Aksi Ormawa Se-Undana Kupang Berharap Pendidikan Tak Dijadikan Ladang Bisnis

Aksi Ormawa Se-Undana Kupang Berharap Pendidikan Tak Dijadikan Ladang Bisnis

65
Foto saat berlangsungnya aksi oleh Ormawa Se-Undana Kupang.

Corpsnews, Kupang – Hakikat dari pendidikan adalah memanusiakan manusia, aksi oleh Ormawa Se-Undana Kupang meminta transparansi kebijakan-kebijakan yang di realisasikan dari Lembaga Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang di tengah pandemic covid – 19.

Dalam Jumpa Pers yang bertepatan di Lokasi Taman Nostalgia Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Provinsi NTT, Alden Mesah, selaku Koordinator Umum (KORDUM) Aksi Ormawa Se- Undana Kupang mengutarakan bahwa;

Berkaitan dengan surat edaran yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Provinsi NTT untuk masyarakat menerapkan Stay at Home demi memutuskan rantai penularan Covid 19 yang sementara melanda di Indonesia. Sabtu, (18/07/2020).

“Sejauh ini himbaun Stay at Home sangat berdampak positif terhadap
pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19 ini, namun dengan diterapkanya himbauan tersebut ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan, salah satunya, hilangnya mata pencaharian dan ini sangatlah berdampak pada pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga dan juga sangat berdampak pada pemenuhan biaya pendidikan bagi anak-anak mereka, terlebih khususnya bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan sarjana (Mahasiswa)”, tambah Alden Mesah

Di tempat yang sama Meks Malelak yang berjabat sebagai Badan Legislatif Mahasiswa Perguruan Tinggi (BLM PT) Undana Kupang, juga menyampaikan bahwa alternatif-alternatif Kampus Undana Kupang, kini lahir di mata Mahasiswa Se- Undana yang manakala sebagai solusi dan kebijakan untuk mengontrol Mahasiswa ditengah pandemic Covid 19 tidak sesuai dengan terbitan SK PERMENDIKBUD NO 25 TAHUN 2020 TENTANG BIAYA STANDAR PTN DI MENDIKBUD.

“Dilihat dari kondisi sekarang pandemic covid 19 ini tidak hanya menyerang kebutuhan ekonomi orang miskin atau kaya dan orang kuat atau lemah, tetapi covid 19 ini menyerang segala elemen yang ada di permukaan ini termasuk kami Mahasiswa yang anak dari orang tua petani”, pungkasnya

Mahasiswa semester VII inipun juga membeberkan lagi, jika hari ini Lembaga Kampus Undana tidak memberikan solusi pada Mahasiswa yang sesuai intruksi PERMENDIKBUD NO 25 TAHUN 2020 untuk meringankan UKT, maka Lembaga Undana Kupang jadikan pendidikan sebagai ladang bisnis. Tutupnya

Dalam tempat yang pisah saat media wawancarai melalui via WA, Prof. Fredrik L. Benu, Ph.D yang berjabat Pimpinan Utama (Rektor) Undana Kupang menjelaskan bahwa, “pendapatan yang diperoleh Undana melalui PNBM (antara lain UKT) itu bukan milik Undana tapi milik Negara sehingga kami Undana tidak bisa seenaknya memotong pendapatan Negara, jelas itu Kami akan dipersalahkan”, Tuturnya

Loading...

Ia melanjutkan, bagi Saya Undana sudah cukup komitmen untuk memperhatikan anak mahasiswa yang terdampak Covid-19 dengan dikerluarkannya SK Rektor No.416/2020 sebagai pengganti SK Rektor No. 351/2020 yang tidak dimungkinkan untuk dieksekusi setelah berkonsultasi dgn Kakanwil Perbendaharaan Negara Wilayan NTT.

“SK Rektor 416/2020 itu merujuk ke Permendikbud no. 25/2020 sudah sangat jelas, bahwa pemotongan UKT 50 % itu hanya berlaku bagi mahasiswa yang memprogramkan matakuliah maksimal 6 SKS dan kami tidak mungkin melanggar ketentuan itu dgn memberlakukan kepada seluruh mahasiswa, disamping itu Mahasiswa juga dapat meminta keringanan berupa penundaan atau cicil UKT, tapi ingat bahwa Mahasiswa harus mengajukan untuk direview dan di-verifikasi kebenaran pengajuan itu sebelum memutuskan”, tutupnya.

Point-point tuntutan Aksi Ormawa Se- Undana Kupang yakni :
1. Meminta pimpinan Universitas Nusa Cendana Kupang untuk mencabut sk Rektor nomor 416 tentang perubahan atas keputusan pemberian bantuan kepada mahasiswa aktif undana yang
terdampak covid 19 dan menggantikan dengan perpotongan UKT sebesar 50 persen.

2. Menuntut pengelolaan uang Bidik Misi
a. Registrasi awal mahasiswa penerima Bidik Misi 2016
b. Voucher buku mahasiswa penerima Bidik Misi 2016.(*)

Loading...

*Fren Klau*

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat