Perkembangan Terakhir Jelang Pendaftaran Bapaslon Pemilihan 2020

Perkembangan Terakhir Jelang Pendaftaran Bapaslon Pemilihan 2020

69
Pilkada Serentak 2020

Corpsnews, Jakarta – Tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) peserta Pemilihan Serentak 2020 akan dimulai pada tanggal 4 hingga 6 September 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga telah melaksanakan verifikasi terhadap bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan yang akan melakukan pendaftaran bersamaan dengan pendaftaran bapaslon dari partai politik (parpol). KPU juga memberikan ruang kepada parpol untuk mengupdate Surat Keputusan (SK) kepengurusan.

“Perlu dipahami bersama, SK kepengurusan parpol dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota sebenarnya sudah ada di KPU, tetapi jika parpol akan mengupdate kepengurusan, mereka harus menyerahkan update tersebut paling lambat satu hari sebelum masa pendaftaran dimulai tanggal 4 hingga 6 September 2020,” tutur Ketua KPU RI Arief Budiman saat menggelar konferensi pers di Operational Room (Oproom) KPU RI, Selasa (1/9/2020).

Arief juga mengungkapkan, dari 16 parpol saat ini sebanyak 11 parpol yang telah memperbarui kepengurusannya. Untuk 5 parpol lainnya, apabila akan memperbarui data kepengurusan, maka KPU berharap bisa segera menyusul paling lambat 3 September 2020. Seluruh data terbaru kemudian akan divalidasi dan diunggah di laman KPU sebagai acuan bagi KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota dalam melaksanakan tahapan pendaftaran.

Sementara itu, Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik juga menjelaskan terkait perkembangan verifikasi bapaslon perseorangan. Untuk bapaslon perseorangan gubernur dan wakil gubernur, terdapat 2 bapaslon perseorangan di Provinsi Sumbar dan Kaltara. Namun pada akhir verifikasi, keduanya dinyatakan tidak memenuhi syarat dan tidak bisa melanjutkan proses pendaftaran pada tanggal 4 hingga 6 September 2020.

“Untuk bapaslon perseorangan di kabupaten/kota, terdapat 154 yang dinyatakan memenuhi syarat yang tersebar di 107 kabupaten/kota. Namun saat verifikasi, bapaslon di Kabupaten Karo mengundurkan diri, kemudian disusul 5 bapaslon dari Minahasa, Pangandaran, Manggarai Barat, Fakfak dan Kota Banjarmasin juga turut mengundurkan diri, sehingga tersisa 148 yang dilakukan verifikasi dan hasilnya 124 bapaslon belum memenuhi syarat, namun masih bisa melakukan perbaikan. Pada hasil akhirnya, mulai dari verifikasi, faktual hingga perbaikan, 23 bapaslon telah memenuhi syarat dan setelah perbaikan terdapat 47 bapaslon memenuhi syarat, sehingga total 70 bapaslon perseorangan dapat mengikuti pendaftaran pada tanggal 4 hingga 6 September 2020,” jelas Evi di depan awak media.

Pada kesempatan yang sama, Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi juga menjelaskan bahwa prinsip pendaftaran bapaslon pada tanggal 4 hingga 6 September 2020 adalah keabsahan pendaftaran. Bapaslon harus hadir ke kantor KPU di wilayahnya untuk mendaftar, apabila berhalangan harus jelas alasannya, pendukung yang hadir juga dibatasi dan protokol kesehatan juga diterapkan dalam proses pendaftaran tersebut. KPU terus sosialisasikan tahapan pencalonan tersebut kepada semua pihak.

“KPU juga telah mengatur bahwa syarat bapaslon membawa hasil Swab PCR tersebut sebagai bagian yang menentukan saat pendaftaran, yaitu apakah bapaslon tersebut bisa langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan atau tidak,” pungkas Dewa. (kpu)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat