Munaslub Berkarya, Antara Langkah Besar Pembenahan Internal atau Kepentingan Kelompok

Munaslub Berkarya, Antara Langkah Besar Pembenahan Internal atau Kepentingan Kelompok

11
Andy

Corpnews,Jakarta – Partai Berkarya akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 11 Juli 2020. Muchdi Purwoprandjono (PR) dan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Berkarya untuk periode mendatang.

“Selain Pak Tommy ada Muchdi PR. Saya kira hanya dua,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang saat ditemui di Kantor Presidium Penyelamat Partai Berkarya, Jakarta Selatan, Kamis (2/7).

Pendapat dan pandangan umum terkait rencana atau agenda besar Partai Berkarya tersebut disampaikan juga oleh salah seorang loyalis Presiden RI ke 2 HM.Soeharto yang menjabat sebagai Komandan Nasional Brigade HMS Indonesia R. Prihandy yang akrab di panggil Andy Boxer ini.

Menurutnya, kedua figur tokoh itu telah memiliki pendukung masing-masing, sebagaimana yang disampaikan Ketua DPP Badarudin.

Namun Andy menambahkan pandangan umum yang disampaikannya adalah sebagai pendapat masyarakat umum diluar kapasitas fungsionaris partai walaupun dirinya termasuk salah satu anggota partai bahkan pada pemilu legislatif 2019 yang lalu dirinya sempat mendaftar untuk ikut dalam kontestasi legislatif daerah walaupun pada akhirnya mengundurkan diri dan tidak melanjutkan prosesnya.

Lebih lanjut Andy menyampaikan mekanisme Munaslub ini memang sebuah langkah yang dibenarkan dan tertuang dalam ADRT sebuah organisasi akan tetapi hal tersebut dapat menimbulkan penafsiran lain pada masyarakat umum bahwa ada sesuatu yang salah atau tidak berkesesuaian dalam internal partai atau organisasi karena langkah krusial itu hanya dapat dilakukan apabila ada kesalahan hingga ketidak sepahaman prinsip dalam menjalankan roda organisasi, akan tetapi ini sebuah dinamika politis yang mau tidak mau harus kita lalui dan hadapi bersama.

“Intinya adalah jangan sampai hal ini menjadi sebuah langkah yang dapat membenturkan kedua tokoh partai tersebut”, sehingga menciptakan polemik yang berkepanjangan dan tidak ada ujungnya, apalagi sampai ada unsur-unsur kepentingan kelompok dan sebagainya, ini yang sangat tidak kami harapkan, tegas pecinta olahraga beladiri Tarung Derajat ini kepada awak media (Jum’at, 03/07/20).

Andy menambahkan kegagalan Partai Berkarya untuk menembus Parlementary Treshold (PT4%) dalam pemilu 2019 lalu bukan hanya kesalahan para pengurus atau dewan pimpinan partai semata akan tetapi menjadi sebuah kesalahan kita bersama sebagai anggota dan kader Partai Berkarya, harusnya ini menjadi sebuah evaluasi global antara anggota, pengurus maupun simpatisan partai, yang menjadi poin dasar dan krusial adalah introspeksi diri kita masing-masing mulai dari niat, visi dan misi, pemahaman hingga tujuan kita bergabung dan berjuang dalam wadah Partai Berkarya.

Loading...

Kami berharap akan ada perkembangan positif yang signifikan kedepannya dalam upaya menata kembali langkah politik yang baik untuk periode yang akan datang, pungkasnya diakhir percakapan. (Red.CorpsNews)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat