Kategori
Berita Hukum

GEMMA Kefamenanu Mengutuk Keras Tindakan Kriminal Oleh Oknum-Oknum Terhadap Alumnus PMKRI Dan GMNI

71
Foto Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu, periode 2020/2021

Corpsnews, Kefamenanu – Melihat video dan berita media online yang beredar tentang alumnus PMKRI dan GMNI atau dua wartawan malaka yang dihadang tim SBS WT yang bertepatan dilokasi depan posko kemenangan SBS WT Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka NTT pada Kamis (15/10/2020) Sore. Kami dari Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu sangat sayangkan tindakan kriminal dan represif yang dilakukan tim politik SBS WT terhadap kedua saudara wartawan malaka di antaranya saudara Bojes Seran dan Ferdy Costa (gardamalaka.com dan suluhdesa.com)

Kepada media, Kondradus Bria (Ketum GEMMA Kefa) bersama seluruh anggota aktif Menyikapi peristiwa yang tidak humanis ini, dan GEMMA Kefamemanu mengutuk keras pelaku pelaku kriminal yang menghadang kedua wartawan tersebut. Sebab tindakan ini bukan tindakan yang demokratis didalam berdemokrasi dan dengan sendirinya merusak wajah demokrasi di kabupaten Malaka.

“Tindakan yang dilakukan tim SBS WT kepada kedua wartawan tersebut tidak secara beretika politik dalam demokrasi yang demokratis”, jelas ketua GEMMA Kefa.

Lebih lanjutnya, tindakan yang menimpa kedua wartawan ini merupakan tindakan yang sangat tidak humanis, tanpa hujan dan badai kedua wartawan di tarik – tarik bahkan di pukuli oleh pelaku di tengah tengah aparat penegak hukum (APH), karna diduga salah satu wartawan (bojes seran) telah mengambil gambar/video karna tim SBS WT menghadang (sesuai kronologis) kedua Wartawan yang sementara mengawal rombongan SN KT usai kampanye sehingga terjadinya penganiayaan terhadap kedua wartawan tersebut.

“Yang sangat kami sayangkan adalah ketika melihat video yang beredar aparat penegak hukum (APH) seakan menunjukan sikap loyo dan apatis dalam melerai kejadian tersebut”, ungkapnya

Tambahnya, oleh karna itu, GEMMA Kefamenanu mengutuk keras tindakan tersebut dan memberi deadline waktu 1X24 jam kepada pihak polres malaka untuk secepatnya menangkap para pelaku yang mengkeroyok kedua wartawan.

“Jika dalam waktu 2X24 Jam para pelaku belum di tangkap maka, Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu akan layangkan kartu kuning kepada pihak kepolisian resor malaka dan akan menggelar aksi besar besaran di kabupaten malaka tepatnya di polres kabupaten Malaka”, bebernya

Harusnya Polisi sudah mengamankan pelaku yang secara terang – terangan memukul wartawan garda.malaka.com (bojes seran), dan kami sangat pertanyakan asas melindungi dan mengayomi dari kepolisian yang ada pada Lokasi kejadian tersebut. Tutupnya

Loading...

Arjun Bria/Fren Klau

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...