Jual Beli Buku LKS Di SMPN 2 Rumbio Diduga Ada Kerjasama Dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar

Jual Beli Buku LKS Di SMPN 2 Rumbio Diduga Ada Kerjasama Dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar

63

Corpsnews Kampar, Riau – Marak praktek jual beli buku LKS di tingkat SDN sampai SMPN di Kabupaten Kampar diduga ada permainan dan kerjasama antara Dinas pendidikan, kepala sekolah dan Distributor.

Banyak orangtua wali murid yang tidak setuju dengan jual beli Buku LKS yang di adakan di sekolah sekolah, tapi sayang orangtua wali murid dengan terpaksa wajib membeli buku, disebabkan tidak ada yang berani melapor,

Orang tua wali murid saat di konfirmasi wartawan, kenapa tidak di laporkan pungutan itu, ” sebahagian orangtua wali murid mengatakan takut anaknya jadi korban, kami takut anak kami tidak dapat mengikuti mata pelajaran nanti jika tidak memiliki buku LKS, apalagi sekarang belajar nya jarak jauh, murid dan guru tidak bisa bertatap muka langsung, jadi kami terpaksa mengupayakan uang untuk bayar buku LKS itu”, ujar wali murid.

Sementara Dimasa sulit akibat pandemi Covid-19 ini, Bupati kampar telah mengeluarkan surat edaran melalui kepala dinas pendidikan kampar dengan nomor surat 420 /Dikpora-dikdas/837/2020 tentang larangan pungli di sekolah berbentuk apapun dan alasan apapun. Jadi apa pun bentuk pungutan di sekolah sekabupaten Kampar sudah DILARANG, sesuai dengan surat edaran tersebut.

Lain hal nya dengan dengan Kepala sekolah SMPN 2 Rumbio (Rh) yang tidak mau mengindahkan larangan pemerintah tersebut, (Rushan) masih tetap melakukan pungutan, dengan melaksanakan Jual Beli buku LKS di sekolahnya, alasannya yang menjual buku LKS itu ketua KOMITE sekolah kami (Munir) dan bukan kami saja yang jual beli Buku LKS di Kampar ini, Hampir semua sekolah jual Beli buku LKS”, ungkap Kepsek.

Menurut pengakuan (Munir) dia sudah dua puluh tiga tahun jadi ketua komite di sekolah SMPN 2 ini tidak ada persoalan jual beli LKS, Kenapa baru sekarang wartawan mempertanyakan jual beli buku LKS”, ujar Munir (Ketua Komite)

Hal ini diduga Kepsek SMPN 2 (RH) sudah lama bekerjasama dengan Ketua Komite menjalankan aktivitas jual beli buku LKS dan kutipan kutipan lain yang mengatasnamakan Ketua Komite, dengan alasan sesuai hasil rapat orangtua wali murid. dengan pembuktian ada daftar hadir  rapat.(D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat