SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Kepsek SDN 015 Koto Perambahan Diduga Mainkan Dana BOS Tahun Anggaran 2020

12

Kampar, Riau. Corpsnews.com

Kepala SD Negeri 015 Koto Perambahan Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, diduga memainkan laporan Dana BOS Tahun 2020, pasalnya terdapat kejanggalan di laporan RKAS yang masih menganggarkan biaya kegiatan ekstrakulikuler dan pemeliharaan sarana dan prasarana yang kurang wajar, di situasi Covid-19 ini.

Dilansir dari data Laporan RKAS Tahap 1 dan tahap 2 tahun anggaran 2020, berbeberapa perincian penggunaan anggaran kegiatan yang tertera pada laporan, patut di pertanyakan, pasalnya anggaran Ekstrakurikuler dan pengadaan sarana dan prasarana terdapat pengeluaran yang menghabiskan anggaran mencapai belasan juta rupiah untuk satu item.

Kemudian Tim Media melakukan pemantauan  ke sekolah SDN 015 Koto Perambahan Rabu 4/10/2020, melihat apa saja yang di bangun untuk sarana dan prasarana di sekolah itu, ternyata tim menemukan tiga unit tempat cuci tangan  berbentuk  stainless biasa, yang di perkirakan anggarannya tidak sampai menghabiskan, sebesar belasan juta rupiah seperti dalam laporan kepsek pada RKAS.

Kepala sekolah SDN 015 Koto perambahan (LN) saat di konfirmasi wartawan melalui WhatsAppnya Rabu, 04/11/2020, ke nomor 0813656231xx, terkait dengan data laporan yang tertuang di RKAS,  Kepala sekolah  membaca dengan tanda biru, tapi tidak mau menjawab.

Kemudian Tim menghubungi Kepsek melalui selulernya ke nomor yang sama, dengan nomor 0813656231xx, dan mengkonfirmasi tentang laporan RKAS tahun anggaran 2020 Tahap 1 dan tahap 2  yang menghabiskan Dana untuk sarana dan prasarana Serta Ekstrakurikuler  belasan juta, Kepsek menjelaskan,” Kamis ini 5/11/2020 dari dinas pendidikan kabupaten Kampar, turun  ke sekolah ini untuk memeriksa laporan RKAS kami”, terang Kepsek.

Mengacu kepada peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, sudah jelas di atur penggunaan Dana BOS dan larangan larangannya. Tentu nya kepala sekolah harus mengikuti aturan itu.

Loading...

Hal ini pihak Dinas pendidikan perlu turun ke sekolah SDN 015 Koto perambahan, kecamatan Kampa, kabupaten Kampar. Untuk melakukan pengecekan atas laporan RKAS yang di sampaikan kepala sekolah SDN 015 kepada Media Corpsnews.com. pantas atau tidak. Jangan sampai kepala sekolah, selalu mengatakan kami sudah di periksa Dinas pendidikan, dan kami sudah di periksa Inspektorat. Pertanyaan nya yang di periksa itu apa?

Apa iya Pihak dinas pendidikan sudah siap pasang Badan, untuk melindungi semua laporan pertanggungjawaban kepala sekolah se kabupaten Kampar.

Ketua DPW  Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Propinsi Riau  (H.Nainggolan) minta kepada kepala Dinas pendidikan Kabupaten Kampar untuk lebih serius menanggapi laporan masyarakat yang berkaitan dengan penggunaan anggaran Dana  BOS pendidikan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik  yang di kucurkan pemerintah pusat,

Kami dari DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Provinsi Riau, siap melaporkan ke pihak Hukum, Jika Kepala Dinas tidak serius dan tanggap dengan laporan masyarakat, yang berkaitan dengan penggunaan Dana BOS dan Dana DAK fisik, sebagaimana di atur di dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Nomor 11 tahun 2019. Tentang pengelolaan DAK Fisik. Dimana dalam laporan masyarakat, banyak papan informasi pembangunan proyek sekolah yang tidak mencantumkan jumlah anggaran.***(D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat