Kategori
Hukum

Polisi Mulai Dalami Kasus Pemukulan Wartawan di Duman

70
Polisi Mulai Dalami Kasus Pemukulan Wartawan di Duman

Corpsnews, NTB – Kasus pemukulan wartawan hariannusa.com atas nama Fitri sempat tak terpecahkan sebab belum adanya saksi, akibat hal tersebu pihak kepolisian polres Kota Matam sempat menolak laporan Fitri, namun keesokan harinya Kamis 24 September 2020 petugas dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) kepolisian Resort Matram mendatangi lokasi tempat kejadian untuk mengusut kasus tersebut.

Kedatangan Unit PPA ke lokasi diketahui pihak pemerintahan desa Duman dalam hal ini kepala dusun Duman Indah Hedri,”tadi ada petugas PPA yang datang kelokasi, merekonstruksi kejadian tapi saksi pada saat pemukulan itu yang tidak ada,”jelas Hendri Di kantor desa Duman, kabupaten Lombok Barat (Lobar), kamis (24/9)

Menurutnya ketidakadaan saksi terhadap pemukulan fitri dikarenaka tidak ada orang yang melihat fitri dipukul secara langsung,”masyarakat ramai setelah terjadi cekcok, nah yang melihat langsung mbak fitri di pukul tidak ada, saya pun datang setelah masyarakat ramai disana”jelasnya

Akibat hal itu unit PPA akan memanggil kedua belah pihak ke Polres,”katanya pihak PPA akan memanggil kedua belah pihak ke polres besok,”ungkapnya

Hendri yang dikonfirmasi media Membenarkan bahwa telah terjadi pemukulan terhadap saudari Fitri,”mbak Fitri di tendang bukan di pukul, berdsarkan pengakuan dari pelaku,”jelasnya

Baca Juga: Identifikasi Kasus Pemukulan Wartawati Tanpa Dihadiri Terlapor dan Korban

Lebih lanjut kepala desa Duman mengatakan kasus yang menimpa Fitri bukan sebuah pengeroyokan namun pemukulan oleh satu orang pelaku,”pemberitaan beberapa waktu lalau yang mengatakan bahwa saudari Fitri dikeroyok itu tidak benar kalau di pukul oleh satu orang iyya itu benar,”jelas kepala desa Duman Suhardi dikantornya, kamis (24/9)

Dia juga membenarkan pemukulan tersebut,”pemukulan itu memang benar terjadi kami tidak menutup nutupi hal itu,”tegasnya
Pihaknya sempat mau melakukan mediasi lanjutan namun Fitri sudah lebih dahulu memasukkan laporan kepihak yang berwajib, berdasarkan hal itu pihaknya belum melakukan tidakan lagi,”namun kami akan terus berusaha untuk memediasi mereka agar permaslahan ini tidak sampai keranah hukum,”harapnya

Loading...

Mengenai kerugian yang diderita Fitri Suhardi akan mencarikan solusi ketika proses mediasi berhasil dilakukan,”mengenai kerugian mbak fitri kita akan mintakkan berapapun kerugiannya kepada pihak pelaku, yang penting semuanya kembali aman seperti biasa,”tandasnya.

Saat ini pihak kepolisian sudah mulai mendalami kasus yang menimpa wartawan hariannusa tersebut,”kemarin sudah ada saksi yang di panggil pihak kepolisian,”jelas Fitri dikonfirmasi rekan media melalui layanan telfon, sabtu (26/9). (*)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...