OPINI Sebastianus Nggeju : Keberanian Menuju  Kemerdekaan

OPINI Sebastianus Nggeju : Keberanian Menuju  Kemerdekaan

9

Corpsnews-Ende,Bangsa indonesia kembali memperingati hari kemerdakaan yang ke-75. Sejarah mencatat, kemerdekaan bangsa indonesia berawal dari perjuangan yang panjangan  ini dengan perlawanan dari para pejuang kemerdekaan. hal ini perlu kita apresiasi kepada para pejuang kemerdekaan bangsa dan tanah air. Ini bukan suatu hal mudah karena 350 tahun kita di jajah bangsa belanda dan 3,5 tahun dijajah oleh bangsa  jepang dengan penderitaan dan kesengsaraanya. Perjuangan itu  kini mencapai pada usia ke 75 dengan situasi berbalik  190 derajat dengan perkembangan teknologi  informasi.

Pendiri  bangsa ini  adalah saksi sejarah kemerdekaan karena bangsa ini direbut dari  penjajahan melalui perjuangan bukan hadia dari para penjajah,penghargaankkemerdekaanini layak dan pantas di apresiasi dan disyukuri sebab diperjuangankan dengan penderitaan yang sangat memiluhkan. Para pejuang dulu mengusir penjajah karena banyak hal sangat memperhatikan berdasarkan penderitaan yang dialami.

Kini perjuangan  bangsa di pertaruhkan akan masa depan bangsa yang damai dan sejahtera seperti yang telah di amanatkan dalam pembukaan Undang- Undang Dasar 1945 namun hanyalah cerita belaka. hal ini sangat memprihatikan melihat bangsa-bangsa lain mengalami perubahan yang sangat signifikan dalam segala hal.

Para pejuang kemerdekaan berani berdiri mempertaruhkan jiwa dan raga, demi berjuang memperebutkan kemerdekaan tanah air tercinta yakni bangsa indonesia. demikian para pejuang kemerdekaan melepaskan segala macam rasa egoisme demi mempertahankan bangsa indonesia. Pada situasi yang begitu sulit dan membutuhkan tenaga yang begitu besar para pejuang kemerdekaan terus melakukan sesuatu  untuk menyusun dasar negara  dan terus berkonsulidasi demi bangsa indonesia.

Kita perlu melihat kembali rasa nasionalisme,rasa kebangsaan , serta mental bangsa. Dulu ketika melawan penjajah  tidak ada rasa yang muncul dari dalam diri  para pejuang  untuk kepentingan golongan, ras, suku serta agama namun kini berubah partai politik membagi kekuaasan dan golongan untuk kepentinganya sendiri.

Sejatinya nilai-nilai perjuangan kini perlahan merosot seiring dengan perilaku dan hasrat manusia. sekarang sulit mendambakan dan mendapatakan sosok pemipin  yang berkorban dan iklas menjalankan amanat. Di masa lalu begitu banyak melahirkan para pejuang yang pusaranya hanya di makam – makam para pejuang dan hanya menjadi seberkas kenagan.

Diusia kemerdekaan ke 75 bangsa ini semestinya melahirkan pejuang- pejuang baru yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini. ketika negara berada pada situasi krisis, kemiskinan, pengangguran,  kekersaan, ketidakadialan maka diperlukan sentuhan pemimpin yang  dapat mengatasi masalah tersebut. orang yang berupaya  mengatasi kemiskinan, kebodohan, yang mampu menyediakan lapangan kerja dan bagi orang terus menjaga dan memelihara toleransi  sejatinya adalah pejuang.

“kini kita sungguh membutuhkan sosok pemimpin yang layak sekaligus pemimpin dimasa sekarang, dimana kita tengah di landai krisis hampir seluruh bidang kehidupan bangsa. Sikap  dan semangat perjuangan merupakan keberanian untuk mengorbakan  jiwa dan raga demi membela bangsa untuk kepentingan bersama. sesungguhnya kemerdekaan adalah jalan untuk mencapai kesejteraan dan keadilan”

Perjuangan pemuda  diawali dengan semangat perjuangan dan persatuan sejak 1908,1928 dan mencapai puncak 17 Agustus 1945, hal ini jelas menunjukan bahwa perjuangan yang tampah pamrih, di tengah bangsa dalam cengkraman penjajah. Ini juga merupakan repersentasi dari kewarganegaraan yakni rela berkorban untuk mengakiri kepentingan golongan melainkan kepentingan bangsa. Rasa patriotisme kini terus di tanamkan dalam jiwa anak bangsa  terutama orang muda sebagai gerda terdepan untuk meneguhkan nilai- nilai yang terkandung dalam pancasila. Kemerdekaan tidak hanya sebatas kita merayakan melainkan terus kita mengisnya dengan mempertahankan apa yang diraih.

Loading...

Salam pemuda…!!!

 

                                 Oleh

Sebastianus Nggeju.
Mahasiswa STPM st.Ursula Ende

Loading...

 

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat