Diduga Oknum Mantan Penguji Kir,Terlibat Memalsukan Buku KIR Mobil Baru Di Pekanbaru

Diduga Oknum Mantan Penguji Kir,Terlibat Memalsukan Buku KIR Mobil Baru Di Pekanbaru

8

Pekanbaru.Riau.Corpnews.com. riau

Dinas perhubungan Kota Pekanbaru telah menerapkan uji kendaraan bermotor (KIR) secara elektronik yang diberlakukan Senin 20/7/2020, secara teknis semua kendaraan harus di hadirkan, tujuannya untuk mendapatkan legalitas serta fisik kendaraan sesuai tipe kendaraan, untuk ditampilkan foto-fotonya di dalam kertas KIR kendaraan dalam surat kelulusan uji kendaraan ,

Puluhan kendaraan terlihat parkir di halaman kantor UPTD KIR panam, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dengan berbagai jenis dan Tipe, mulai mobil kecil (mobil pik-up) sampai dengan Tipe besar (Tronton) semuanya sama sama menunggu hasil uji kelulusan kendaraan.

Dengan diterapkannya sistem KIR elektronik di Pekanbaru, tim media Corpnews.com meminta tanggapan kepada kepala Dinas perhubungan Kota Pekanbaru melalui kepala UPTD KIR (Muhammad Nasri SH.MSI.) terkait dengan adanya temuan pemalsuan buku KIR yang sedang beredar dilapangan yang tidak terdaftar di dalam database Dinas perhubungan,

Bagaimana antisipasi dari pihak dinas perhubungan jika terjadi tuntutan masyarakat yang memiliki KIR kendaraan yang tidak terdaftar dalam database dishub Pekanbaru. Sementara masyarakat tidak mengetahui adanya penyimpangan yang dilakukan oleh pihak Daelar dengan memalsukan Kir.

Awalnya Kepala UPTD Kir (Muhammad Nasri SH MSI) tidak meyakini adanya pemalsuan Kir di wilayahnya, apakah bisa dibuktikan, dan dari mana bapak tau ada penyimpangan”, terang M.Nasri

Loading...

Kemudian Tim media menunjukkan bukti-bukti secara keseluruhan, akhirnya Kepala Dinas perhubungan melalui UPTD Kir membenarkan adanya pemalsuan.

Hal ini tim media Corpnews.com menelusuri informasi ke dishub jalan Sutomo Pekanbaru, dari mana dan siapa yang mengeluarkan KIR yang diduga palsu itu, ternyata ada dugaan, yang melakukan pemalsuan Kir itu adalah Oknum mantan anggota uji kir yang sudah lama di mutasi dari dinas perhubungan sejak setahun yang lalu, jadi oknum yang wartawan maksud sudah tidak ada lagi bertugas di Dinas perhubungan”, ujar narasumber.

Dari hasil penelusuran wartawan melalui penjelasan narasumber yang tidak mau ditulis namanya di media menjelaskan bahwa,”Terjadinya pemalsuan Kir Mobil baru yang dilakukan oleh Oknum mantan pegawai dishub beserta pihak Dealer tersebut di sebabkan karena tidak mendapatkan SRUT dari Dinas Kementrian perhubungan, dimana untuk mendapatkan dokumentasi Surat Registrasi Uji Tipe ( SRUT) harus sesuai dengan Tipe dan Fisik yang di keluarkan Distributor/perakit kendaraan.

Penyebab sulitnya mendapatkan Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) karena tidak sesuai dengan Tipe kendaraan yang akan di uji, pihak Perusahaan Dealer ternama di Riau yang di bantu oleh Oknum Mantan pengujian Kir Pekanbaru yang sudah lama tidak bekerja di Dinas Kementrian perhubungan mengambil jalan pintas dengan memalsukan KIR dengan Cara di scan, sebagai barang bukti satu PBR dua kendaraan di Tipe yang berbeda.

Loading...

Ketika Tim media mengecek Nomor PBR 966xx yang terdaftar dalam database dishub mobil Dump truk FE74 atas nama pemilik CV.Andika Putra Perda dengan alamat jln Sukarno Hatta Nomor Polisi 91xx AO. Sedang Kir yang diduga palsu dengan PBR 96xx Truk Cargo F71 atas nama PT.Bintang Sinar Riau dengan alamat jln. Yos Sudarso Muara Fajar Nomor Polisi BM 92xx TX tidak terdaftar dalam Database dishub Pekanbaru.

Selain itu ada bukti lain dengan nomor PBR 966xx dua jenis kendaraan, yang terdaftar dalam database dishub jenis kendaraan Trito Double cabin, Nomor polisi BM 89xx TY dan satu jenis kendaraannya Mobil minibus.

Dari kedua data ini, sudah bisa menjadi barang bukti untuk mewakili dari Ratusan Mobil yang di duga Kir kendaraan baru yang di palsukan oleh Oknum Pengujian yang diduga bekerjasama dengan Dealer Raksasa sejak Tahun 2019.

Jika hal ini di biarkan di khawatirkan akan terjadi gejolak, yang sangat patal, karena masyarakat merasa dirugikan, Kir mobil yang di beli dari Dealer dengan harga ratusan juta tidak terdaftar dalam database di Dinas perhubungan Pekanbaru. (D.H.CCR)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat