Kategori
Berita

Kebocoran, Kelalaian Atau Kesengajaan? GM Sektor Barat Diminta Untuk Meninjau PKS Terantam

7

Kampar. Riau.  Corpnews.com – Puluhan Ton minyak mentah (CPO) yang masih segar bugar di temukan Tim wartawan Corpsnews.com menggenangi kolam Bio gas milik perusahaan PTPNV, akibat bocor dari tangki penyimpanan produksi pabrik kelapa sawit (PKS) Terantam, Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Diduga Kelalaian Manajer PKS terantam Rabu 7/10/2020.

Minyak CPO yang tergenang didalam kolam Bio Gas tersebut, sudah ada yang berbentuk candi, dan cairan minyak, kemudian disedot memakai mesin Robin kecil, dan dimasukkan kedalam puluhan jerigen berukuran panjang, bewarna biru.

Menurut pantauan Tim wartawan kami, minyak yang di masukkan kedalam jerigen berwarna biru ukuran panjang itu dimasukkan kembali ketangki pengelohan pabrik.

Anwar Bakti (KTU) Terantam saat di konfirmasi wartawan Corpsnews.com, melalui WhatsAppnya Rabu 7/10/2020 menjelaskan bahwa,” Minyak mentah yang berada di dalam kolam Bio gas tersebut benar, namun untuk lebih jelasnya tanyakan saja APM nya, yang bernama Sitompul, dia lebih tahu tentang hal itu”, jelas Anwar.

Minggu 11/10/2020 Anwar Bakti, di Dampingi seorang teman datang ke Pekanbaru untuk mengklarifikasi informasi yang disampaikan wartawan Corpsnews.com kepada mereka bahwa,” Kebocoran minyak CPO yang masuk ke kolam Bio Gas tersebut sudah di perbaiki, namun untuk mengangkat minyak yang ada di dalam kolam sudah kami upayakan untuk mengangkatnya, yang Jelas kami sudah memperbaiki, dan bagian mekanik sudah turun, memang itu kelalaian kami dalam mengontrol sehingga terjadi penumpukan minyak dalam kolam “, terang Anwar Bakti.

Selanjutnya, Anwar Bakti menyampaikan bahwa,” Adanya minyak yang masuk ke kolam biogas disebabkan kerusakan peralatan di PKS. Kerusakan peralatan tersebut sudah dilaporkan ke kantor pusat dan sudah ada teknisi yang menangani.
Kemudian Minyak yang terakumulasi di kolam biogas, dilakukan pengutipan kembali dan dapat terlokalisir di areal biogas dan tidak sampai masuk ke areal perkebunan”,ucap Anwar Bakti.

Loading...

Sementara, menurut pantauan Tim media, Minyak CPO itu sudah berserak kemana mana, bahkan sudah ada yang masuk ke areal perkebunan, melalui paret kecil, dan parit perlintasan Minyak CPO tersebut sudah di tutup dengan tanah memakai alat berat, diduga untuk menghilangkan barang bukti. Dan bahkan pohon sawit sudah ada yang mati akibat dari tumpukan Minyak CPO yang berserakan.

Hal ini General Manager Sektor barat, diminta segara turun ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi yang di sampaikan awak Media Corpsnews.com dalam pemberitaan ini. Pasalnya Minyak hasil produksi perusahaan, terbuang sia sia.***(D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...