Kategori
Berita

Solidaritas Menjadikan Mereka Sesama Kita

8

Oleh; Fr. Emil, CMF

Injil Lukas 10:25-37
Siapakah sesamaku manusia? Sesamaku manusia yang dapat kukasihi, kucintai, kubantu, dan kubagikan kebahagiaan.
Pertanyaan sang ahli Taurat kepada Yesus adalah sangat manusiawi.

Mengasihi sesama manusia tentu mencakup semua manusia, tidak hanya teman, sahabat, keluarga, pacar, dan orang yang baik, tetapi juga mereka yang jahat, musuh, ataupun kelompok kontra.

Bagaimana saya dapat mengasihi orang yang sama sekali tidak mengasihi saya? Inilah letak kegundahan hati sang ahli Taurat, ketika Yesus membenarkan dan menyuruhnya melakukan apa yang tertulis di dalam hukum Taurat.

Mencintai dan mengasihi orang yang baik kepada kita atau orang yang juga mengasihi kita adalah suatu hal yang mudah dan lumrah. Semua orang melakukannya, bahkan seorang penjahat kelas kakap pun melakukan hal yang sama. Mengambil perumpaan seorang Samaria yang membantu seorang Yerusalem yang terkapar akibat dirampok, Yesus ingin mengatakan kepada semua orang khususnya kepada kita para pengikutnya bahwa cinta dan kasih yang tak terhingga adalah ketika kita menyapa, membantu, dan memberikan senyum ketulusan kepada orang-orang yang membenci, menjahati, dan terkadang menggosipi kita.

05 Oktober 2020

Corpsnews

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...