CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Dana Hasil Hudit BPK RI, Di Sebelas Sekolah SDN,SMPN Di Kabupaten Siak Patut di Pertanyakan

BAGIKAN :
IMG 20210206 WA0025
Ilustrasi

Corpsnews.com. Riau. Siak – Berdasarkand Hasil Audit Badan Pemeriksaan keuangan Republik Indonesia ( BPK RI) tahun Anggaran 2019 yang di tetapkan 23 Juni 2020 terdapat sebelas sekolah, Enam diantaranya Sekolah dasar (SD) Lima sekolah menengah pertama (SMP) ditemukan menyimpan Uang dana BOS dalam rekening pribadi, dirumah dan bendahara kepala sekolah, dengan total anggaran sebesar Rp.290.532.745.00.

Sesuai hasil wawancara petugas BPK RI tahun 2019 dengan kepala sekolah dan bendahara Bantuan Operasional sekolah (BOS) di beberapa sekolah dasar (SDN) dan sekolah menengah pertama (SMPN) Kabupaten Siak Provinsi Riau, menunjukkan bahwa terdapat dana BOS yang disimpan di rumah dan Rekening pribadi kepala sekolah serta bendahara BOS, dengan perincian di tabel 4.

Saat Kepala sekolah SDN Sungai Apit (NL) di konfirmasi Awak Media Corpsnews.com di Siak Selasa 2 Februari 2021 membenarkan bahwa, hasil audit BPK RI yang di sampaikan Awak Media itu bukan dana BOS, melainkan dana Apermasi dan dana BOS Kinerja, sebenarnya dana itu kami gunakan untuk membeli alat peraga, tapi karena distributor (Tiga serangkai) terlambat mengantarkan alat alat peraga sekolah itu, maka uang itu kami tarik dari kas dan kami masuk kan ke rekening kami, ketika alat peraga yang kami pesan itu datang, kami langsung bayar. Tapi karena barang pesanan kami terlambat tentunya uang kami pegang”, terang Kepsek.

Ketika Tim Audi BPK RI turun ke sekolah kami, alat peraga yang kami pesan Dari Perusahaan Tiga Serangkai belum juga datang, tentunya Apa yang di tanyakan Tim Audit kepada kami, itu yang kami sampaika”, ujar Kepsek.

Loading...

Dihari yang sama, kepala sekolah SDN 1 Sungai Apit menyampaikan,”dana itu sudah kami bayarkan sesuai dengan pesanan di bulan Januari 2020, untuk Fee memang ada diberikan perusahaan kepada kami sedikit”, jelas Kepsek.

Kemudian Kepsek SDN Sungai apit mengatakan,” Sekretaris Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Siak ini Abang ipar saya itu”, ucap Kepsek.
Jadi apa yang ibu bapak sampaikan dalam pertemuan ini saya rekam, untuk bahan informasi saya nanti ke kadis, agar masalah bisa saya sampaikan ke Kadis, untuk fee dari perusahaan tiga serangkai memang ada sedikit, tapi nggak sampai untuk jalan jalan “,ucap Kepsek.

Demikian halnya di sampaikan kepala sekolah SDN 5 Pusako, dana itu bukan dana bos, itu dana Apermasi dan Dana Kinerja, memang benar dana itu masuk tahun 2019, tapi anehnya kami yang menerima dana itu lima sekolah, pembayaran alat peraga itu juga sama pembayaran kami, tapi kok hanya saya yang masuk dalam daftar Audit BPK”,ungkap Kepsek.

Kepsek SDN 5 Pusako, mengakui uang itu di tangannya sampai bulan Desember 2020, uang itu saya pegang di ketahui oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, kata pihak Dinas tak usah di bayar dulu karena alat peraga yang di pesan ke tiga serangkai belum datang seraya menuturkan ucapan Pihak Dinas pendidikan.

Hal ini pihak terkait perlu, menindaklanjuti temuan BPK RI tahun 2019 yang ada di Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Siak, seperti apa kebenaran yang di sampaikan kepala kepala sekolah SD dan SMP, sebab menurut mereka dana itu sudah di kembalikan dan di bayarkan, sementara dalam Audit BPK RI 2019 yang di keluarkan tanggal 23 Juni 2020 masih tertulis dalam data.(D.Harahap/CCR)

Terbitkan Pada: 6 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat