Perehapan Gedung Sekolah SDN 012 Rumbio Jaya Diduga Banyak Pakai Kayu Bekas

9

Kampar, Corpnews.com, Riau.

Penggunaan Anggaran  Dana Alokasi Khusus (DAK) Rehap gedung sekolah SDN 012 Serta mobiler, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Tahun anggaran 2020 sebesar Rp.642.000.000 (Enam ratus empat puluh dua juta rupiah) diduga MARK-UP.

Dari pantauan Tim Wartawan dan Lembaga Aliansi Indonesia Bidang intelijen dan aset negara, Jum’at 7/8/2020 ditemukan Kayu bekas bangunan lama di pasang pada kuda kuda atap sekolah.

Wartawan minta keterangan kepada kepala sekolah SDN 012 (H) di ruang guru yang di dampingi  seorang guru Kelas, dengan pertanyaan Apakah benar kayu yang kami lihat di kuda kuda atap itu bekas kayu lama pak kepsek,” Kepsek menjawab, pertanyaan bapak itu pertanyaan memejokkan saya, saya punya Pin ini seraya menunjukkan pin di dadanya, jadi saya mengerti pertanyaan bapak itu”, ujar kepsek

Kayu yang kami beli bersama kepala tukang sudah sesuai dengan kebutuhan dalam juknis, jadi mana kayu yang bisa dipakai  tetap dipakai, mana yang tidak bisa  dipakai baru di ganti, bekasnya ditumpukkan disebelah. kekurangan itulah yang kami beli secukup dana yang ada dalam RAB, karena kayu lama jauh lebih bangus, ketimbang kayu yang baru, sebab  ukuran kayu lama  jauh lebih pas di bandingkan dengan kayu sekarang”, jelas Kepsek.

Lanjut kepsek, pelaksanaan kegiatan pembangunan rehap sekolah ini tidak lepas dari pengawasan Dinas pendidikan kabupaten Kampar dan Inspektorat, jadi saya tidak main-main dengan anggaran sebesar Rp.642.000.000 (Enam ratus empat puluh dua juta) ini sudah sesuai dengan kebutuhan bahkan ada yang kurang, kami tambah di luar anggaran “, ujar Kepsek.

Menurut Tokoh pemuda Kampar berinisial (AW) yang biasa melaksanakan kegiatan proyek pemerintah di Kampar menjelaskan bahwa  ,”Anggaran sebesar Rp 642.000.000, untuk rehap Atap sekolah Enam ruangan patut di pertanyakan, dan di indikasikan  MARK-UP Anggaran, Apalagi memakai kayu bekas lama, itu cara Kepala sekolah dan tukang menghemat bahan agar mendapat untung lebih besar.

Dampak dari memakai bahan kayu bekas secara otomatis mengurangi mutu  bangunan, mengurangi masa waktu bangunan, sebab semua bahan bangunan mempunyai batas pakai/ Limit,

Loading...

Saat wartawan Corpnews.com mengkonfirmasi Kepala Dinas pendidikan Kampar melalui Kabid bagian DAk (Afrizon) melalui telepon selulernya, terkait adanya temuan Kayu bekas lama pada kuda kuda bangunan sekolah di sekolah SDN 012 Rumbio jaya menjelaskan bahwa, “Untuk rehap atap sekolah boleh memakai kayu bekas lama, dan untuk mendapatkan informasi tentang  dana DAK tanyakan saja ke Fasilitator, semua kegiatan sudah ada di Fasilitatornya”, ujar Afrizon

Hal ini Kadis Dispora kabupaten Kampar, perlu terbuka memberikan informasi kepada masyarakat, agar jangan sampai terjadi Simpang siur memberikan informasi kepada publik, sebab di lapangan banyak pembangunan rehap sekolah yang memakai bahan kayu bekas, (D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat