Kategori
Berita

Dana BOS SMP Negri 3 Kampar 2017 Diduga Ditilap

5

Kampar, Riau – Corpsnews.com.

Dana bantuan operasional sekolah (BOS) sangat membantu orang tua murid menyekolahkan anaknya di sekolah Negeri dan swasta, namun sayangnya kepala sekolah malah menjadikan dana BOS tersebut untuk kepentingan sepihak, di lansir dari data yang ada di SMP negeri 3 Kampar tahun 2017, di triwulan 2 dan 4 yang realisasi nol semua, di duga ada permainan antara kepala sekolah dengan pihak dinas terkait waktu itu, sehingga terdapat kosong semua.

Sedangkan kemendikbud melalui rekening sekolah yang ada di seluruh Indonesia telah menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan juknis yang di tentukan, dan pemerintah pusat berpesan agar di realisasikan, bukan di habiskan ke tujuan yang lain. namun di SMP negeri 3 kampar apa kemendikbud tidak merealisasikan dana BOS di triwulan 2 dan 4. Apa boleh pihak sekolah tidak meng onlinekan laporan RKAS nya (?) Apa boleh dana BOS di cairkan, sementara laporan pertanggungjawaban belum sempurna?
Ada apa dengan pendidikan kabupaten Kampar?

Rabu 14/10/2020 saat di konfirmasi kepala sekolah SMP negeri 3 kampar (YR) via pesan whatshap dengan nomor 0853744632xx yang menjabat kepala di sekolah waktu itu malah meminta perlindungan kepada kepala dinas pendidikan kampar.

Sementara itu dana bos SMP negeri 3 Kampar yang realisasi di triwulan 2 dan 4 nol semua ini tentu jadi pertanyaan besar, kemana realisasi nya. Apakah ada kongkalikongnya dengan di dinas pendidikan kampar (?), sehingga sekolah ini tidak tahu kemana di belanjakan dana BOS tersebut,

Hal ini sangat di sayangkan apabila dana tersebut tidak tahu kemana realisasi nya, berdasarkan data yang di dapat awak media dana bantuan opersional sekolah SMP negeri 3 Kampar 2017 di duga di gelapkan orang tidak di kenal, sehingga kepala sekolah nya tidak bisa memberi tanggapan dan komentar.

Dalam hal demikian, siapa yang akan bertanggung jawab tentang dana operasional sekolah  SMP negeri 3 Kampar di tahun 2017 triwulan 2 dan 4 tidak tampak terealisasi nya. Sehingga dananya tidak tahu kemana, apakah tidak ada pemeriksaan oleh inspektorat di SMP negeri 3 Kampar ini, sehingga dana BOS di sekolah ini hilang begitu saja.

Untuk mengoptimalisasi penggunaan dana operasional sekolah di kabupaten kampar tingkat SMP, inspektorat, BPKP, BPK RI di minta harus tanggap, memeriksa dana bantuan operasional sekolah (BOS) tersebut. Sehingga kepala sekolah tidak semena – mena menggunakan dana negara demi kepentingan lain.***(D. Harahap/ CCR).

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...