WALIKOTA TIDAK PUNYA SIKAP DALAM HAL KASUS DENNY SIREGAR

WALIKOTA TIDAK PUNYA SIKAP DALAM HAL KASUS DENNY SIREGAR

15
Photo : peserta aksi di depan kantor Walikota

Jawa Barat – Tasikmalaya  cropsnews.com:  Indonesia Bangkit bersama Almumtaz dan Forum Mujahid Tasikmalaya melaksanakan Aksi di depan Kantor Walikota Tasikmalaya Pada Hari Senin tanggal 27/07/2020.   Tidak ketinggalan  juga organisasi yang lain tergabung dalam aksi tersebut seperti Front Pembeli Islam, Tholiban,  Fortal, para purnawirawan TNI dari berbagai perwakilan daerah dan organisasi yang lainnya ikut serta dalam aksi tersebut.

Dalam aksi ini menuntut  TRITURA diantaranya:

  1. Batalkan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) atau apapun namanya dengan dikeluarkan dari proglegnas.
  2. Menutut untuk menangkap dan menindak inisiator dan perumus RUU HIP tersebut, jika dia adalah individu maka penjarakan sesuai dengan hukum yang ada, jika mereka adalah organisasi atau partai maka bubarkan organisasi atau partai tersebut.
  3. Tegakkan keadailan dalam proses hukum, khususnya proses hukum denny siregar dan semua kroni-kroninya.

Dalam kasus Denny siregar ini belum ada gelar perkara sudah memasuki 19 hari, namun informasi yang kami peroleh bahwa dari pihak kepolisian polresta meminta satu lagi saksi untuk dihadirkan  yaitu orang tua santri, namun pihak dari saksi mengalami kendala atau hambatan yaitu masalah akomodasi dan trasnfortasi karena jarak tempuh yang sangat jauh ujar H. Nanang Nurjamil selaku ketua Forum Mujahid Tasikmalaya yang saat ini lagi diperjuangkan.

Sedang tuntutan Pencabutan dan pembantalan RUU HIP ataupun namanya segera dicabut jangan sampai diteruskan ujar salah satu peserta aksi. Yang tidak habis pikir adalah pemimpin kita walikota tidak mau bersuara bahkan pada saat aksi saja walikota memilih untuk agenda diluar kantor. sangat menyayangkan sekali sikap walikota yang tidak  punya sikap seolah-olah kasus Denny Siregar tidak terlalu penting.

Salah satu peserta aksi meneriakan bahwa Denny Siregar harus bertanggung jawab hadir ke Tasikmalaya jangan sampai dia berkoar-koar di media sosial.

Sehingga penghinaan terhadap umat islam khususnya ke Tasikmalaya semakin meluas, kemudian berikutnya, ini yang menjadi perhatian kita bersama karena warga masyarakat Tasikmalaya yang telah dihina dan dinistakan oleh seseorang yang bernama Roro Antinalusia mengatakan Tasikmalaya Jawa Barat adalah sarangnya kadrun yang ingin merusak persatuan NKRI, pantas ancaman bencana alam banyak disana semoga covid 19 dan bencana alam menyapu bersih orang-orang itu sampai ke akar akarnya.

Kendati begitu, H. Nanang Nurjamil menegaskan karena ini sudah menista kampung halaman kita, maka pertanyakan dimana sikap dan pernyataan pemerintah kota Tasikmalaya.

 

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat