Diduga Kadisdikpora Kampar Terima Upeti Dari Kepala Sekolah SDN 012 Rumbio Jaya

5

Kampar,Riau. Corpsnews.com.

Pelaksanaan perehapan atap gedung sekolah SDN 012 Tuah Indrapura, kecamatan Rumbio jaya, kabupaten Kampar, Propinsi Riau, banyak memakai Kayu bekas bangunan lama tapi tidak tersentuh hukum, diduga Kepala Dinas pendidikan dan kepemudaan olahraga (KADISDIKPORA) Kampar telah menerima Upeti dari kepala sekolah.

Dari pantauan Tim wartawan dan lembaga Aliansi Indonesia, banyak di temukan kayu bekas lama di pasang pada kuda kuda atap bangunan SDN 012 Tuah Indrapura, Kepala sekolah SDN 012 (H.Arianto M.Pdi) saat di konfirmasi Tim wartawan di ruang guru sekolah Jum’at 7/8/2020 menjelaskan bahwa”, perehapan gedung sekolah ini, untuk kuda kuda kami beli Kayu dari luar sesuai kebutuhan, kayu yang bisa di pakai, kami pakai, dan yang tidak bisa di pakai kami kumpulkan di sebelah sana itu yang kami ganti”, jelas Kepsek.

Kepsek (H.Arianto M.Pdi) menambahkan pembangunan perehapan gedung sekolah seperti kami ini, banyak yang lebih parah ketimbang bangunan kami, tapi yang itu tidak pernah ada masalah, sementara kami ini tidak lepas dari pengawasan Dinas pendidikan, bahkan fasilitator dari dinas pendidikan tetap mengawasi kami, jadi menurut kami semua sudah sesuai”, ujar Kepsek.

Demikian halnya kata (Afrizon) Kabid Dana Alokasi Khusus dari dinas pendidikan Kampar mengatakan bahwa,
“Namanya rehap bangunan tidak masalah memakai bahan bekas bangunan lama selagi masih bisa di pakai”,Ucap Kabid.

Namun sayangnya, ketika Tim Media meminta peraturan dan ketentuan yang membenarkan boleh atau tidak memakai bahan bekas bangunan lama untuk rehap ke Kabid, tapi sayang Kabid mengarahkan wartawan untuk menjumpai bagian fasilitator yang ada di wilayah itu”,jelas Kabid.

Hal ini diduga Kabid menutup nutupi sesuatu, seolah-olah Kadispora Kong kalikong dengai penyelenggara sampai pelaksana lapangan.

Disisi lain Wartawan Corpsnews.com meminta tanggapan kepada Ketua JPKP DPW Propinsi Riau (Hotner Nainggolan) di kantornya jln Nangka Kompleks patung Kuda Blok F No 85 Pekanbaru tentang sikap JPKP terhadap permasalahan pelaksanaan pembangunan Rehap bangunan atap gedung sekolah SDN 012 Tuah Indrapura yang memakai kayu bekas, menjelaskan bahwa, “temuan itu harus di tindaklanjuti sampai ke pelaporan, sebab pembangunan gedung pemerintah, yang sumber dananya dari pemerintah tidak boleh asal jadi, semua sudah terencana, mulai dari kualitas, kekuatan, dan masa ketahanan bangunan,

Loading...

Hotner Nainggolan Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan DPW Propinsi Riau, meminta kepada Kejari Kabupaten Kampar, untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan, terhadap pelaksanaan dan penyelenggara pembangunan yang banyak memakai bahan bahan bekas, yang disinyalir menghemat anggaran, sementara dana yang di gelontorkan pemerintah untuk rehap bangunan SDN 012 sangat besar, dan ini tidak bisa di biarkan “, terang Ketua JPKP. (D.Hatahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat