CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Soal Kasus Tebang Pohon Di Tambusai, PUPR Pekanbaru Bantah Cabut Laporan Polisi

10

Corpsnews.com. Pekanbaru. Riau – Sempat dipertanyakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru terkait adanya informasi yang beredar mengenai pencabutan laporan kasus penebangan pohon di jalan tambusai.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi menegaskan, Pihaknya tidak pernah mencabut laporan.

“Tidak ada pencabutan laporan terkait kasus penebangan pohon,” Tegas dia, yang disampaikan kepada media Senin, 18/1/2021 di Kantornya.

Indra Pomi juga menyampaikan Perkembangan yang diketahui dirinya saat ini, Kata dia, dari pihak pelaku sudah meminta maaf dan bersedia untuk menggantikan pohon yang ditebang tersebut.

Meski begitu, dia sebut untuk proses hukum tetap diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Saya sudah panggil yang membuat laporan kalau untuk perdamaian memang sudah dilakukan, namun untuk proses hukum nya kami serahkan ke penyidik.” Lugasnya.

Terpisah, untuk mengkonfrontir informasi tersebut, media mengkonfirmasi dari AKP. Ary Prasetyo Selaku Kapolsek Bukit Raya, namun hingga saat ini belum dijawab

Loading...

sebagaimana diketahui, Dari hasil penyidikan, Kepolisian Sektor Bukit raya berhasil mengungkap pelaku dan ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, Setelah diproses hukum, hingga saat ini tidak diketahui sejauh mana langkah selanjutnya, hingga adanya informasi Kasus tersebut sudah di cabut oleh pelapor, Apakah ada dugaan Suap untuk kasus ini.?

Untuk Diketahui sebagaimana dikutip dari sejumlah media, Aksi pemotongan puluhan pohon pelindung di median Jalan Tuanku Tambusai dilakukan oknum tak bertanggung jawab Senin 12 Oktober 2020.

Sebanyak 83 pohon sudah ditebang. Pohon yang ditebang secara sepihak berjenis Glondokan Tiang berusia sudah hampir 20 tahun. Untuk jenis ini pohonnya sudah setinggi 4 hingga 6 meter. Ada 48 batang dipotong.

Loading...

Ada pula pohon jenis Tabebuya Rosea yang baru ditanam tahun lalu. Tingginya sudah mencapai 4 sampai 6 meter. Ada 35 batang pohon dipotong sepihak di sana.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus sempat murka karena ulah oknum tersebut. Ia marah besar lantaran tahu jika pemotongan puluhan pohon pelindung itu untuk kepentingan bando reklame raksasa yang berada di sana. (D.Harahap/CCR)

Terbitkan Pada: 19 Januari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
Share
Loading...
Loading...
Loading...
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat