CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Akhir Dari Unjuk Rasa GMNI Cab Belu dan FOSMAB Kupang Berhasil Pulangkan Akulina Dahu

1

Akulina Dahu Besama Masa Aksi

Corpsnews.com, Belu – Gerakan Aksi unjuk rasa yang di helat oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Belu dan Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (FOSMAB) Kupang dengan salah satu tuntutan bebaskan Akulina Dahu tanpa syarat berhasil di jawab oleh
Pihak Polres Belu walaupun dengan dalil bahwa Akulina Dahu ditangguhkan penahanannya seraya menunggu proses praperadilan. Jumat (08/01/2021) sore

Gerakan peduli kemanusiaan tidak berakhir disela – sela ketangguhan penahanan ini, namun masa aksi tetap kawal sampai tuntasnya proses praadilan. Apabila Akulina Dahu ditetapkan tersangka maka gerakan kepedulian ini berjilid – jilid untuk mendesak Kapolda dan Kapolri mencabut Kapolres Belu. Jabaran ini di formulasikan oleh Ketua GMNI Cab Belu (Henrikus Modok) ditengah – tengah bahagianya Akulina Dahu.

“Jika Akulina Dahu ditetapkan sebagai tersangka, kami akan demo besar – besaran untuk menuntut Kapolri mencabut Kapolres Belu, karena legitimasi hukum sangat diskriminatif di mata rakyat kecil”, ujarnya.

Selain itu, jelas Henrikus, mengingat bahwa proses penangkapan terhadap Akulina Dahu menciptakan cacat prosedural, sehingga gerakan ini terus berkelanjutan.

“Saya katakan cacat prosedural karena ketikan Akulina Dahu di tahan tanpa surat pemberitahuan kepada saudari atau keluarganya. Ini dogma hukum dari mana”, ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua FOSMAB Kupang (Rudi Benani) senada dengan Ketua GMNI, yang artinya mereka tetap kasus ini sampai proses praperadilan selesai.

“Kita tetap kawal kasus ini, jika kasus ini di berbelit – belit dalam proses, maka kami kembali ke jalan untuk teriakan kebenaran dan keadilan yang menjadi hak rakyat kecil”, kupasnya.

Loading...

Setelah itu sala anggota Feminisme (Adys Sikone Pakaenoni) menjabarkan bahwa masa aksi perempuan tidak tinggal diam apabila saudari mereka di kambing hitamkan.

“Kami kaum sarina tetap menuntut untuk untuk jangan diskriminasikan terhadap saudari kami, cukup sampai di sini”, tutupnya.

Reporter Fr Tan

Terbitkan Pada: 8 Januari 2021 by Corps News

BAGIKAN :
Share
Loading...
Loading...
Loading...
SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat