Pilkada Belu, Akar Rumput Gerindra Semakin Mantap Melawan Keputusan Partai

Pilkada Belu, Akar Rumput Gerindra Semakin Mantap Melawan Keputusan Partai

73
Jose Manuel Tavarez

Corpsnews.com, Belu – Partai Gerakan Indonesia Raya dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 mendatang di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur telah menjatuhkan pilihan untuk mendukung pasangan petahana Willybrodus Lay – JT Ose Luan atau Paket Sahabat. Willy Lay sapaan akrab bupati incumbent ini adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Belu bersama Bakal Calon Wakil Bupati dan koalisinya telah mendaftar di KPU Kabupaten Belu pada hari terakhir pendaftaran Minggu, (06/09/2020).

Terkait dukungan Partai Gerakan Indonesia Raya kepada Calon Non Kader, menjadi issue paling hangat yang diperbincangkan di kalangan grass root belakangan ini. Pasalnya, dr. Agus Taolin adalah Kader Partai berlambang kepala Garuda tersebut yang mendaftar dan berproses di internal Partai besutan Prabowo Subianto tersebut malah ditinggalkan. Gerindra kemudian memberikan dukungan kepada Willy Lay dan Ose Luan yang notabene bukan Kader Partai.

Baca Juga: Kader Gerindra Belu Tak Dapat SK, Renato: Gerbongnya Boleh Disana, Tapi Penumpangnya Ada Disini

Berita Terkait: Prabowo Subianto Beri Rekom ke Petahana Kader Gerindra Belu Jiwa Dan Raga Kami Tidak Kesana, Tapi Ke Paket SEHATI

Diwawancara oleh media ini, salah satu simpatisan dan akar rumput militan Gerindra yang menamakan diri GARAM (Gerindra Akar Rumput Militan) Jose Manuel Tavarez atau yang akrab disapa Aje menyatakan bahwa proses dan mekanisme dukung mendukung sudah usai. Polemik ini sebenarnya lebih kepada hati nurani kami yang lebih melihat bahwa ada yang tidak bisa diterima oleh akal sehat dalam keputusan memberi dukungan. Aje menduga update informasi yang tidak menyeluruh oleh petinggi yang di Jakarta, sehingga fakta di lapangan seorang kader yang sudah mendaftar tapi tidak diberi rekomendasi.

“Dalam hal politik itu mungkin hal biasa. Tapi bagi kami barisan Gerindra Akar Rumput Militan (GARAM) Kabupaten Belu, kami tidak bisa meninggalkan Calon yang adalah kader asli yang mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA). Kami ini tidak ada dalam struktural, bukan juga sayap atau badan resmi partai. Jadi silahkan mau anggap kami atau tidak, tapi perlu diketahui dalam setiap agenda politik dan juga pesta demokrasi sejak puluhan tahun lalu pilihan dan afiliasi politik kami tidak jauh dari yang namanya Prabowo Subianto. Karena kami adalah Warga Baru (sebutan bagi warga Ex Timor – Timur pro Integrasi) yang secara emosional kami ke Prabowo bahkan sejak partai Gerindra belum ada kami ini sudah ada. Kami adalah militan – militan Prabowo Subianto yang sudah ada jauh hari sebelum beliau dirikan partai”, ujarnya.

KTA Partai Gerindra dr. Agus Taolin

Ketika disinggung soal mengapa GARAM Kabupaten Belu mendukung paket SEHATI dr. Agus Taolin dan Alo Haleserens padahal secara politik Gerindra mendukung petahana, Aje menegaskan bahwa sah – sah saja dalam politik. GARAM tetap pada pilihannya dan mendukung kader sendiri walaupun tak diakui.

“Pertimbangan soal dukungan kami sangat fundamental. Mengapa kami harus ke paket SEHATI (dr. Agus Taolin – Alo Haleserens)..?? Jawabannya adalah karena dr. Agus itu kader Gerindra. Kan beliau ada KTA-nya. Wily dan Ose kan tidak punya KTA Gerindra. Soal Partai Gerindra ke petahana itu urusan lain. Kami tidak mengurusi internalnya atau strukturnya. Toh akar rumputnya Gerindra juga yah kami – kami ini. Periode lalu kan Gerindra sudah dukung Willy, tidak dapat apa – apa 5 tahun ini. Lalu sekarang kita harus dukung lagi, yah itu mungkin strukturalnya kalau kami tidak. Kami tidak wajib ikuti arahan politik karena kami bukan bagian dari itu. Kami bebas mendukung siapapun”, tutur pria yang adalah Warga Ex Timor – Timur ini.

PEWARTA : NKRIPOST BIRO NTT

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat