketua BPD, Yakobus Lau Anggota suku serta pihak keamanan yaitu Abraham Duka Babimpolda Serta Babinsa Kabuna.

Sesuai rujukan keputusan HPD. tanggal 15 Tahun 2014 yang silam, kejadian yang atas lahan sengketa tersebut dan pada waktu itu keputusan Pemdes dalam hal ini HPD memutuskan bahwa yang memiliki hak atas tanah ulayat tersebut adalah Suku Duamone dengan alasan bahwa ada kediaman leluhur yang diabadikan disana. Hingga keputusan waktu itu tidak disepakati oleh pihak yang mendiami lahan tersebut Honorio Cz.

Loading...

Hingga lanjut hari ini, lahan yang sama terletak di Desa Kabuna Kecamatan Mesak Kabupaten Belu (NTT) dimediasikan kembali. Tapi sayangnya berakhir dengan ricuh hingga berkelanjutan ketingkat atas sesuai jalur hukum yang ada.

Ketua keadilan dan perdamaian Kabupaten Belu merespon persoalan Ulayat sengketa tersebut.

1. Sebagai ketua perdamaian kami tidak menghendaki keputusan ini berkelanjutan ke tingkat yang rumit. Kalo bisa diselesaikan dengan hati apa salahnya.

2. Untuk sementara dalam lahan tersebut ada garapan oleh pihak Hono bersama Cz.

3. Tanah sengketa tersebut kembalikan ke Pemerintah Provinsi, kabupaten, dan pemerintah desa. Tidak ada satu suku yang memiliki hak tersebut sebelum keputusan dari pengadilan negeri.

Serta penegas dari Adrianus Yoseph Laka SPT selaku Kepala Desa Kabuna untuk mengantisipasi terjadi hal – hal yang tidak diinginkan oleh kita maka lahan yang dikelolah Honorio Cz berakhir pada 1 Juni. Tidak diperbolehkan lagi untuk dikelolah. Dan lahan tersebut tetap diukur oleh Pemerintah Desa untuk melengkapi persyaratan Pemerintah Desa. Bukan pemerintah Desa atau Desa mengambil hak lahan tersebut.

Anno/CorpsNews Biro NTT

Terbitkan Pada: 20 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat