Kategori
Berita

Di Lamea, Kampanye SN-KT diawali dengan Tes Suhu Badan dan dihadiri oleh Investor


Malaka, Corpsnews – Tes suhu badan dilakukan oleh petugas Tim Pemenangan Pasangan Calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S.Sos yang akrab dikenal Kim Taolin. Paslon dengan tagline SN-KT itu berkampanye di Desa Lamea, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Sabtu (26/09/2020).

Sesuai pantauan, warga begitu antusias mendatangi lokasi kampanye Paslon SN-KT di titik pertama, Dusun Manlea Desa Lamea, Sabtu (26/09/20). Kedatangan warga disambut dan diawali dengan tes suhu badan.

Selanjutnya, undangan dipersilahkan mencuci tangan pakai sabun sebelum menempati kursi undangan yang telah disiapkan dalam kondisi jarak kurang lebih satu meter. Acara pertemuan berlangsung dalam suasana protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Di Desa Lamea, kampanye dalam bentuk pertemuan keluarga dalam rangka sosialisasi Paket SN-KT dilakukan di dua lokasi masing-masing Dusun Manlea dan Dusun Weakar. Warga memenuhi kursi undangan yang disiapkan di setiap lokasi kegiatan kurang lebih 50 sampai 60 orang.

Hadir dalam kampanye di antaranya calon Bupati, Simon Nahak, Ketua Tim Keluarga, Eduardus Klau, Anggota DPRD Kabupaten Malaka asal PKB, Paulo Roberto Taruk, sesepuh Malaka, Paulus Seran Bouk dan Hendrikus Bria, dan beberapa politisi di antaranya Emanuel Seran, Petrus Tey Seran dan Yosep Bria Seran.

Kampanye Paket SN-KT di Lamea Dihadiri Investor

Kampanye pasangan calon Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S.Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline SN-KT di tarung politik Pilkada Malaka dihadiri investor.

Calon Bupati, Simon Nahak dalam orasi saat kampanye di Desa Lamea Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka, Sabtu (26/09/20) mengatakan pembangunan untuk kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk investor.

Tanpa investor, kata Simon kemajuan daerah di segala bidang pembangunan belum tentu tercapai. Sehingga perlu dilakukan investasi untuk mengelola potensi wilayah baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

Malaka, demikian kata Simon Nahak, daerah yang kaya akan sumber daya alam. Akan tetapi, belum dikelola secara baik. Sehingga, Kabupaten Malaka masih jauh tertinggal dari daerah lain.

Ke depan, pemerintah akan memberi kesempatan seluas-luasnya kepada investor dengan menyiapkan regulasi yang menjamin keberlangsungan investasi di daerah jika mendapat kepercayaan rakyat untuk memimpin Malaka lima tahun ke depan.

Politisi senior, Petrus Tey Seran ketika diberi kesempatan bicara usai orasi politik tim kampanye mengatakan nampaknya pemerintah tidak punya kemauan yang kuat untuk membangun daerah. Sejak dimekarkan hingga saat ini, wajah Kabupaten Malaka belum berubah.

Padahal, wilayah Kabupaten Malaka punya kekayaan alam. Potensi di bidang pertanian dan perkebunan belum dikelola secara maksimal. Sehingga, sangat dibutuhkan pemimpin yang tepat untuk membangun Malaka ke depan.

“Paket SN-KT, dengan nomor urut 1, wajib kita pilih karena sangat tepat. Pak Simon dan Kim bisa membawa Malaka kepada perubahan,” kata Dody demikian akrab disapa.

Yakobus Bouk, salah satu investor yang hadir dalam acara kampanye ketika diberi kesempatan bicara mengatakan Malaka sangat kaya dengan potensi alamnya. Namun, berbagai pihak belum menaruh fokus perhatian pada investasi.

Dikatakan, Kabupaten Malaka masih termasuk daerah tertinggal karena berbagai potensi wilayah belum dikelola demi kesejahteraan rakyat.

Menurut Jack demikian akrab dikenal wilayah Kabupaten Malaka sangat cocok untuk pengembangan komoditi Sewangi Jaheku yang terdiri dari Srei Wangi, Jahe dan Kunyit dan bisa dikembangkan menjadi pilot project pembibitan.

Jack merasa terpanggil untuk membangun daerah asalnya lewat investasi komoditi-komoditi unggulan tersebut dengan jaminan pengelolaan dan hasil produksi yang maksimal, pendampingan dan pemasaran. Selain itu, dibangun pabrik-pabrik pengelolaan untuk menerima hasil produksi komoditi.

Demikian demikian, pendapatan daerah akan meningkat dan kemajuan daerah bisa tercapai. Selain itu, bisa menjadi ikon yang memperkenalkan Kabupaten Malaka baik di pasar domestik maupun mancanegara.
(Querido)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...