Kategori
Berita Kampus

Yudisium Akhir Program Ners, Ketua STIKes Maranatha Harap Lulusan ini Mampu Pertahankan Prestasi di NTT

14
Foto Ketua STIKes Maranatha Kupang, Stefanus M.Kiik, S.Kep. Ns.,M.Kep.Kom

Corpsnews.com, Kupang – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes), Maranatha Kupang Melaksanakan Yudisium Akhir program Studi Ners angkatan Ke-7 pada Jumat, (25/9/2020).

Yudisium ini digelar Melalui Surat keputusan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang No.044/STIKes Maranatha/SK.YD/IX/2020 Tentang yudisium akhir program pada Program Studi Profesi Ners STIKes Maranatha Kupang Tahun Akademik 2019/2020.

Hadir dalam kegiatan ini seluruh Civitas STIKes Maranatha Kupang diantaranya ;
Stefanus M.Kiik, S.Kep. Ns.,M.Kep.Kom, (Ketua STIKes Maranatha Kupang). Muhammad Saleh Nuwa, S.Kep.Ns,M.Kep (Wakil Ketua 1 STIKes Maranatha yang juga penanggung jawab Kurikulum). A. R. Vanchapo, S. Kep., M. M, (Ketua Penjamin Mutu STIKes Maranatha). Kl Made Merlin S.Kep., Ns.,M.Kep (Pembina Yayasan Maranatha), Drs.Samuel Sellan. Semua pejabat Struktural STIKes Maranatha, Dosen dan juga 89 mahasiswa Ners yang mengikuti Yudisium.

Stefanus M.Kiik S.Kep. Ns., M.Kep,Sp.Kep.Kom ‘Ketua STIKes Maranatha Kupang’ dalam sambutannya menghimbau walau belum juga berujung Kondisi Pandemi Covid-19 namun harus dipahami ini adalah sebuah realita, akan tetapi harapannya tidak mengurangi esensi besar dari kegiatan ini. disampaikannya juga agar lulusan ini mampu mempertahankan Prestasi yang diraih STIKes Maranatha sejauh ini dimana Uji Kompetensi Bidan Indonesia (IKBI) periode juli 2020 yang baru keluar pada tanggal 10 september Prodi Kebidanan STIKes Maranatha lulus UKOM untuk First taker/ baru pertama ujian 80,24% sedangkan keseluruhan (Reteker/yang sudah pernah ikut uji kompetensi dan First taker/baru pertama kali ikut uji kompetensi) 66,95%.

“Ada rasa bangga dan juga rasa gembira sekaligus terharu dalam ruang maya hari ini ketika kami menyaksikan usaha dan perjuangan keras selama satu bahkan dua tahun hari ini adalah puncaknya bagi pencari kebenaran ilmiah untuk diakui eksistensinya, peristiwa ini menjadi kebanggaan bagi kami selaku Institusi STIKes Maranatha Kupang.

Hari ini perjuangan dan pergumulan peserta yudisium telah terjawab, tentunya prestasi yang anda raih membuat anda bersyukur dan bersukacita akan tetapi jangan lupa karena masih ada tantangan dan tugas yang harus di hadapi hari esok. Oleh karena itu jadikanlah prestasi hari ini sebagai jembatan untuk mencapai masa depan yang lebih cerah, besar harapan kami bahwa lulusan ini untuk menyiapkan diri untuk menyongsong ini Kompetensi Ners Indonesia, yang akan di laksanakan pada tanggal 17-19 Oktober nanti.

Perlu kami informasikan hasil uji Kompetensi baik Bidan maupun perawat periode juli 2020 telah di umumkan pada tanggal 10 Septembr yang lalu dan hasilnya STIKes Maranatha Almamater Tercinta duduk sebagai peringkat satu dan kelulusan tertinggi untuk semua Kampus Kesehatan di NTT oleh karena itu angkatan ini perlu terus merawat prestasi ini sehingga terus meningkat presentasenya.” Ungkap Stefanus Kiik.

Foto Kaprodi Ners, Ni Made Merlin S.Kep.,Ns.,M.Kep. ‘Kaprodi Ners

Hal yang sama disampaikan Ni Made Merlin S.Kep.,Ns.,M.Kep. ‘Kaprodi Ners’ yang lebih akrab disapa mey saat di wawancarai memaparkan nilai yang di peroleh mahasiswanya rata- rata sangat baik adanya. di sampaikannya kali ini menunjukkan tren positif dimana kali ini lebih baik lagi dari yang lalu. 24 mahasiswa dari 89 Mahasiswanya merah IP 4.00, dan rata-rata 89 mahasiswa ini semuanya memiliki nilai yang baik dimana hanya sedikit selisihnya.

Loading...
Foto Smelti, Salah satu Mahasiswi Ners yang telah mengikuti Yudisium akhir.

Smelti, salah satu mahasiswi yang mewakili teman-temannya juga menyampaikan harapan dan terimakasinya kepda yayasan Maranatha NTT dan institusi STIKes Maranatha Kupang.

“disini saya mewakili teman-teman Ners angkatan ke-7 berterima kasih kepada institusi tercinta ini, kami banyak belajar tentang ilmu pengetahuan baik yang praktis maupun Teoritis dan semuanya bersifat memperluas wawasan.

Smelti menambahkan bahwa Pengalaman belajar di sini telah mengajari kami calon alumni untuk harus siap belajar dan bersaing di sekolah kehidupan yang sesungguhnya yaitu dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat sehingga kami di harapkan dapat memberikan kontribusi yang positif dan untuk teman-teman

setiap tahun setiap universitas memproduksi ribuan sarjana dimana kompetisi di dunia kerja akan semakin ketat sehingga kita harus mampu bersaing nantinya.”tutup smelti.

Loading...

*JR/Fiand*

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...