Menulis Keterangan Tertulis di MK Merupakan Tugas Akhir Pengawasan

Menulis Keterangan Tertulis di MK Merupakan Tugas Akhir Pengawasan

66

Corpsnews, Manado – Badan Pengawas Pemilihan Umum melalui Anggota Bawaslu Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa menulis keterangan tertulis di Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan tugas terakhir dari tugas pengawasan.

Menurutnya, keterangan tertulis merupakan pertanggung jawaban dari seluruh tugas pengawasan yang telah dilakukan, mulai dari proses awal, verifikasi calon pasangan perseorangan, proses pendaftaran calon, pengawasan logistik, hari pemungutan suara dan rekapitulasi.

“Kalau Bapak/Ibu melihat betapa capeknya proses coklit, betapa capeknya melakukan fungsi pengawasan kampanye, betapa melelahkannya di hari pemungutan suara semuanya itu akan diakhiri dengan penulisan keterangan tertulis di Mahkamah Konstitusi,” jelas Fritz saat memberikan pembekalan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwaslu Kecamatan dari Kabupaten Sangihe, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Tomohon dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Keterangan Tertulis di Mahkamah Konstitusi Gelombang III, di Manado, Sabtu (21/11/2020).

Baca Juga: Bawaslu: Jangan Sampai Ada Panwascam Yang Dipukul Dihina Bahkan Ditendang

Untuk itu Ia mengingatkan kepada Bawaslu Kabupaten dan Panwascam yang akan menulis keterangan tertulis agar memasukan seluruh proses yang dialami ketika melaksanakan tugas pengawasan.

“Bukan sekedar menjawab apa yang ditanyakan oleh pemohon, tapi lihatlah apa yang teman-teman sudah lakukan, keringat,  panas, cacian, makian, usiran yang kalian terima selama melakukan fungsi pengawasan. Bayangkan itu pada saat menuliskan keterangan tertulis,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan kepada jajaran Bawaslu Kabupaten dan Panwascam agar selalu mempunyai mental yang kuat untuk mempertahankan pendapat Bawaslu di Mahkamah Konstitusi.

Untuk itu Ia mengingatkan Bawaslu Kabupaten dan Panwascam untuk selalu bekerja sama dalam proses penulisan keterangan tertulis agar dapat menghasilkan keterangan tertulis yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

Loading...

Ditempat yang sama, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Supriyadi Pangellu dalam sambutannya mengapreasiasi kehadiran Pimpinan Bawaslu RI Fritz Edward Siregar sangat bermanfaat bagi jajaran Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara.

“Kehadiran Pak Kordiv sangat bermanfaat bagi kita, memberikan penguatan-penguatan dalam rangka melaksanakan pekerjaan tugas pengawasan, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa dalam tahapan Pilkada,” tutur Pangellu.

Untuk diketahui, Bimbingan Teknis Penyusunan Keterangan Tertulis Dalam Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 Gelombang III dihadiri pula Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn J. Malonda, Anggota Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu dan Awaludin Umbola, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian, Kabag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum Bawaslu Sulut Yenne Janis, Kabag Pengawasan dan Humas Bawaslu Sulut Anggray S. Mokoginta. (Bawaslu)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat