Diduga Kepala Sekolah SMPN 2 Rumbio Perjual Belikan Buku LKS Kepada Siswa

2

Kampar,Riau Corpnews.com,Riau.

Penjualan Buku LKS di setiap sekolah di tingkat SDN dan SMPN sekabupaten Kampar jadi perbincangan di kalangan masyarakat yang kurang mampu.

Dimana kebutuhan hidup masyarakat saat ini  sangat sulit,beberapa upaya dilakukan pemerintah untuk memperbaiki perekonomian masyarakat namun tetap  belum tercapai, sesuai dengan harapan, upaya sudah dilakukan pemerintah pusat maupu pemerintah Daerah, khususnya di Kabupaten Kampar,

Untuk kelancaran Pendidikan, Dispora Kabupaten Kampar mengeluarkan Surat Edaran di Bangkinang, pada tanggal 11 Juli 2020 yang melarang guru untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun, dan dari pihak manapun, baik peserta didik maupun Orangtua peserta didik. Dari cara seperti ini, sudah termasuk meringankan beban masyarakat.

Dimana dalam surat edaran tersebut menjelaskan sesuai surat Sekretaris Daerah Nomor 100/TAPEM/177 Tentang Rekomendasi LKPJ Bupati Kampar 2019 tanggal 25 Juni 2020, berdasarkan hasil pembahasan, dan disampaikan kepada masyarakat bahwa Sekolah DILARANG melakukan pungutan liar dalam bentuk apapun.

Namun sangat di sayangkan, kepala SMPN 2 Rumbio Kecamatan Kampar (Rushan) di temukan Tim wartawan melakukan jual beli buku LKS kepada seluruh siswa, dengan harga Rp 10.000 per Eksemplar, hal ini dapat diduga sangat memberatkan masyarakat.

Saat wartawan menghubungi kepala sekolah SMPN 2 Rumbio Kecamatan Kampar (RS) Melalui telepon selulernya Senin 10/8/2020 mengakui bahwa jual beli buku LKS memang benar adanya, tapi tolong jangan sampai di publikasikan , dan untuk lebih jelasnya ketua komite minta jumpa kepada kepala sekolah supaya masalah jangan sampai menyebar luas kemana mana, sebab masalah LKS sudah saya serahkan ke ketua komite”, ujar kepsek.

Jika mengacu Kepada surat edaran yang di keluarkan Kadispora tertanggal 11 Juli 2020 Kepala sekolah dapat diduga telah melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Loading...

Hal ini pihak Dinas pendidikan kabupaten Kampar dan inspektorat perlu mengambil tindakan tegas Kepada kepala sekolah yang melakukan pungutan liar, khususnya Kepada kepala sekolah yang sudah melaksanakan jual beli buku LKS. (D.Harahap/CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat