SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Dana BOS SD N 015 Koto perambahan 2019 di duga di gelapkan kepsek

11

Corpsnews.com

.Kampar.Riau.
Dana operasional sekolah bertujuan untuk membantu biaya operasional sekolah, dan meningkatkan aksesibilitas dan mutu pembelajaran bagi peserta didik, orang tua wali murid sangat terbantu menyekolahkan anaknya, dengan bantuan dana bos tersebut,  pemerintah tetap berupaya  agar dana BOS dapat memberikan hasil, pengaruh,dan daya guna untuk mencapai tujuan pendidikan disekolah, namun sangat di sayangkan dana BOS di sekolah SD negeri 015 koto perambahan kecamatan Kampa kabupaten Kampar, diduga disalahgunakan anggaran dana BOS untuk kebutuhan pribadi.

Mengacu pada data Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepala sekolah SDN 015 Koto perambahan Tahun Anggaran 2019  yang di peroleh awak media Corpsnews.com  pada website Bos.kemendikbud ada perbedaan jumlah penerimaan anggaran, dengan jumlah penggunaan anggaran, pada triwulan II di tahun 2019, diduga manajer bos Dinas Pendidikan kabupaten Kampar tutup mata.
Ada apa Antara Kepala sekolah dengan Manajer BOS Kampar?

Sementara pemerintah pusat telah membuat aturan melalui Permendikbud, tentang pengelolaan dan BOS sekolah secara transparan, pencairan Dana BOS setiap tahun telah diatur dengan 4 Tahapan, tahap 1 penerimaan sebesar 20% dari total anggaran berdasarkan jumlah siswa sekolah,  Tahap ke 2 sekolah menerima anggaran sebesar 40%  penggunaannya 20% untuk beli buku paket, dan 20% untuk belanja kebutuhan sekolah sesuai dengan aturan juknis, di Tahap 3 sekolah menerima anggaran dana 20% penggunaan 20%, Tahap ke 4 penerimaan dana BOS sebesar 20% dan penggunaan 20%  sehingga Dana bos pertahun berjumlah 100 % .

Menurut LPJ kepala sekolah SDN 015 Koto perambahan, tahun anggaran 2019 pada website Bos Kemendikbud, Tahap 1 sekolah Menerima dana bos sebesar 20% dari jumlah anggaran Sesuai jumlah siswa, Tahap ke 2 sekolah Menerima dana 40% Tahap ke 3 sekolah Menerima dana 40% Tahap ke 4 sekolah Menerima dana 20% maka jumlah dana yang di terima kepala sekolah SDN 015 sebesar 120% di temukan  Total penerimaan .

Dengan perbedaan LPJ yang di tentukan Juknis bos,  dengan LPJ Pada website ada selisih hitungan 20% ,nilai uangnya  puluhan juta rupiah per tahun, Lalu mengapa sekolah SD negeri 015 Koto perambahan,  tetap bisa menerima transfer dana BOS tahun berikut nya, di sinyalir ada kerjasama dengan meneger BOS dinas pendidikan Kampar.

Selasa, 10/11/2020, Saat di konfirmasi Kepsek SD Negeri 015 koto perambahan (Lainun) via WhatsAppnya dengan nomor 0813656231xx Beliau lebih dulu memblokir nomor wartawan corpsnews, di duga kepsek ini alergi dengan wartawan.

Loading...

Sedangkan dalam juknis BOS, kepala sekolah yang ada di seluruh indonesia harus menggunakan dana BOS sesuai juknis yang berlaku, bukan di habiskan ke tujuan yang lain, apalagi untuk keperluan pribadi. namun di SD negeri 015 Koto perambahan kecamatan kampa dana BOS nya di triwulan II 2019 hilang lebih kurang 50% dari yang di terimanya.

Hal ini patut diduga  dinas pendidikan kabupaten kampar  kongkalikong dengan kepala sekolah, yang menerima laporan pertanggungjawaban  penggunaan dana operasinal sekolah tahun 2019, 2018, 2017 pada website, LPJ yang asal asalan pada website bos Kemendikbud kabupaten Kampar banyak ditemukan Tim wartawan Corpsnews.com, tetapi mengapa meneger BOS kampar mengasih rekomendasi untuk pencairan dana BOS untuk tahap berikutnya, sepertinya ada permainan antara kepala sekolah dengan kabid Dikdas kampar.

Demi menciptakan pemerintah yang bersih dari KKN, penggunaan dana operasional sekolah (BOS) di kabupaten kampar tingkat SDN, dan SMPN, di minta kepada penegak hukum segera turun tangan, memeriksa penggunaan  dana bantuan operasional sekolah (BOS) tersebut. Sehingga kepala sekolah tidak seenak nya saja menggunakan dana negara demi kepentingan pribadi.***(D. Harahap/ CCR).

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat