Penganiayaan, Guru SMP Atap Satu Peke Terhadap Siswanya

Penganiayaan, Guru SMP Atap Satu Peke Terhadap Siswanya

8

Corpsnews, Malaka – Ditengah arus ombang-ambing global pandemic covid 19 sangat berdampak pada pendidikan dalam mencerdaskan anak bangsa yang realistis. Untuk menjaga distabilitas pendidikan dalam pandemi ini maka banyak kebijakan dari Mendikbud untuk menyelamat siswa-siswi dalam krisis yang sekarang dihadapi. Dan lebih dasarnya agar jangan terjadi tindak praktik kekerasan guru terhadap siswa.

Ketika media mewawancarai korban yang berinisial AT dikediaman Desa Lamea, Kecamatan Wewiku menyampaikan bahwa, tindak praktik kekerasan guru berinisial IL ini mebuat kami sangat traumatic untuk mau melanjutkan sekolah karena cara mengayomi guru terhadap kami tidak berasaskan pendidikan formal lagi. Jumat (07/08/2020) Malam

“Gara-gara saya tidak kesekolah satu hari saja, saya dipukuli seperti binatang saja”, tandas Siswi Kelas VII A ini

Lanjut AT, waktu kami tidak kesekolah karena kami ditahan tim relawan covid 19 diperbatasan, sehingga mereka suruh kami untuk pulang kembali kerumah

“Hari rabu saya tidak kesekolah dan ketika hari kamisnya saya kesekolah ibu guru dengan alasan kami tidak kesekolah itu sehingga dengan kayu rotan untuk memukul di Pantat dan tangan sebanya sepuluh kali”, ujar AT

Korban menambahkan bahwa, pukulan ibu guru IL ini sampe sekarang masih membekas dengan pantat yang bengkak (Luka Dalam) dan tangan tasalah tulangnya.

Dalam tempat yang pisah, salah satu korban aniaya dari guru IL yang berinisial AL merumuskan bahwa, dalil dari guru IL pukul kami adalah disaat kami tidak kerja tugas dan ada catatan.

“Ibu guru pukul saya dua kali di pantat bengkak sampai sekarang” pungkas siswi kelas VII B

Loading...

AL meneruskan, ketika kami siswa-siswi salah tolong tegurlah dengan cara kemanusiaan, karena kami butuh binaan dan didikan dari seorang pedidik yang profesional. Tutupnya

Setelah itu Keluarga dari dua siswa korban ini mengharapkan agar Kepala Sekolah berikan evaluasi terhadap dia, dan kalo memang tindakan dia melewati dari etika pendidikan maka pihak kepolisian bisa menyakapi perihal tersbut.

Corpsnews/Fren Klau

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat