Rakor PPK Dan Panwaslu Malaka Timur, Jelang Pembentukan PPDP

Rakor PPK Dan Panwaslu Malaka Timur, Jelang Pembentukan PPDP

8

Corpsnews,Malaka – Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malaka Tahun 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Malaka Timur gelar rapat Koordinasi persiapan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) bersama Panwaslu Kecamatan Malaka, Jumat (26/06/2020).

Ketua Panitia penmungutan suara(PPK) Malaka timur, Agustina Da crus mengatakan, Rapat kerja ini dilakukan dengan melibatkan pengawas pemilu guna membahas pembentukan anggota PPDP yang nantinya bekerja mencocokan dan meneliti data pemilih.

Rakor yang digelar PPK Malaka Timur bersama Panwascam Malaka Timur hari ini tetap memperhatikan protokol Covid-19. Pengaturan tempat duduk juga disesuaikan dengan protokol physical distancing dan semua yang hadir wajib memakai masker serta mencuci tangan dan memeriksa suhu tubuh sebelum masuk ke ruang pertemuan.’ ungkap Asty

Sesuai jadwal KPU, pembentukan PPDP yakni 24 Juni – 14 Juli 2020 dan setelah ditetapkan, masa kerja mereka akan dimulai pada 15 Juli – 13 Agustus 2020.

Kita sangat mengharapkan kerja sama yang baik antara sesama penyelenggara agar semua tahapan dapat dilaksanakan dengan baik terlebih tahapan awal rekruitmen PPDP yang akan kita lakukan bisa terlaksana dengan baik.’ ungkap Asty di sela diskusi berlangsung.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Malaka Timur, Agustinus Fouk Funan dalam rapat tersebut menegaskan, PPDP akan mulai bekerja pada 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Kita akan memastikan agar PPK dan PPS bekerja sesuai regulasi yang ada dalam perekrutan PPDP nantinya.

Petugas yang direkrut biasanya merupakan Ketua RT/RW atau masyarakat yang diusulkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) kelurahan/desa. Mereka nantinya akan bertugas mencocokan dan meneliti (coklit) data pemilih. Tentu ini menjadi tanggungjawab kita bersama agar semua proses tahapannya bisa berjalan baik.’ Tandas Gusty Funan

Sementara itu, Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan kecamatan malaka timur, Remigius Tefa mengatakan, pembentukan PPDP adalah awal dari tahapan pemutakhiran data pemilih dan karena itu menjadi perhatian penting yang harus dilakukan pengawasan.

Loading...

“Kita akan pastikan semua warga yang berhak memilih masuk dalam daftar pemilih. Ini penting, karena menjadi salah satu indikator kesuksesan Pilkada.’ katanya saat diskusi berlangsung.

Ia menambahkan, dalam Pilkada yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 ini, ada pengurangan jumlah pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Nantinya setiap satu TPS akan diisi oleh 500 pemilih menurut KPU RI, hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tentu ini juga menjadi perhatian kita bersama.

Pada pembentukan PPDP nantinya, diharapakan agar kita benar-benar teliti dalam proses perekrutannya, karena PPDP tidak boleh berasal dari anggota atau simpatisan partai politik, ” tutup Remi

Corpsnews/X’Men

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat