SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Simon Nahak: Kita Harusnya Jual Beras, Bukan Bawang Merah

Simon Nahak: Kita Harusnya Jual Beras, Bukan Bawang Merah

61

Malaka, Corpsnews – Calon bupati Malaka, DR. Simon Nahak, SH., MH di setiap penyampaian program kerjanya dalam orasi politik selalu menegaskan akan pemberdayaan komoditi utama yang ada di Kabupaten Malaka dalam bidang pertanian.

Salah satu program kerja yang dikampanyekan Paslon SN-KT ( Simon Nahak-Kim Taolin ) adalah Swasembada pangan. Menurut Simon Nahak, berbicara mengenai pertanian, hal pertama yang diutamakan adalah air. Ketersediaan air adalah prioritas utama sebelum masuk pada teknis pertanian. Untuk itu, Simon Nahak kepada masyarakat Kabupaten Malaka, berjanji akan benahi pertama adalah air untuk pertanian.

“Ketersediaan air adalah utama dalam bidang pertanian. Tanpa air pertanian tidak bisa sukses dan berhasil baik. Untuk itu, kami akan utamakan ketersediaan air untuk pertanian dan air bersih untuk kebutuhan hidup kita. Lahan pertanian di Malaka sangat luas dan sangat cocok untuk pertanian, namun masih kekurangan air,” kata Simon Nahak saat berkampanye di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, (13/11/2020).

Baca Juga: Rangkul Semua Organisasi Bela Diri Simon Nahak Akan Bentuk Isabel Malaka

Selain air, Simon Nahak juga mengupas tuntas tentang komoditi utama Malaka yang wajib dibudidayakan untuk kesejahteraan petani di Malaka. Pengacara kondang itu menyebut, Padi (beras), Jagung, Singkong adalah komoditi pertanian utama di Malaka. Pasalnya kata Simon, tiga komoditi tersebut yang selama ini dari zaman dahulu kala menjadi hasil pertanian yang sudah terkenal.

“Padi, jagung dan singkong adalah komoditi unggulan di Malaka. Pemerintah dalam hal ini harus fokus mendatangkan dan memberdayakan anak-anak asli putera daerah yang memiliki ilmu pertanian untuk mendampingi para petani kita. Maksud agar petani kita dapat sukses dalam bidang pertanian modern, sehingga Swasembada pangan dapat terwujud nyata,” ujar Simon Nahak.


Dosen hukum itu menyentil program RPM (Revolusi Pertanian Malaka) milik bupati petahana Stefanus Bria Seran yang mengungguli komoditi Bawang Merah menjadi primadona di Malaka.

“Bawang Merah tidak cocok dikembangkan di tanah Malaka. Harusnya Padi, jagung dan singkong yang wajib diprioritaskan. Alasanya sederhana, makanan pokok kita itu beras, bukan Bawang Merah,” sindir Simon Nahak.

“Karena yang bikin kita kenyang itu nasi, bukan bawang merah,” tambah Simon Nahak.

Di akhir orasi politiknya, Simon Nahak berjanji akan membuatkan brand beras local Malaka. Visi Simon Nahak adalah mengangkat komoditi Malaka agar ada nilai jualn yang tinggi di luar Malaka. Hal ini menurut Simon Nahak akan menambah PAD ( Pendapatan Asli Daerah) jika brand beras itu ada.

“Kita akan jual Beras Nona Malaka. Kita bikin brandnya, kita kemas yang bagus, lalu kita jual di luar Malaka. Kita jual Beras, bukan jual bawang merah,” tutup Simon Nahak. (Querido)

 

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat