Kategori
Hukum

Wartawan Juga Mantan Aktivis PMKRI dan GMNI di Pukul Pendukung Paslon  SBS-WT, Di Duga AMPG

59

Video Amatir saat kejadian

Corpsnews, Malaka – Dua mantan aktivis organisasi kemahasiswaan Bojes Seran alumni Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu dan Ferdi Costa asal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kupang yang saat ini berprofesi sebagai jurnalis dipukul oknum pendukung pasangan calon bupati, Stefanus Bria Seran (SBS) dan wakil bupati, Wendelinus Taolin (WT) yang diantaranya menggunakan baju kaos bertuliskan AMPG.

Di ketahui Peristiwa itu terjadi saat Bojes Seran, wartawan media online Gardamalaka.com dan Ferdi Costa, wartawan suluhdesa.com dalam perjalanan pulang menuju Betun usai menjalankan profesinya sebagai jurnalist meliput kegiatan kampanye paslon Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH berpasangan dengan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT di ruas jalan sekitar Sekretariat Tim Pemenangan SBS-WT yang beralamat di Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka, Kamis (15/10/20) sekitar pukul 17. 00 Wita.

Dua wartawan juga mantan aktivis itu dipukul dan didorong setelah turun dari mobil saat ingin mengambil gambar aksi hadang rombongan Paslon SN-KT. Di saat aksi dorong-mendorong, Bojes dan Ferdi yang mengenderai mobil yang sama dipukul pendukung Paslon SBS-WT. Keduanya dipukul dan didorong karena menjalankan tugas sebagai wartawan, mengabadikan gambar atas peristiwa yang terjadi.

Bojes sempat berteriak karena kamera yang dipakai untuk mengambil gambar hendak dirampas salah satu pendukung SBS-WT. Sehingga, Bojes bergegas menumpangi mobil. Sementara Ferdi berusaha keluar dari mobil yang ditumpangi untuk mencari tahu siapa yang memukul dari arah belakang.

Untuk diketahui, Ferdi, alumni GMNI Cabang Kupang periode 2012 dan Bojes, alumni PMKRI Cabang Kefamenanu periode 2012.

Hingga berita ini di turunkan, korban Bojes Seran, wartawan media online Gardamalaka.com dan Ferdi Costa sedang melaporkan kejadian yang mereka alami di Reskrimum Polres Malaka. (Karlos Tuna)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...