Kategori
Berita

Pembagian Bantuan Beras JPS Covid-19 Di Desa Badarai Tidak Sesuai Juknis Dinas Sosial

Malaka, Corpsnews – Warga Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka yang menerima bantuan Beras Jaring Pengaman Sosial (JPS) covid-19 tidak sesuai dengan mekanisme yang diinstruksikan oleh pemerintah dalam hal ini adalah Dinas Sosial.

Berdasarkan investigasi media, banyak masyarakat yang menerima bantuan sosial tunai (BST) selama pandemik covid-19 juga menerima bantuan beras tersebut. Menurut juknisnya, kehadiran bantuan Beras Jaring Pengaman Sosial (JPS) covid-19 bertujuan untuk masyarakat yang tidak pernah menerima bantuan sosial lainnya, selama pandemik covid-19.

Margaretha Seuk Seran salah satu warga Desa Badarai adalah penerima BST sekaligus penerima bantuan Beras JPS. Dikediamannya kepada media Corpsnews Margaretha mengatakan bahwa, mereka tidak tahu aturan menerima beras yang sesungguhnya. Menurut Margaretha, dirinya hanya mengikuti nama – nama yang ada di dalam data tersebut.

“Kami tidak tahu aturan untuk orang yang menerima beras itu, yang kami tahu beras itu kami terima sesuai nama yang ada di data,” ujar Margaretha, Kamis (01/10/2020).

Margaretha juga mengakui adanya pendobelan terkait ada yang menerima BST dan juga menerima bantuan Beras JPS covid-19.

Sebelumnya pada tanggal 29 September 2020,Yakobus Klau selaku kepala Desa Badarai saat dikonfirmasi media menjelaskan bahwa, beras itu dibagikan sesuai data dari Dinas Sosial.

“Dalam musyawarah mufakat bahwa KK (Kepala Keluarga) yang ada nama dalam data tersebut, ketika mereka mau dikeluarkan dan pengalihan untuk KK yang lain, mereka tidak mau sehingga KK yang tidak tersentuh bantuan selama covid 19 ini ditambahkan tanpa verifikasi data yang jelas,” ungkap Kades Badarai tersebut.

Lanjut Yakobus, kesalahan itu berdasarkan juknis dari Dinas Sosial yang tidak diketahui sehingga penerima beras yang sebelumnya sebanyak 96 KK itu mengalami penambahan 17 KK yang nama tidak ada di data tersebut.

“Sebenarnya KK yang menerima beras ini sebanyak 96 sesuai pendataan, namun ada 17 KK yang tak terduga sehingga kami sisipkan menjadi 113 KK,” tutupnya.

Sekedar informasi, bantuan Beras Jaring Pengaman Sosial (JPS) itu dibagikan pada tanggal 25 September 2020 siang hari.

Penulis: Fren
Editor: Querido

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...