Pekerjaan Semenisasi Dinas Perumahan Pemukiman Kampar Di Desa Aur Kuning  Tidak Memakai READY-MIX Beton

Pekerjaan Semenisasi Dinas Perumahan Pemukiman Kampar Di Desa Aur Kuning  Tidak Memakai READY-MIX Beton

65

CORSNEWS, KAMPAR – Pelaksanaan pembangunan Turap dan semenisasi, di Desa Aur kuning Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, sumber dana dari anggaran APBD tahun 2020 diduga tidak memenuhi ketentuan standard proyek pemerintah yang tertuang  dalam RAB, memakai Beton Ready mix.

Menurut informasi narasumber yang namanya dirahasiakan menjelaskan bahwa “Pelaksanaan kegiatan pembangunan proyek di Desa Aur Kuning diduga tidak Sesuai dengan bahan material yang di tentukan dalam RAB, dimana dalam RAB Bahan proyek pemerintah yang di gunakan untuk jalan semenisasi bahan Beton Ready mix, ada empat kegiatan pembangunan proyek dengan Anggaran dari APBD kabupaten Kampar yang sudah selesai pekerjaannya. Tiga titik diantaranya Semenisasi, dan satu titik pembangunan turap, Sementara dalam pantauan Tim, bahan campuran Semenisasi di lapangan, satu sak Semen, dua Grobak pasir, Tiga grobak Kerikil di aduk sekaligus dengan mesin molen”, ujar Narasumber.

Lanjut narasumber, proyek itu di dapatkan oleh kontraktor, penunjukan Langsung (PL) dari Dinas Perumahan Pemukiman (PERKIM) Kabupaten Kampar,  diduga di alihkan lagi pekerjaannya kepada pihak lain untuk melaksanakan proyek tersebut”, Terang narasumber.

Kemudian Awak Media mengkonfirmasi Kepala Desa Aur Kuning (idam) melalui telepon selulernya Senin 10/8/2020, terkait dengan kebenaran informasi adanya pembangunan proyek yang sumber dananya dari APBD  Kabupaten Kampar,

Saat wartawan konfirmasi Kepala Desa Aur Kuning (Idam) menjelaskan bahwa proyek itu benar adanya, dan Kades banyak memberikan keterangan kepada wartawan tentang Proyek tersebut, diantaranya proyek itu benar adanya, kemudian kegiatan pembangunan,1 titik turap ukuran panjang 37 Meter, semenisasi 3 titik namun untuk ukuran panjang masing-masing jalan Semenisasi saya tidak bisa jelaskan takut salah sebut, dan jumlah anggaran bangunan saya tidak tahu kalau tidak melihat papan informasi”, jelas Kades.

Lanjut Kades, Namun untuk bahan yang kami gunakan di pembangunan semenisasi itu, Semen, pasir dan kerikil, alat yang kami gunakan untuk mengaduk Semen, menggunakan mesin Molen Diesel bermerek Tiger yang masih baru sampai selesai, jadi kalau mutu untuk pekerjaan menurut kami sudah sesuai, apalagi kami tetap di awasi oleh kepala PPTK yang bernama Yuli, Bu Yuli sekali tiga hari turun ke lokasi”, terang Kades.

Wartawan corpnews.com mengkonfirmasi Kepala PPTK (Yuli) terkait dengan adanya pengalihan pelaksanaan pekerjaan proyek dari pihak ke tiga kepihak lain, Yuli membantah bahwa peralihan dari pihak ke-tiga kepihak lain itu tidak benar, kemudian untuk masalah Semen yang kami gunakan di Aur kuning, Campuran semen berukuran 1 sak Semen,2 Grobak pasir,3 grobak Kerikil, ukuran mutu kami tidak memakai mutu, jadi bukan K 175 sebagaimana yang di sampaikan narasumber, Karena kami tidak memakai Ready mix Beton, pasalnya Mobil tidak bisa masuk ke lokasi, sehingga kami melaksanakan pekerjaan itu manual memakai mesin Molen”, jelas Yuli.

Disisi lain Wartawan Corpnews.com minta tanggapan Wakil Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan pembangunan (JPKP) DPW Provinsi Riau ( Iwansa Nasution)  terkait dengan pelaksanaan pembangunan di desa Aur kuning yang diduga tidak sesuai ketentuan RAB, Iwansa  minta kepada Kepala dinas PU Perkim Kampar, mengambil sampel untuk di uji lep ke laboratorium, apakah campuran semen yang di gunakan semenisasi tersebut sudah memenuhi standard atau tidak, jika tidak Sesuai standard, pihak dinas PU perlu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku, paling tidak di bongkar kembali dan diganti”,terang Wakil ketua. (D.Harahap/ CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat