SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Ketum DPR RI Polisikan Nikita Mirzani

Ketum DPR RI Polisikan Nikita Mirzani

74

Jalih Pitoeng

CORPSNEWS, JAKARTA – Ramai nyinyiran artis Nikita Mirzani diberbagai media sosial tentang kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Syihab, membuat banyak para pecinta ulama khususnya pencinta HRS mengecam sikap dan tindakan yang dilakukan oleh Nikita Mirzani.

Salah satunya aktivis kelahiran betawi Bang Jalih Pitoeng yang viral dalam melakukan gugatan dan aksi-aksi unjuk rasa menolak pemilu curang dan meminta segera dipulangkannya Habib Rizieq dalam setiap aksinya, langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan Nikita Mirzani ke Bareskrim Mabes Polri.

Ketua Umum DPR RI (Dewan Persaudaraan Relawan dan Rakyat Indonesia) yang baru saja keluar dari penjara buatan Colonial Belanda Lapas Pemuda Kota Tangerang akibat tuduhan perencanaan penggagalan pelantikan presiden pada 20 Oktober 2019 ini, marah dan sangat kecewa dengan sikap dan tindakan yang dilakukan Nikita atas pelecehan terhadap simbol agama.

Baca Juga: Kepulangan Jalih Pitoeng Dari Penjara Disambut Gas Airmata

Namun dirinya tidak ikut latah membully melalui media sosial sebagaimana warganet lainnya. Bang Jalih Pitoeng lebih mengambil langkah hukum sebagai wujud kekecewaannya pada Nikita.

Bang Jalih Pitoeng yang didampingi penasehat hukumnya Djuju Purwantoro, SH mengatakan bahwa laporan tersebut dimaksudkan sebagai edukasi kepada masyarakat agar tidak sembarangan berucap.

Loading...

“Saya bukan orang yang baik. Tapi ketika agama dan ulama kita dihina saya pasti marah. Apalagi ini seorang Habib yang begitu dicintai umat. Sebagai salah satu orang yang sangat mencintai Habib Rizieq maka saya mengambil langkah hukum ini sebagai peran edukasi kepada masyarakat agar tidak sembarangan dalam berucap. Ada konsekwensi hujumnya” ungkap Bang Jalih Pitoeng, Selasa (17/11/2020)

Lebih lanjut Bang Jalih Pitoeng menuturkan agar para warganet juga lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan sosial media.

“Kita berharap agar masyarakat dalam hal ini warganet lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan media sosial. Jika hal seperti ini dibiarkan maka akan menjadi preseden buruk serta dapat merusak tatanan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara” lanjut Bang Jalih Pitoeng

“Ini merupakan contoh dan bagian dari Revolusi Akhlaq. Karena kita berada dalam negara yang menjujung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan peradaban. Boleh saja berbeda pendapat atau berekekpresi. Namun harus diingat ada norma-norma hukum dan adab serta akhlak sebagai manusia yang beragama sekaligus sebagai warga negara” jelas Bang Jalih Pitoeng.

Loading...

Baca Juga: Divonis Hakim 13 Bulan Jalih Pitoeng Melawan

Terkait laporannya, Bang Jalih Pitoeng juga berharap agar pihak kepolisian segera menindak lanjuti laporan tersebut.

“Saya meminta kepada pihak kepolisian dalam hal ini Bareskrim Polri untuk segera mengambil tindakan. Kita ingin polisi bisa mengembalikan citranya dan tidak tebang pilih dalam menyikapi laporan dari masyarakat” pinta Bang Jalih Pitoeng melanjutkan

“Jika dalam hal ini polisi mengabaikan laporan kami, maka menjadi wajar jika masyarakat curiga bahwa polisi tidak serius dan tebang pilih dalam memproses sebuah laporan masyarakat” tegas Bang Jalih Pitoeng

“Soal apakah dia terbukti atau tidak melakukan tindakan pidana, semua itu bisa kita uji di pengadilan” pungkas Jalih Pitoeng. (*)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat