CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

FPPLH Malaka Helat Aksi Demo, Kordum : Kepemimpinan Bupati SBS Selama 5 Tahun Gagal Total, Ini Tanggapan Dinas PUPR

BAGIKAN :

Screenshot 20210216 145150 1Ketika masa aksi berorasi di depan Dinas PUPR Kabupaten Malaka

 

CorpsNews, Malaka – Forum Pemuda Peduli Lingkungan Hidup gelarkan unjuk rasa, kegiatan aksi tersebut berute awal dari Cabang Umasakaer Desa Bakiruk hingga berakhir di Gedung Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) yang bertepatan di Wilayah Desa Kamanasa Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka (NTT) dengan jumlah masa aksi sebanyak 40 orang, Selasa (16/02/2020) pukul 10 : 00 wita – 02 : 00 wita.

Tujuan aksi ini dilakukan, pasalnya FPPLH Malaka merasakan suatu kesanjangan yang serius berlipat ganda karena pembuangan sampah yang diciptakan Dinas PUPR Kabupaten Malaka tidak tepat sasaran dan terbukti pembuangan sampah terjadi di hutan konservasi Kateri. Hal ini di ungkapkan Kordum aksi (Marselus Seran) ketika saat berorasi politiknya di depan Kantor Dinas PUPR Kabupaten Malaka.

Loading...

“Pembuangan sampah yang dilakukan oto Dinas PU Pemkab Malaka tidak tepat pada tempatnya, dan ini tidak beredukasi sedikitpun kepada masyarakat kecil untuk bagaimana cara manajemen sampah yang tercecer di pinggiran jalan”, kata dalam orasinya.

Orasi lanjutnya Kordum, melihat pada pembuangan sampah ini dilakukan oleh Pemkab malaka dalam hal ini Dinas PUPR, maka dirinya mengatakan bahwa kepimpinan Bupati Malaka (Stefanus Bria Seran) selama 5 tahun ini gagal total.

“Seharus Pemkab Malaka menyiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga dari semua lapisan masyarakat bisa manfaatkan itu dalam pembuangan sampah”, tegas orasinya

Setelah Kordum bersama dua anggotanya kordinasi dengan pihak Anggota DPR untuk beraudiensi, dari pihak DPRD belum bisa menjawabkan keluhan FPPLH karena dengan dalil DPRD masih berkordinasi dengan pihak Pemkab Malaka (Dinas PUPR), dan dengan demikian waktu audiensinya di skorsing selama 1 jam.

Selanjutnya, berlangsungnya audensi antara FPPLH, Anggota DPRD Komisi 3 dan Kepala Dinas PUPR di awali dengan penjabaran sejarah hutan lindung Kateri oleh Kordum aksi dengan menyampaikan beberpa desakan tuntutan kepada Pemkab Malaka (Dinas PUPR).

Kemudian tanggapan Kepala Dinas PUPR Pemkab Malaka (Yohanes Nahak) mengatakan bahwa oto truck dinas pembuangan sampah itu dipinjam oleh beberapa komunitas untuk mengangkut sampah sehingga kejadian beberapa hari lalu ia tidak mengtahuinya ketika oto truck milik Dinas PUPR melakukan pembuangan sampah di Hutan Kateri itu.

Ini pernyataan sikap Forum Pemuda Peduli Lingkangan.

1. Meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka melalui dinas Pekerjaan Umum untuk segera membersihkan dan mengangkut kembali semua sampah yang ada di sepanjang jalur Kateri – Nurobo.

2. Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka segera menetapkan TPA sesuai aturan berlaku.

3. Meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka untuk segera reboisasikan kembali hutan yang rusak akibat pembuangan sampah oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malaka.

4. FPPL akan melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib berdasarkan bukti yang ada.

5. Karena sudah melanggar UU hutan lindung.

6. FPPL sudah bersurat ke BKSDA NTT dan Kementrian Kehutanan di Jakarta.

Terbitkan Pada: 16 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat