CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Di SP3 Kasus Pengroyokan Wartawan Malaka, Penyidik Polres Malaka dan Polda NTT Berbeda. Ada Apa ?

BAGIKAN :

IMG 20210205 WA0006Kuasa Hukum, Melkianus Contarius Seran,S.H

 

CorpsNews, Kupang – Kasus pengeroyokan terhadap wartawan GardaMalaka.com atas nama Yohanes Seran alias Bojes dengan penetapan 3 orang tersangka oleh penyidik Polres Malaka, setelah dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda NTT akhirnya mendapat Surat Perintah Pemberhentian Penyelidikan ( SP3)

Loading...

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, menerangkan alasan mengapa dikeluarkannya SP3 karena kasus dugaan tindak pidana 170 Sub 351 (1) Jo 55 KUHP yang dilimpahan dari Polres Malaka, setelah dilakukan tindak lanjut pendalaman BAP ahli (DOKTER) yang keluarkan VER dan lakukan GELAR PERKARA dan hasilnya tidak “terbukti” terkait dengan penerapan pasal sesuai alat bukti minimal 2

“Kss (kasus) dugaan TP 170 Sub 351 (1) Jo 55 KUHP limpahan dr Res Malaka, setelah dilakukan tindak lanjut pendalaman BAP AHLI (DOKTER) yg keluarkan VER dan lakukan GELAR PERKARA, dan hasilnya tidak bukti terkait dgn penerapan pasal sesuai alat bukti minimal 2”, tulisnya melalui pesan WhatsApp, Rabu, (3/2/2020) pukul 13.31 WITA sebagaimana dikutip Media Sepang Indonesia Kamis, (4/1/2021).

Loading...

Terpisah, Kuasa Hukum Wartawan Gardamalaka.com, Melkianus Contarius Seran,S.H saat di hubungi
Rabu (3/2/2021) melalui telpon seluler mempertanyakan bukti mana yang dianggap tidak cukup?

Menurutnya Melkianus Contarius Seran, cara tafsir terhadap penerapan hukum antara penyidik Polda NTT dan Polres Malaka berbeda.

Pertanyaan besar mengapa berbeda.? Kita bisa lihat bahwa kasus ini karena sudah cukup bukti, maka Polres Malaka waktu itu menetapkan 3 orang menjadi tersangka. Itu di dalam surat SP2PHP kepada korban/pelapor sudah sangat jelas. Kemudian perkara itu dilimpahkan ke POLDA NTT. Lalu dengan rangkaian pemeriksaan, dan lain-lainnya kemudian dinyatakan bahwa tidak cukup bukti,” ucapnya.

Loading...

Pertanyaannya, kata dia, bukti mana yang dianggap tidak cukup.? Sementara penyidik Polres Malaka sudah menetapkan 3 orang menjadi tersangka tentunya sudah melalui tahapan-tahapan pembuktian bukti permulaan yang cukup, dengan bukti yang cukup terkait dengan misalnya visum dan bukti-bukti lainnya sehingga ini hanya soal perbedaan cara tafsir terhadap hukumnya saja.

Baginya, silahkan saja, tetapi pada dasarnya SP3 itu tidak bersifat final; sebab sewaktu-waktu bisa dilanjutkan ketika ditemukan adanya bukti-bukti pendukung untuk melengkapi itu. Langkah -langkah yang kita anggap perlu menurut hukum ada juga praperadilan terhadap SP3 atau bisa juga dengan gugatan perbuatan melawan hukum, bisa juga dilakukan gugatan ke pengadilan ini soal momentum saja. Yang pasti kita tidak akan tinggal diam. Yang pasti kita akan melakukan upaya-upaya hukum.

Lalu kemudian sebagai kuasa hukum tentunya kami akan mengambil langkah-langkah hukum yang kami anggap perlu untuk kepentingan hukum bagi saudara Bojes. Itu kasus 170 dengan UU Pers Karena yang menjadi korban ini profesi wartawan maka penerapan hukumnya mengambil UU pers salah satunya. Lalu Pidana Umumnya 170. Kalau 170 ini penerapannya karena pelakunya ini lebih dari satu orang yang naik tangan di Bojes. Jadi, ini hanya sebenarnya penerapan cara tafsir dari penyidik yang tidak seragam antara penyidik Polda dan penyidik Polres Malaka

“Karena mestinya dari Polres Malaka ke Polda NTT; penyidik Polda itu menindaklanjuti hasil karena ini kan sudah digelar perkara oleh Polres Malaka. Menindaklanjuti bukti-bukti yang sudah diajukan, menindaklanjuti hasil gelar perkara yang sudah dilakukan oleh polres Malaka”, ujarnya.

Kita menduga, kata dia, bahwa ini ada kaitannya dengan salah satu tersangka yang ternyata adalah anggota DPR. Kasus ini seharusnya sudah selesai, sudah bisa sampai ke tahap persidangan.

“Ini kelihatan “aneh” kasus ini karena informasi yang kami dapat dari penyidik digelar, digelar terus. Kami tidak tahu yang digelar itu apanya yang digelar oleh penyidik”, tutupnya.(tim/red)

Terbitkan Pada: 5 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat