Harapan Yang Kosong, Seleksi Jalur Bina RW Sekolah di DKI Jakarta

Harapan Yang Kosong, Seleksi Jalur Bina RW Sekolah di DKI Jakarta

14
Pendaftaran jalur zonasi untuk bina RW sekolah secara daring melalui situs ppdb.jakarta.go.id.

Corpsnews, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka jalur zonasi baru dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2020, yakni jalur zonasi untuk bina RW sekolah. Jalur ini dikhususkan untuk calon peserta didik baru yang berdomisili dalam RW yang sama dengan RW SMP/SMA pilihan.

Kebijakan mengatasi persoalan pendidikan di DKI Jakarta oleh pemerintah masih dinilai tidak tepat,  pasalnya tiga proses seleksi tahap penerimaan masih belum memberi ruang kepada para calon siswa yang umur kecil.

Hal itu di ungkapkan Gus, seorang ibu rumah tangga di Jakarta Timur yang menurutnya sudah tiga kali mengikuti proses seleksi mendaftarkan putranya untuk masuk ke sekolah pilihannya terkendala dengan umur putranya yang masih kecil.

“Pak Menteri Pendidikan, Bagaimana nasib anak / siswa yang umurnya kecil?” ujarnya.

Ditambahkannya, Jalur zonasi untuk bina RW sekolah yang di berlakukan pemerintah masih tidak memeberikan solusi membantu siswa yang umurnya kecil sehingga tidak bisa lolos pada beberapa tahap penerimaan.

“Tahap Afirmasi umur tak mencukupi
Tahap Prestasi mencukupi nilainya Rendah
Ada nya Angin segar dari pemerintahan dengan di adakan nya zona RW,
Penuh harapan Orang tua kepada solusi Zona RW tersebut mencakup dalam lingkup Kelurahan. Akan tetapi setelah mencoba zona lewat Daring tertulis Mohon Maaf Tidak Ada Sekolah yang dapat dipilih Berdasarkan RW dan KK Anda.”Kisah Gus.

Dengan fakta tersebut Gus berharap ada solusi dari menteri pendidikan terhadap anak yang umur kecil untuk mengeyam pendidikan pada sekolah pilihannya.

“Pak Menteri tolong berikan solusi kepada ananda Kami yang umur tidak mencukupi dan berdomisili di RW yang tidak ada sekolah?.”Ujarnya.

Loading...

Terakhir Gus berharap Pemerintah tidak hanya memberikan angin surga.

“Apakah bapak menteri memberi harapan atau membuat kecewa warga DKI Jakarta yang tidak ada sekolah pada zona tempat tinggalnya?”Tegas Gus.

Diketahui Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan jadwal, persyaratan, proses seleksi dan ketentuan jalur zonasi untuk bina RW sekolah dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 670 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 501 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelanjaran 2020/2021.

Surat Keputusan ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI pada 30 Juni 2020.

Loading...

Pendaftaran
Pendaftaran jalur zonasi untuk bina RW sekolah dilakukan secara daring melalui situs ppdb.jakarta.go.id dengan cara memilih jalur yang sudah disediakan.

Jadwal
Proses pendaftaran hingga seleksi serta pengumuman hasil berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2020. Karena itu, bagi siswa yang tinggal satu RW dengan sekolah negeri bisa segera mendaftar.
– Pendaftaran atau pemilihan sekolah: 4 Juli 2020 (waktu: 00.01-16.00 WIB)
– Proses seleksi: 4 Juli (waktu: 00.01-16.00 WIB)
– Pengumuman: 4 Juli (waktu: 18.00 WIB)
– Lapor diri: 6 Juli (waktu: 00.01-16.00 WIB)

Proses Seleksi
-Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah adalah proses PPDB secara daring yang disediakan untuk calon peserta didik baru yang berdomisili dalam RW yang sama dengan RW SMP/SMA pilihan.
– Jalur ini diperuntukkan bagi Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di RW yang sama dengan RW sekolah pilihan.
– Kuota PPDB Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah paling banyak 4 (empat) peserta didik per rombongan belajar.
– Pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran secara daring, sebagai berikut:
1) Calon Peserta Didik Baru SMP hanya dapat memilih 1 (satu) sekolah;
2) Calon Peserta Didik Baru SMA hanya dapat memilih 1 (satu) Peminatan dalam 1 (satu) sekolah.

– Seleksi pada jalur Zonasi untuk Bina RW dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
1) domisili Calon Peserta Didik Baru terdata di RW yang sama dengan RW sekolah pilihan;
2) jika jumlah Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di RW yang sama dengan RW sekolah pilihan melebihi daya tampung maka dilakukan seleksi berikutnya dengan mengurutkan usia Calon Peserta Didik Baru dari usia tertua ke usia termuda;
3)Jika terdapat usia yang sama sebagaimana butir 2), maka dilakukan seleksi berikutnya dengan mengurutkan waktu mendaftar yang lebih awal.
– Calon Peserta Didik Baru yang diterima sementara selama proses seleksi, tidak dapat mengganti pilihan sekolah
– Jika Calon Peserta Didik Baru tidak diterima di sekolah pilihan, maka dapat mendaftar di sekolah lain dalam RW yang sama atau di sekolah yang sama dengan peminatan yang berbeda selama jadwal pendaftaran masih berlangsung
– Calon Peserta Didik Baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri secara daring sesuai jadwal
– Calon Peserta Didik Baru yang diterima tetapi tidak lapor diri dapat mengikuti PPDB Tahap Akhir selama masih tersedia bangku kosong.

Persyaratan
– memenuhi persyaratan usia sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
a. untuk jenjang SMP, berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada
tanggal 1 Juli 2020; dan
b. untuk jenjang SMA, berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun
pada tanggal 1 Juli 2020.
– memiliki Akta Kelahiran/Surat Keterangan Kelahiran
– memiliki Nomor Induk Kependudukan yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK)
– memiliki buku rapor kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester 1 SD/SDLB/MI, Paket A atau SKYBS; dan memiliki buku rapor kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester 1 SMP/SMPLB/MTs, Paket B atau SKYBS.
– Khusus Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah Calon Peserta Didik Baru adalah lulusan Tahun 2020 dan belum diterima di jalur sebelumnya.(*)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat