SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Dirut PTPN V Bungkam Dengan Kebocoran Minyak CPO Di PKS Terantam.

13

Corpsnews.com Kampar Riau.

Bocor minyak CPO sampai menggenangi kolam Biogas di PKS terantam, telah di benarkan Kabag tehnik PTPNV (Iskandar) dengan bukti telah melakukan perbaikan alat Pabrik yang bocor, namun sampai saat ini Jum’at 13/11/2020 awak Media belum ada dapat jawaban dari Direktur (Jatmiko Santoso) apa penyebab bocornya minyak CPO tersebut, apakah  ada faktor kesengajaan atau faktor kelalaian.

General Manager (GM) sektor barat Tandun (Daniel Triandio) berulangkali di konfirmasi Awak Media Corpsnews.com, melalui WhatsApp maupun SMS ke nomor 081275310XX terkait dengan bocornya minyak CPO di PKS sampai  menggenangi kolam Biogas yang di perkirakan puluhan ton diduga ada pembiaran, apakah ada faktor kesengajaan atau faktor kelalaian?  GM tetap saja bungkam seribu bahasa.

Demikian juga pertanyaan wartawan kepada Manajer PKS Terantam (Salman) melalui WhatsAppnya tapi tidak ada jawaban, di SMS tidak mau balas, di hubungi melalui selulernya ke nomor 0812-7680-28XX tidak mau angkat, diduga manajer Bungkam seribu bahasa.

Sementara Perusahaan perkebunan dan PKS Terantam itu adalah Milik BUMN, mulai dari pengelolaan, pemeliharaan aset aset yang ada di dalamnya semua milik negara yang harus di pertanggung jawabkan kepada negara, karena pemerintah sudah mempercayakan kepada Dirut PTPNV jl Rabutan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, yaitu  (Jatmiko Santoso)

Tapi sangat di sayangkan minyak CPO hasil produksi PKS  di biarkan bocor sampai menumpuk di kolam berminggu-minggu, bahkan minyak itu sampai membeku berbentuk Candi,  memang alat yang bocor sudah di perbaiki, menurut keterangan  Kabag Tehnik (Iskandar) setelah Media online Corpsnews memberitakan kebocoran Minyak tersebut,

Dan minyak yang ada dalam kolam sudah di sedot memakai mesin Robin dan di kembalikan ke Tangki pengelolaan, namun untuk pengakuan dari Pihak manajemen, penyebab kebocoran tersebut belum di dapatkan Awak Media jawaban yang sebenarnya, baik dari manager PKS Terantam (Salman) maupun dari  GM sektor barat Tandun (Daniel Triandio) dan bahkan dari Dirut PTPN V sendiri, belum dapat penjelasan karena HP Wartawan sudah di blokir Dirut, diduga mereka ada menutup nutupi sesuatu.

Hal ini pihak hukum perlu menelusuri, ada apa dengan kebocoran Minyak CPO yang di PKS Terantam, sampai di biarkan menggenangi kolam Biogas tersebut, sementara kolam tersebut menurut informasi yang kami dapat dari narasumber Limbah itu di gunakan  untuk alat pembangkit turbine listrik pabrik minyak makan di Tandun.***(D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat