Kategori
Sosial

Nasib Ratusan Warga Penerima BLT, Barcode Terblokir Dan Terhapus Dari Kemensos RI Di Barito Timur

62
Wilson dan Gijut dengan di dampingi awak media Nkri Post Krismen Di terima Kadis Sosial Barito Timur Ir. Riza Rahmadi di ruangannya, Senin 28/9/2020

Corpsnews, Barito Timur – Pencairan bantuan langsung tunai hingga saat ini masih menuai banyak persoalan seperti di Kabupaten Barito Timur, 453 Orang Barcode terblokir dan 107 Orang terhapus sehingga belum menerima Dana BLT Covid-19 Kementrian Sosial RI dari Tahap 1 hingga tahap ke 5.

Tak terima namanya terblokir, Dua orang mewakili dari 15 Orang yang belum menerima dana BLT Covid-19 Masyarakat di Desa Paku Beto Kec.Paku Kab. Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah mendatangi kantor Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur. Senin (28/9/2020)

Kedua warga tersebut, Wilson dan Gijut dengan di dampingi awak media Nkri Post Krismen  mendatangi kantor Dinas Sosial Kab. Barito Timur dan di sambut langsung oleh Kadis Sosial Ir. Riza Rahmadi di ruangan.

Diketahui Kadis Sosial Kabupaten Barito Timur Ir.Riza Rahmadi Baru menjabat sebagai Kadis Sosial di Kab.Barito timur dengan pelantikan pada Jumat 18/09/2020 yang sebelumnya Ia menjabat sebagai Kadis Pertanian Kab.Barito timur.

Di temui di ruangannya, Ir.Riza Rahmadi menjelaskan untuk Barcode yang terBlokir akan tetap menerima BLT dan akan diberikan undangan untuk menerima dana BLT Covid-19 Kementerian Sosial tersebut di kantor post.

“Mereka akan tetap menerima, kepada mereka akan dikirimkan undangan untuk proses pengambilannya melalui kantor pos. Ujar kadis Riza.

Lanjut kadis Sosial Ir.Riza Rahmadi menambahkan bahwa Dinas sosial Barito Timur telah menyurati kementerian Sosial RI agar membuka Barcode terblokir dan Pembatalan Penghapusan.

“Dinas Sosial kab.Barito Timur akan berusaha membuka Barcode terblokir lewat permohonan ke Direktur PFM Wil II di Kemensos RI di Jakarta lewat surat Email Tamiang Layang,7 september 2020 Perihal Permohonan Pembukaan Barcode Terblokir dan Pembatalan Penghapusan KPM BST Kementrian RI Di Kab.Barito Timur.”Papar Kadis Sosial.

Loading...

Ditegaskan kadis Sosial Ir.Riza Rahmadi,  “Adapun alasan permohonan kami adalah 453 KPM yang Barcode TerBlokir tersebut belum pernah menerima BST dari Tahap 1-5 di karenakan ketika BNBA keluar Barcode danom sudah terblokir di mana 453 Kpm barcode terblokir dan 107 KPM terhapus data tersebut layak menerima BST.”

Riza juga berharap persoalan Barcode terblokir dan Pembatalan Penghapusan cepat di selesaikan agar masyarakat dapat kembali menerima haknya.

“Semoga secepatnya pembukaan Blokir Barcode Danom KPM BST cepat teratasi dan warga masyarakat Barito Timur yang terblokir cepat menerima haknya.” Harap Kadis.

Selain surat permohonan pembukaan Barcode terblokir dan pembatalan penghapusan, Dinas sosial Barito Timur juga meminta penambahan 700 orang yang akan menerima BST.

Loading...

“Selain kami telah membuat surat permohonan pembukaan Barcode terblokir dan pembatalan penghapusan KPM BST Ke Direktur PFM Wil II Kemensos RI di Jakarta, kami juga minta penambahan 700 orang yang akan menerima BST selama Vandemi Covid-19.”Jelasnya.

Terakhir kepada perwakilan warga kadis berpesan agar warga yang belum menerima BLT Covid-19 dan sudah tedaftar serta mempunyai Kode BST agar verifikasikan kejelasan dana BLT Covid-19 yang belum di terima Khusus Warga Desa Paku Beto kec.Paku Kab.Barito timur.

Kepada kadis Sosial Ir.Riza Rahmadi, awak media Krismen berharap semua pihak dapat bekerja sama yang baik dalam menyalurkan dana BLT kepada 453 KPM yang TerBarcode juga kepada yang Barcode terBlokir serta terhapus tersebut.

Krismen juga berharap Semoga Kementerian Sosial RI/Direktur PFM WIL.II Kemensos RI cepat mengatasi masalah 453 Orang Barcode terblokir dan 107 Orang terhapus karena masyarakat sangat membutuhkan akibat Dampak pandemik Covid-19 .(*)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...