SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Pospera NTT Polisikan Arya Sinulingga

Pospera NTT Polisikan Arya Sinulingga

62

Corpsnews, NTT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Provinsi Nusa Tenggara Timur, datangi Kepolisian Daerah NTT untuk melaporkan Staf Khusus (Stafsus) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia (RI), Arya Sinulingga.

Pelaporan yang dilakukan oleh Ketua DPD Pospera NTT, Karunia Meianto Lily, bersama beberapa DPC Pospera NTT, Senin (16/11/2020).

Ketua DPD menerangkan, bahwa kedatangan DPD Pospera NTT ke POLDA NTT untuk melaporkan Arya Sinulingga yang telah mencemarkan nama baik lembaga dalam hal ini organisasi POSPERA, kami datang ke POLDA NTT sebagai respon rasa kemarahan kami terhadap seorang Arya Sinulingga yang saat ini menjabat sebagai staf khusus menteri BUMN tetapi tidak bisa menjaga bahasanya sebagai seorang pejabat.

Akar permasalahannya terkait pernyataan Arya di salah satu Whatshapp Group “Membangun Negeri” yang menyebutkan banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama 5 tahun pada rugi semua dan bikin pusing memang”.

Atas pernyataan Arya Sinulingga itu, Karunia mengatakan, bahwa pernyataan tersebut Hoax dan Fitnah, karena faktanya dalam laporan keuangan BUMN RI yang di duduki komisaris dari POSPERA sebanyak 7 orang, perusahaannya tidak merugi, malahan untung.

“Terkait pernyataan tersebut, setelah diketahui pengurus Pospera tingkat nasional, bahwa Arya Sinulingga telah menyingung nama organisasi Pospera dengan kalimat penyebaran fitnah dan hoax,” maka kami POSPERA se-Indonesia yang tersebar di 28 Provinsi hari ini secara serentak mendatangi POLDA masing-masing daerah untuk melaporkan staf khusus Erick Thohir, Menteri BUMN

“Padahal, DPP Pospera sudah meminta dalam waktu 3 x 24 jam supaya Arya Sinulingga menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada DPP Pospera. Namun, sampai dengan waktu yang ditentukan Arya Sinulingga belum juga memberikan klarifikasi serta permintaan maaf,”tambahnya. Maka “Tidak ada kata lain, selain LAWAN,”.

Kami akan terus mengawal dan mendukung kepolisian RI untuk segera mengusut kasus pencemaran nama baik organisasi yang dilakukan oleh staf khusus menteri BUMN. Karena bagi kami tidak orang yang kebal hukum di negeri ini. Pungkasnya. (*)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat