CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Diduga Penyidik Polres Kupang Tidak Netral Tangani Kasus Tindak Pidana Pengeroyokan Berencana

BAGIKAN :
IMG 20201203 WA0090
Adv. Mutiara Ayako SH

Corpsnews.com, Kupang – Pihak penyidik Polres Kupang yang menangani kasus Tindak Pidana Pengeroyokan Berencana yang juga melibatkan pelaku Roni subu, Cs, diduga tidak netral dan “berat sebelah” Dalam proses penyidikan kasus yang menimpa korban, Benyamin Tnunay, Yoktan Tnunay, dan Arwadi Tnunay.

Dugaan ini diketahui saat pihak penyidik melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Retraen, tepatnya di lokasi kebun milik para korban, jumat (4/12/2020), dimana korban sebagai pelapor dan pemilik Barang Bukti (BB), sepeda motor yang dihancurkan, mengatakan bahwa tidak diberitahu dan disertakan tapi hanya membawa para pelaku ke lokasi TKP.

Kuasa Hukum, Mutiara Ayako, SH. Membenarkan bahwa para korban di Polres Kupang menyebutkan, selain tidak menyertakan para korban saat olah TKP, pihak penyidik juga setelah usai melakukan olah TKP, diduga menyinggahi rumah pelaku tanpa alasan yang diketahui.

Loading...

“Benar, ada informasi dugaan yang kami terima, bahwa pihak penyidik menyinggahi rumah pelaku setelah melakukan olah TKP. Entah apa maksud dan tujuan penyidik menyinggahi rumah pelaku, kita tidak tahu. Tapi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, polisi haruslah bersikap netral dalam menangani kasus dimaksud, agar tidak menimbulkan prasangka buruk dari para korban pencari keadilan”. Tegasnya.

BACA JUGA: Kasus di Retraen Dipertanyakan Kuasa Hukum: Kenapa Polisi Tak Olah TKP Amankan BB

Loading...

Ayako juga kembali pertanyakan, mengapa hingga sekarang polisi belum juga melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang masih bebas berkeliaran di luar. Selain para korban merasa tidak nyaman, terancam, serta menghindar hal – hal lain yang tidak diinginkan, juga sebaliknya menimbulkan kecurigaan dari korban terkait dugaan menyinggahi rumah pelaku setelah olah TKP.

“Saya kira faktor kenetralan polisi sebagai penyidik dalam menangani kasus dimaksud, haruslah benar – benar dijaga dan bisa memberi rasa nyaman bagi para korban pencari keadilan. Sebagai pelayan dan pelindung di Negara Republik ini, polisi harus mampu menjadi pengayom yang adil bagi masyarakat pencari keadilan dan bukan sebaliknya bersikap berat sebelah. Ini yang perlu kita kritisi agar masyarakat korban pencari keadilan tidak menjadi korban karena ulah oknum polisi”. Harapnya

Sementara itu korban Yoktan Tnunay dan Arwadi Tnunay kepada media di Polres Kupang mengatakan, dengan belum ditangkapnya para pelaku Roni Subu Cs, pihaknya merasa tidak nyaman dan mengkwuatirkan timbulnya hal – hal yang tidak diinginkan.

Loading...

“Sebagai korban, kami merasa tidak nyaman. Buktinya sekarang terjadi persoalan baru yang berujung pada laporan polisi terkait kasus pemukulan yang menimpa keluarga kami. Oleh karena itu kami minta polisi segera tangkap para pelaku Roni, CS”. Harap Yoktan, diamini Arwadi.

Terbitkan Pada: 4 Desember 2020 by Corps News

BAGIKAN :
Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat