Sosialisasi Pencalonan, Mantapkan Kesiapan Penyelenggara dan Peserta Pemilihan

Sosialisasi Pencalonan, Mantapkan Kesiapan Penyelenggara dan Peserta Pemilihan

68

Corpsnews.com, Jakarta – Dua hari jelang dibukanya tahapan pendaftaran calon pada Pemilihan 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kembali menggelar sosialisasi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), partai politik, akademisi dan masyarakat sipil pemantau pemilu, melalui aplikasi virtual, Rabu (2/9/2020).

Kegiatan webinar yang dimulai pukul 13.30 WIB diharapkan makin memantapkan pemahaman semua pihak terkait tahapan pencalonan ini yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, 4-6 September 2020.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, pada sosialisasi ini pihaknya yang diwakili Anggota I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi akan banyak menyampaikan terkait regulasi dan tata cara pemilihan, terutama di tengah pandemi Covid-19. “Yang membedakan dengan proses pencalonan sebelumnya,” ujar Arief.

Adapun dari Bawaslu RI yang diwakili Rahmat Bagja, Arief pun berharap dapat memberikan pemahaman terkait pengawasan, sementara dari masyarakat sipil yang diwakili Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini dapat memberikan masukan dan menyampaikan harapan publik terkait tahapan pencalonan.

Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, yang mendapatkan mandat menerangkan regulasi dan tahapan pencalonan, memulai pemaparan dengan menjelaskan sejumlah Peraturan KPU yang telah mengalami perubahan di antaranya PKPU 9 Tahun 2020 Tentang Pencalonan dan PKPU 10 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemilihan di tengah pandemi bencana nonalam.

Dia pun kemudian menerangkan tahapan dan jadwal, khususnya yang terdekat yaitu pencalonan, mulai dari tahap pengumuman pendaftaran, masa pandaftaran, verifikasi berkas hingga penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut.

Diakhir paparan Dewa menekankan tahapan pencalonan sangat penting, oleh karenanya perintah sosialisasi kepada semua pihak juga diberikan kepada jajaran di provinsi dan kabupaten/kota. Meski begitu dia juga mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan agar pelaksanaan tahapan berjalan lancar. “Prinsip kualitas pemilihan jadi utama, kedua penerapan protokol kesehatan,” ucap Dewa.

Dikesempatan selanjutnya Anggota KPU RI Divisi Hukum Hasyim Asy’ari menerangkan proses dan teknis pencalonan pada Pemilihan 2020, mulai dari dasar hukum UU 1 Tahun 2015, dilanjutkan dengan UU 8 Tahun 2015, UU 10 Tahun 2016 dan yang terbaru Perppu Nomor 2 Tahun 2020.

Loading...

Hasyim juga secara rinci menjelaskan tentang tata cara pendaftaran pasangan calon dari jalur partai politik atau gabungan partai politik, syarat pencalonan, pemeriksaan kesehatan terkait Covid-19, hingga ketentuan apabila ada calon tunggal. “Dilakukan sosialisasi selama tiga hari, dalam rangka untuk persiapan pendaftaran calon pada kesempatan kedua. Setelah itu dibuka pendaftaran tiga hari, apabila gabungan partai tidak ingin mengubah mengusung calon yang sama boleh saja, kalau gabungan partai membongkar koalisi dan mengusung calon lain tidak apa,” jelas Hasyim.
Sementara itu Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja menyampaikan tentang pengawasan berbasis teknologi pada Pemilihan 2020, strategi pengawasan lembaganya di setiap tahapan hingga dasar hukum penyelesaian sengketa.

Sedangkan Titi Anggraini mengawali paparannya tentang aspek strategis Pemilihan 2020, tujuan pencalonan demokratis mensyaratkan pemenuhan asas jujur dan adil, pencalonan yang rentan menyebabkan terjadinya konflik yang melibatkan massa, potensi proses pencalonan yang berimplikasi pada masalah hukum (sengketa), hingga kepedulian dan partisipasi publik pada tahapan pencalonan ini.

Diakhir webinar, diberikan ruang bagi para peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan untuk terwujudnya proses tahapan pencalonan yang sukses dan lancar di tengah pandemi Covid-19. (kpu)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat