CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Terbongkar, Ternyata Kades Badarai Membatasi Wewenang Sekdes Dalam Menjalankan Tugas dan Fungsi

BAGIKAN :
20210130 121012
Papan Nama Pemerintahan Desa Badarai

Corpsnews, Malaka – “Miris, Wajah Kantor Desa Badarai Kusam Tidak di Rawat Oleh Pihak Pemdes” itulah  judul terbitan media Corpsnews.com  (30/01/2021), yang menguraikan bahwa pelayanan Yakobus Klau selaku Kepala Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka (NTT) kepada masyarakat dalam urusan administrasi bersifat nihilisme itu benar, sesuai dengan sumber informasi yang di katakan masyarakat.

Menyikapi pada isi berita tersebut tentu di ketahui bahwa, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2015 sebagaimana di tuangkan dalam pasal 7 dan pada poin 2) yang menjelaskan tentang Sekretaris Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi pemerintahan, serta dilanjutkan pada item a.1) yang artinya fungsi Sekdes melaksanakan urusan ketatausahaan seperti naskah, administrasi surat menyurat, arsip dan ekspedisi. Namun sayang seribu sayang, karena Kades Badarai telah menjadikan Sekdesnya seperti bingkai formalitas dalam manajemen birokrasi Pemerintahan Desa.

Segala urusan terkait administrasi surat menyurat, dirinya tidak pernah di libatkan dalam bertanggung jawab sebab segala inventaris Desa Badarai seperti laptop, alat print dan lainnya, ia tidak pernah tahu dan menyentuh. Hal ini di katakan Sekdes Badarai (Marselinus Nahak) ketika media menemui di kediamannya, Senin (01/02/2021) siang.

“Saya hanya nama sekretaris desa saja, namun segala urusan terkait surat menyurat itu kepala desa tidak pernah percayakan saya, bahkan beliau percayakan orang lain sebagai oparator desa untuk bertanggung jawab dalam segala administrasi dalam urusan surat menyurat”, ungkap Sekdes.

Loading...

BERITA TERKAIT:

Miris Wajah Kantor Desa Badarai Kusam Tidak di Rawat Oleh Pihak Pemdes

Kemudian jelasnya, terkait keluhan masyarakat dengan pelayanan Pemdes Badarai dalam surat menyurat itu, katanya, sangat benar. Bahkan dirinya ingin mau bertanggung jawab dalam pelayanan setiap keluhan – keluhan masyarakat, namun dirinya tak berdaya karena ia tidak di percayakan untuk menjalankan tugas dan fungsi Sekdes yang sesungguhnya.

“Setiap masyarakat yang datang dan mengeluh untuk segala administrasi itu, kadang saya rasa kasian. Coba surat yang di butuhkan masyarakat itu bersifat tulis tangan maka saya sudah layani mereka”, tuturnya.

Setelah itu, ketika media beranjak langkah ke kediamannya Kades Badarai, namun media di sambut oleh anaknya dengan kata bahwa beliau lagi di luar.

“Bapak ada keluar ke Betun”, kata anaknya.

Di beritakan Sebelum nya, Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Kantor Desa merupakan pusat sarana pelayanan terhadap masyarakat, Kantor Desa juga selalu menampung berbagai kegiatan pemerintahan dan pembangunan dalam simbol pemersatu aspirasi, keberadaannya telah melembaga sedemikian rupa, sehingga kantor ini selalu dimanfaatkan untuk penyelenggaraan berbagai aktifitas sosial dan kemasyarakatan lainnya

Sangat memprihatinkan melihat kondisi wajah kantor Kepala Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka Provinsi NTT. Dikarenakan kantor Desa tersebut tidak terawat oleh pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Badarai.

Dalam pantauan media corpsnews.com, Kantor Desa tersebut tidak di manfaatkan sebagai tempat pelayanan terhadap masyarakat sosial sehari – hari, namun melainkan sebagai tempat berekspresi bebasnya jajaran binatang – binatang ternak.

Kantor Desa tersebut hanya dimanfaatkan ketika ada agenda yang dirasakan pihak pemdes sangat krusial, namun segala urusan setiap hari terkait administrasi dilakukan di kediamannya kepala Desa Badarai (Yakobus Klau). Hal ini di ungkapkan salah warga yang namanya media tidak bisa tuliskan saat ditemui Wartawan dikediamannya. Kamis (28/01/2021)

“Saat kita mau membutuhkan surat ekonomi lemah, atau surat lainnya yang berurusan dengan Desa, maka kami harus ke rumahnya Kepala Desa”, ungkapnya.

Bukan hanya itu, tambahnya, segala urusan dalam surat menyurat bahkan Kepala Desa kembalikan masyarakat untuk ke tempat lain dengan dalil file surat tersebut sudah tersimpan rapi di tempat fotokopi itu.

“Kadang saat kami mau urus surat itu, kepala Desa suruh kami ke Webalu di Desa Weoe karena katanya di sana ada memang untuk mau print saja”, katanya.

Saat media berupaya kofirmasi dengan Kepala Desa Badarai Via telfon seluler pada Sabtu (30/01/2021) siang, ia menjelaskan bahwa kantor Desa tetap di buka namun media mempertanyakan lebih dalam terkait pelayanan Kepala Desa kepada masyarakat beliau hanya diam dan matikan telfon tampa pamit.

“Kami tetap buka”, jawab singkat Kades Badarai

 

Corpsnews.com/Biro NTT.

Terbitkan Pada: 2 Februari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat