Pulihkan Fungsi Sungai Popayato, Pemdes Marisa Akan Konsultasi Ke BPDAS Gorontalo

Pulihkan Fungsi Sungai Popayato, Pemdes Marisa Akan Konsultasi Ke BPDAS Gorontalo

66
Kepala Desa Marisa Arifin Tuda

CORPSNEWS,GORONTALO –  Pemerintah Desa Marisa Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato menyambut baik upaya pemulihan hutan sebagai penyanggah Daerah Aliran Sungai (DAS) oleh BP DAS-HL Provinsi Gorontalo.

Kepala Desa Marisa Arifin Tuda, Kamis (28/8/2020) mengatakan, untuk memulihkan hutan penyangga terutama sungai Popayato yang melintasi wilayahnya, pihaknya berencana akan konsultasi ke BPDAS-HL Gorontalo.

Arifin Tuda menjelaskan keinginan untuk konsultasi tidak lain bertujuan mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga DAS, sebagaimana dilansir dari mediagorontalo.com

Didesak kapan rencana konsultasi dengan BPDAS-HL itu, alumni Universitas Gorontalo tersebut mengatakan dalam waktu dekat ini. Insya Allah awal bulan depan kita akan ke BPDAS-HL.

Motivasinya beber Arifin Tuda, BPDAS-HL sesuai penjelasan bapak Kepala pada pemberitaan media beberapa waktu yang lalu mengatakan, pihaknya akan menyediakan bibit tanaman buah secara gratis dalam rangka pemulihan atau normalisasi hutan diwilayah DAS.

“ini yang akan kami tindak lanjuti dengan proposal, setelah konsultasi dengan pihak BPDAS-HL GORONTALO. ” Urainya.

Pihaknya kata Arifin Tuda, termotivasi dari program pemulihan hutan oleh BPDAS-HL yang berfokus pada penyediaan bibit tanaman tahunan melalui komoditi buah – buahan. Selain fokus pada penyediaan bibit tanaman tahunan, Pihaknya pun berharap kedepannya hutan ini akan menjadi penyangga DAS diwilayahnya.

Ia menambahkan harapannya bahwa upaya pemulihan DAS tersebut bisa berdampak positif terhadap masyarakat Desa Marisa terutama dari sektor ekonomi.

Loading...

Pada pemberitaan sebelumnya, BPDAS-HL Bone Bolango Provinsi Gorontalo akan mengoptimalkan pelestarian hutan terutama pada wilayah – wilayah kritis dan terdampak banjir serta longsor.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPDAS-HL Bone Bolango Provinsi Gorontalo M. Tahir, SP, M.Si, Selasa (21/8/2020) sebagaimana dilansir dari mediagorontalo.com.

Dijelaskan M. Tahir, pihaknya memfokuskan wilayah DAS dan HL yang sudah kritis diakibatkan bencana alam banjir dan HL yang sudah kritis diakibatkan bencana alam banjir dan longsor.

Titik – titik pegunungan diwilayah DAS-HL yang sudah gundul dan mengalami kerusakan akibat aktifitas perkebunan, kata M. Tahir, untuk dilakukan penanaman kembali.

Loading...

“kami siapkan bibit buah secara gratis” kata M. Tahir.

BPDAS-HL membuka ruang bagi kepala Desa yang secara geofrafis Desa tersebut mempunyai wilayah kemiringan diatas 30 persen dan telah gundul akibat aktifitas perkebunan oleh warga,  tutup M. Tahir. (abduh hasan)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat