Edukasi Masyarakat Kota Kupang, GPS Selenggerakan Lomba Kebersihan Antar Kelurahan Se-Kecamatan Maulafa

4
Foto bersama seusai Lomba Kebersihan dan di bagikan hadiah.

Corpsnews.com, Kota Kupang – Menyongsong HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, tidak luput pula Gerakan Peduli Sampah (GPS), Kupang lakukan satu agenda dengan jenis kegiatan lomba kebersihan antar kelurahan se- Kecamatan Maulafa yang disponsori oleh Bank NTT, Manusia Event, Biro Umum Setda NTT.

Kemudian Panitia GPS Campaingn menyampaikan hasil juara lomba kebersihan Kepala Lurah se- Kecamatan Maulafa yang hadir sebagai undangan Serimonial yang tepatnya di Aula Kantor Kecamatan Maualafa, Kota Kupang, Provinsi NTT. Selasa (18/08/2020) Pagi

Dalam hasil pengumuman lomba kebersihan yang di bacakan oleh Bapak Stef Surat label salah satu juri, menetapkan Kelurahan Penfui sebagai Pemenang dari sembilan (9), kelurahan yang mengikuti ajang tersebut, dengan hadia utama tabungan senilai Rp. 2.500.000 dan piala sebagai penghargaan.

Ketika seremononial berlangsung Orson Basoeki selaku Koordinator Umum GPS Kupang menyampaikan banyak terimakasi kepada Gubernur NTT (VBL), yang sudah menjadi inspiratif dalam gerakan pembasmi sampah yang tercecer disudut perkotaan.

“Barometer awal Gerakan Peduli Sampah ini dari Bapak Gubernur NTT, yang manakala dulu Gubernur kita mencintai lingkungan dalam menata kebersihan dengan memanajemen sampah dipinggir jalan dengan maksimal”, jelasnya

Tambah Koordinator, tujuan GPS melakukan aksi kebersihan setiap minggu (hari sabtu), untuk menyadarkan masyarakat dari kepura-puraan agar bisa memanejemen sampah anorganik ini pada TPS yang disediakan.

“Lurah dan RT/RW harus terus proaktif untuk mengontrol masyarakat dengan cara mengedukasikan masyarakat agar budayakan moral dalam menjaga kebersihan,” ujarnya

Dengan momentum lomba ini bukan menjadi akhir dalam gerakan kepedulian kita, namun ini menjadi tolak ukur kepada kita untuk tetap terus berkiprah dalam menyelamatkan Wajah kota kupang dari wajah kusam yang ditonton publik. Tutupnya

Loading...

Kesempatan bergantian, George Hadjo berjabat Biro Umum Setda NTT menjabarkan bahwa, jika NTT ingin menjadi kota yang terbersih di Indonesia, maka semua elemen harus bangkit dan sadar akan kepedulian dengan menjaga wajah kota ini dari sampah.

“Gubernur bilang bangkit, itu harus kita bangkit dari semua aspek kehidupan bukan hanya bangkit di hal – hal tertentu”, tegasnya.

Lanjutnya, jika restorasi menjadi mata perubahan yang indah dipandang subjek, maka semua dari pihak baik dari lapisan Masyarakat, Lurah RT/RW, Pemerintah Kota tetap menjaga budaya kolektife dalam komitment menjaga nilai objektif dari kebersihan.

*Pewarta Fren/Corpsnews*

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat