Perehapan Gedung Sekolah SDN 012 Rumbio Jaya Diduga Mark-up Anggaran

15

Kampar,Riau Corpsnews.com,

Perehapan atap gedung sekolah SDN 012 Serta mobiler, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Tahun anggaran 2020 sumber dana APBD sebesar Rp.642.000.000 (Enam ratus empat puluh dua juta rupiah) dengan pelaksanaan Swakelola, diduga MARK-UP.

Dari pantauan Tim Wartawan Corpsnews.com dan Lembaga Aliansi Indonesia Bidang intelijen dan aset negara, Jum’at 7/8/2020 ditemukan Kayu bekas bangunan lama di pasang pada kuda kuda atap bangunan. yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

Kepala sekolah SDN 012 (H.Arianto M.Pdi) saat di konfirmasi wartawan  di ruang guru yang di dampingi  seorang guru bermarga Sihotang, terkait dengan kebenaran pemasangan kayu bekas lama pada kuda kuda bangunan atap sekolah yang sedang di bangun itu” Kepsek (H.Arianto S.Pdi) menjelaskan pertanyaan bapak itu pertanyaan memejokkan saya, saya punya Pin ini seraya menunjukkan pin di dadanya, jadi saya mengerti pertanyaan bapak itu”, ujar kepsek

Kayu yang kami beli bersama kepala tukang sudah sesuai dengan kebutuhan dalam juknis, jadi mana kayu yang bisa dipakai  tetap dipakai, mana yang tidak bisa  dipakai baru di ganti, bekasnya ditumpukkan disebelah. kekurangan itulah yang kami beli secukup dana yang ada dalam RAB, karena kayu lama jauh lebih bangus, ketimbang kayu yang baru, sebab  ukuran kayu lama  jauh lebih pas di bandingkan dengan kayu sekarang”, jelas Kepsek.

Lanjut kepsek, pelaksanaan kegiatan pembangunan rehap sekolah ini tidak lepas dari pengawasan Dinas pendidikan kabupaten Kampar dan ada Fasilitatornya yang mengawasi pekerjaan kami, jadi saya tidak main-main dengan anggaran sebesar Rp.642.000.000 (Enam ratus empat puluh dua juta) ini sudah sesuai dengan kebutuhan bahkan ada yang kurang, kami tambah di luar anggaran “, ujar Kepsek.

Sama halnya dengan yang di sampaikan Kabid Dinas pendidikan yang membidangi Dana Alokasi Khusus (DAK) Afrizon, ketika wartawan mengkonfirmasi Kabid (Afrizon) melalui telepon selulernya menjelaskan bahwa, “namanya rehap boleh boleh saja memakai kayu bekas lama, dan pekerjaan kami ada yang mengawasi, fasilitator kami ada di sana”, terang Afrizon.

Namun menurut Tokoh pemuda Kampar berinisial (AW) yang biasa melaksanakan kegiatan proyek pemerintah di Kampar menjelaskan bahwa  ,”Anggaran untuk rehap atap sekolah Enam ruangan sebesar Rp.642.000.000 itu patut di pertanyakan, dan itu  dapat diduga mark-up anggaran, Apalagi memakai kayu bekas lama, Kepala sekolah dan tukang ada indikasi bekerjasama  menghemat bahan, agar bisa mendapat keuntungan lebih besar lagi, dan itu sudah mengurangi kwalitas bangunan”, ujar tokoh pemuda Kampar.

Loading...

Disisi lain Wartawan Coprsnews.com minta tanggapan dari Sekretaris JPKP DPW Provinsi Riau (Syafri Effendi Nasution) terkait dengan adanya pembangunan rehap atap sekolah SDN 012 Tuah Indrapura, kecamatan Rumbio Jaya, yang kuda kuda atap bangunannya memakai kayu bekas lama menjelaskan bahwa,”Pembangunan itu perlu di pertanyakan kepada Kadis  Dispora Kabupaten Kampar (M.YASIR) apakah pembangunan itu sudah sesuai ketentuan atau tidak, jika tidak sesuai ketentuan, kami minta kepada Kadis agar bangunan itu di bongkar kembali dan harus di ganti sesuai dengan ketentuan juknisnya, sebab bangunan itu adalah bangunan pemerintah, jadi tidak bisa bangunan asal jadi”, ujar Sekretaris JPKP.
(D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat