Memiliki riwayat penyakit jantung, Seorang warga pekanbaru meninggal divonis akibat terkena corona virus.

4

PEKANBARU, Riau Corpnews.com Riau,- Adalah Inisial (GS) bercerita, dirinya mengeluhkan vonis pihak rumah sakit yang telah menyampaikan sang suami meninggal akibat terkena corona virus.

Dari keterangan GS, Suami nya memang memiliki riwayat penyakit jantung jauh sebelum pandemi corona melanda indonesia. Bahkan, Kata dia, suaminya sering kali terkena serangan jantung hingga akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di pekanbaru, disaat kondisi pandemi covid 19 melanda.

“Suami saya sudah terserang penyakit jantung, dan penyakit jantung suami saya kambuh pada saat wabah Corona masuk ke Indonesia, sehingga kami bawa kerumah sakit swasta,” Jelasnya saat berbincang kepada wartawan Corpnews.com Riau Rabu (24/6/2020).

GS Melanjutkan, dari pengakuannya Setelah ditangani rumah sakit, sang suami meninggal dunia, Anehnya vonis diagnosa medis terjangkit virus covid 19.

Padahal, Masih dijelaskan ia, hasil tes belum diterima pihak keluarga namun penguburan jasad sudah mengikuti protokol pemakaman covid 19, Karena hal itulah dirinya kecewa atas pengumuman yang disampaikan gugus tugas perkembangan kasus covid 19 di media.

“Saya merasa tidak puas dari hasil pengumuman Gugus tugas, menyatakan suami saya positif covid 19, karena mulanya suami saya sakit jantung, sekarang bagaimana dengan saya yang juga di sebutkan sebagi positif pandemi covid 19, sementara hasil test belum kami terima,” Keluhnya.

GS pun kembali bercerita, ketika suaminya divonis positif covid 19, ia langsung memeriksakan dirinya ke salah satu puskesmas di daerah rumbai. Dikarenakan mahalnya biaya Swab Test sebesar 1,8 Juta maka ia gunakan metode Rapid Test.

Anehnya, hingga saat ini, GS menyebut hasil dari rapid test belum keluar, tapi dirinya sudah di vonis positif covid 19.

Loading...

“Sewaktu mendengar suami meninggal karena covid 19, saya langsung periksa ke RS swasta, karena tarif untuk swab Test terlalu mahal 1,8 Juta, lalu saya memutuskan untuk melakukan tes swab di puskesmas daerah Rumbai, belum keluar hasilnya langsung di jemput ambulance puskesmas, menuju RS pemerintah,” Kisahnya.

Terpisah, Dari informasi yang disampaikan GS tadi, awak media mencoba konfirmasi pihak puskesmas. Al Hasil, dari pernyataan Dokter Puskesmas tidak bisa menjelaskan secara detail.

Pihak Puskesmas menyarankan untuk bertanya langsung ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Dari keterangan Plt. Kadis Kesehatan, M. Yamin menyebutkan, pihaknya hanya menyampaikan informasi yang diterima dari gugus tugas covid 19 Provinsi.

Loading...

“Kalau dinas kesehatan hanya menyampaikan, untuk urusan lainnya gugus tugas yang lebih tau,” Tukasnya.(D.Harahap)

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat