Mahasiswa Malaka Muhammadiyah Kupang Kembali Mengabdi Untuk Masyarakat

Mahasiswa Malaka Muhammadiyah Kupang Kembali Mengabdi Untuk Masyarakat

65
Masyarakat Yang Hadir Dalam Seramonial Pembukaan Baksos HM3 Kupang

Corpsnews, Malaka – Mahasiswa Malaka yang menempuh atau menganyam pendidikan di Universitas Muhammadiyia Kupang yang saat ini tergabung di salah satu Organisasi Himpunan Mahasiswa Malaka Muhammadiyia (HM3) Kupang, kembali mengedukasikan masyarakat dengan nilai indikasi berbakti sosial. Kegiatan seramonial kemah bakti ini dihadiri oleh beberapa elemen rupanya seperti Kepala Desa Bontas bersama jajarannya, Pemuda Desa Bontas, Masyarakat, Tua Adat dan undangan lainnya.

Dalam laporan Kepanitian seramonial pembukaan Bakti Sosial (BAKSOS) HM3 Kupang periode 2019/2020 yang bertepatan di lokasi Kantor Desa Bontas, Kec. Weliman Kabupaten Malaka, Fransisko Seran selaku Ketua Panitia merumuskan hasil laporan bahwa, Mahasiswa atau dikenal dengan lebel pemuda merupakan sinyal revolusi dalam bangsa ini. Senin (03/08/2020) Malam

“Dalam proses yang ada didalam wadah HM3 Kupang ini tentunya ada kegiatan-kegiatan sosial terhadap masyarakat sebagai bentuk kepedulian mahasiswa kepada lingkungan masyarakat”, Tandas Kepan dalam laporanya

Ketua Panitia menanmbahkan, ada beberapa jenis kegiatan yang kami eksekusikan dalam waktu seminggu ini antaranya Penanaman Rumput Raja, Renovasi Fasilitas Umum, Penerangan Lampu Jalan Desa dan Penyediaan Dua tempat cuci tangan untuk dua SD Bontas.

Bergulirnya waktu pergantian, Agustinus Nahak lebel Ketua Umum HM3 Kupang menjabarkan pidato singkatnya dengan mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Bontas bersama masyarakatnya yang manakala menerima dan fasilitasi mereka dalam kegiatan seminggu kedepanya dan sekalipun menyapa masyarakat yang hadir dalam seramonial itu dengan kata menyemangati “kami hadir disini tidak mengenal proses kata akhir, dan kami akan slalu hadir untuk berkreasi untuk tanah kelahiran dan tanah leluhur”.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan proses mahasiswa bersama masyarakat yang mana kami aplikasikan apa yang sudah kami pelajari di perguruan tinggi dan kami juga mau belajar nilai sosial budaya yang ada di Desa Bone Tasea”, pangkasnya

Lanjut Ketua Umum, dedikasi mahasiswa untuk berdikari di tengah masyarakat berdasarkan rujukan dari Tiga Benang Merah yakni Fraternitas, Kristenitas dan Intelektualiatas.

“HM3 Kupang hadir menjunjung tinggi tiga benang merah yaitu Fraternitas, Kristenitas dan Intelektualitas sehingga mahasiswa total dalam proses dalam lingkungan kampus, masyarakat dan kelompok sosial lainnya”, Tutupnya

Loading...

Setelah itu Edmundus Nahak selaku Kepala Desa Bone Tasea membebarkan sambutan singkatnya bahwa, mengingat kegiatan HM3 ini program perdana dalam berbakti di lapangan, maka kegiatan yang direalisasikan mahasiswa HM3 Kupang selama satu minggu ini butuh campur tangan penuh dari kita semua baik dari masyarkat dan pemuda yang berada di wilayah ini.

“Kita harus bersyukur karena kegiatan perdana HM3 Kupang ini sudah memilih Desa Kita sebagai sasaran yang tepat untuk tempat atau lokasi dalam kegiatan mereka”, ujarnya

Edmundus menambahkan dengan tegas mengajak masyarakat bahwa, selama kegiatan berlangsung mari kita mempersiapkan diri yang baik untuk mengarahkan mereka dengan nilai sosial budaya yang berakhlak mulia, agar kegiatan yang direalisasikan anak-anak kita mencapai target yang afektif dan efesien.

“Mari kita menfasilitasi mereka, membantu mereka, memotivasi mereka agar apa yang menjadi rencana dalam maksud dan tujuan mereka bisa sesuai dengan mereka harapkan” tutup Desa Bontas. (Fren Klau)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat